Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Desember 2019 17:30
Dikerjakan Swakelola bersama PT BOS, PSR Bencah Kesuma Dinilai Berhasil Dirjenbun dan DPR RI

Jum’at, 6 Desember 2019 17:20
Libur Natal dan Tahun Baru 2020,
Telkomsel Pastikan Perkuat Layanan Jaringan Untuk Semua Masyarakat


Jum’at, 6 Desember 2019 17:16
Manjakan Pelanggannya, Rabbani Hadirkan Diskon 50 Persen Untuk Semua Produk

Jum’at, 6 Desember 2019 16:57
Tampung Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Bagi Beras dan Mesin Air di Kembung Luar

Jum’at, 6 Desember 2019 15:50
Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail

Jum’at, 6 Desember 2019 15:28
Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 

Jum’at, 6 Desember 2019 14:34
Ketika PGN jadi Energi Baru Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Dumai

Jum’at, 6 Desember 2019 14:13
Pemprov Cuma Anggarkan Rp2 Miliar, Kebutuhan Perbaikan Stadion Utama Capai Rp40 Miliar

Jum’at, 6 Desember 2019 09:46
Sekretariat DPRD Kuansing Taja Rapat Mekanisme Reses

Jum’at, 6 Desember 2019 09:14
Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 20:20
Sejak Digulirkan Tahun 2014, 300 KPM di Bengkalis Dikeluarkan dari PKH Kemensos RI

Kepaala Dinas Sosial Bengkalis buka Rakor program PKH 2019. Seluruh pendamping diingatkan untyk menyampaikan laporan ketika KPM tidak layak lagi menjadi penerima.

Riauterkini-BENGKALIS- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bengkalis 2019, Selasa (16/7/19) petang.

Kegiatan berlangsung sehari ini diikuti oleh 70 peserta antara lain Pendamping PKH se-Kabupaten Bengkalis 65 orang, Koordinator Kabupaten (Korkab) PKH satu orang, dan operator empat orang.

Kegiatan resmi dibuka Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis, Dra. Hj. Martini, M.H, di Aula Kantor Dinsos Jalan Antara, Bengkalis. Tampak hadir Sekretaris Dinsos Drs. Sufandi, Koordinator Wilayah (Korwil) PKH Riau, H. Abdul Halim Mahali, LLB (HONS) MA, M.PIR, perwakilan dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta pihak perbankan, jajaran di lingkungan Dinsos Bengkalis.

Disela-sela kegiatan Rakor, Kepala Dinsos Kabupaten Bengkalis, Dra. Hj. Martini, M.H berpesan, melalui Rakor tersebut seluruh pendamping PKH diminta lebih berani menyampaikan laporan ketika Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tidak layak lagi sebagai penerima PKH sesuai aturan dan tidak sembarangan mengeluarkan keputusan.

"Jika PKM itu sudah dianggap mampu harus digraduasi atau dikeluarkan dari PKH. Dan tentu sudah sesuai aturan yang berlaku," ungkap Martini kepada wartawan.

Dijelaskan Martini, sejak program PKH ini digulirkan tahun 2014 silam hingga tahun 2018 lalu, telah direalisasikan PKH ke 14.300 lebih KPM. 2014 sebanyak 4.000 lebih KPM, kemudian ada penambahan di tahun 2016 sebanyak 3.000 KPM terakhir kemarin pada tahun 2018 sebanyak 7.300 lebih KPM .

Dan berdasarkan data terupdate terakhir tahun 2019 ini, yang telah ditutup beberapa waktu lalu, dari jumlah 14.300 lebih KPM yang tergabung PKH, tersisa sebanyak 14.000 lebih KPM yang masih mengikut PKH atau ada sekitar 300 lebih KPM yang digraduasi.

"Sudah sekitar 300 lebih KPM yang digraduasi atau dikeluarkan dari PKH karena sudah dianggap mampu sejak bergulirnya program ini tahun 2014 lalu," katanya lagi.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bengkalis, Indrawati, SH, menyebutkan, tujuan Rakor Pelaksanaan PKH 2019 ini adalah untuk menyamakan persepsi antara pihak-pihak terkait yang sehubungan dengan beberapa kebijakan dari Kemensos RI, agar pelaksanaan PKH kedepan dapat berjalan lancar.

"Kemudian, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing agar PKH berjalan sebagaimana yang diharapkan," paparnya.

Untuk diketahui, KPM dikatakan layak sebagai penerima Program PKH adalah, disamping terutama tergolong dalam keluarga miskin, yaitu apabila ada anak diusia balita, anak usia sekolah, ibu hamil, menyusui, lanjut usia (Lansia) dan disabilitas.

Jika ada komponen salah satunya seperti Lansia atau disabilitas, maka semakin tinggi jumlah nominal yang akan diterima.

Dan khusus untuk PKH penerima KPM-nya adalah pihak perempuan bukan kepala keluarga atau bukan sang suami tetapi istrinya atau kepala rumah tangga perempuan kecuali istrinya meninggal baru diperbolehkan. Hal itu dikarenakan penerima perempuan dinilai lebih teliti dalam menyalurkan yang tepat sasaran, dalam menunjang kesehatan dan pendidikan anak.

Tahun 2019 ini tidak ada penambahan jumlah KPM, namun ditingkatkan nominal yang diterima oleh KPM dibandingkan sebelumnya. Dari Rp2,4 juta maksimal satu tahun, menjadi Rp4,9 juta dan diserahkan langsung ke rekening penerima pertiga bulan sekali.

Tahun 2020 mendatang berdasarkan dari hasil Rakor akan ada perluasan atau penambahan PKH kepada KPM oleh Kementerian Sosial RI dari 10 juta menjadi 15,6 juta lebih atau naik 5,6 juta lebih. Namun untuk kuota penambahan di Kabupaten Bengkalis belum diketahui.***(dik)

Foto : Kegiatan Rakor Pelaksanaan PKH 2019 di Aula Kantor Dinsos Kabupaten Bengkalis, Selasa (16/7/19) petang.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dikerjakan Swakelola bersama PT BOS, PSR Bencah Kesuma Dinilai Berhasil Dirjenbun dan DPR RI
- Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail
- Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 
- Pemprov Cuma Anggarkan Rp2 Miliar, Kebutuhan Perbaikan Stadion Utama Capai Rp40 Miliar
- Sekretariat DPRD Kuansing Taja Rapat Mekanisme Reses
- Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB
- Tampil Apik, Tim Gerak Jalan DWP Distan Bengkalis Ungguli 27 Regu
- Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit
- Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi
- Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan
- Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang
- Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin
- Jon Erizal Minta LPDP Tambah Alokasi Penerima Beasiswa Luar Jawa
- Wabup Zardewan Buka Lomba Memancing dan Sampan Jong Katel di Kuala Kampar
- Bupati Kuansing Paparkan Program Strategis 2020
- Tim Gabungan Masih Mencari 2 Warga Rohul Tertimbun Tanah Longsor‎ di Desa Rokan Koto Ruang
- Bupati Kuansing Minta Rekanan Tuntaskan Proyek Tepat Waktu
- Bawaslu Bengkalis Terima 186 Pelamar Panwas 11 Kecamatan
- Dua Pekan Lagi, Tim Layak Fungsi Turun Lakukan Pengujian Seksi I Jalan Tol
- Gelar Dua Sidang, KIP Riau Tarik Permohonan Informasi Pemohon


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com