Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Desember 2019 06:58
Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 

Kamis, 5 Desember 2019 21:40
Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit

Kamis, 5 Desember 2019 19:22
Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi

Kamis, 5 Desember 2019 18:50
Ketua DPD Golkar Kuansing Hadiri Munas X Partai Golkar di Jakarta

Kamis, 5 Desember 2019 17:39
Tumbuhkan Ekonomi, Masuri Mendaftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB

Kamis, 5 Desember 2019 17:19
Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan

Kamis, 5 Desember 2019 16:32
Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian

Kamis, 5 Desember 2019 14:57
Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang

Kamis, 5 Desember 2019 14:46
Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Kamis, 5 Desember 2019 13:55
"Kenduri Kampung" Resesnya Wakil Ketua DPRD Bengkalis Asal Rupat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 16 Juli 2019 20:23
Telusuri SK, Polresta Pekanbaru Rencana Naikan ke Tahap Penyidikan Dugaan Kasus Suap KPPS

Pemeriksaan perkara dugaan suap yang dilakukan anggota DPRD Riau, NJ kepada Is terus diupayakan Polresta Pekanbaru. Bahkan saat ini petugas tengah dalami Surat Keterangan (SK) Is di KPU.

Riauterkini - PEKANBARU - Polresta Pekanbaru saat ini tengah berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna mengetahui SK milik Is yang merupakan Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang diduga menerima suap dari anggota DPRD Riau berinisial NJ.

"Sebelumnya Rabu pekan lalu, Is sudah datang ke Polresta Pekanbaru namun tidak membawa SK miliknya, sehingga kita jadwalkan pemeriksaan Jum'at setelahnya. Namun yang bersangkutan tidak memenuhi undangan pemeriksaan," Ungkap Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Awaluddin Syam, Selasa (16/07/19).

"Untuk itu saat ini kita tengah berkoordinasi dengan KPU untuk mengetahui SK miliknya dan meningkatkan ke tahap penyidikan," tambahnya lagi.

Lanjutnya, SK tersebut merupakan dokumen penting agar petugas dapat meningkatkan ke tahap penyidikan. Sementara, dalam kasus ini baik penerima maupun pemberi dapat dijerat dengan pidana korupsi. "Ini kan menggunakan Undang-undang pidana korupsi, gratifikasi. Baik pemberi dan penerima merupakan tersangka pidana. Dan itu prosesnya harus gelar di Polda Riau," katanya.

Hingga saat ini jelas Awal, pihaknya telah memeriksa empat saksi dalam perkara ini. Namun, dua saksi lainnya hingga kini belum pernah datang memenuhi panggilan pemeriksaan. Mereka adalah orang yang diduga memberikan uang suap tersebut

"Tidak hadir, tidak masalah. Tidak menjadi hambatan dalam penyelidikan. Nanti bisa kita panggil paksa kalau sudah ditingkatkan ke tahap penyidikan," terangnya

Kasus dugaan suap melibatkan legislator terpilih, NJ terjadi saat proses pemungutan suara pada pemilihan umum April 2019 lalu. Saat itu, NJ yang merupakan calon petahana kembali bertarung di pemilihan legislatif dan berhasil duduk kembali. Sementara Ismerupakan Ketua KPPS Kelurahan Pesisir Kecamatan Lima Puluh.***(rul)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit
- Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi
- Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan
- Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang
- Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin
- Jon Erizal Minta LPDP Tambah Alokasi Penerima Beasiswa Luar Jawa
- Wabup Zardewan Buka Lomba Memancing dan Sampan Jong Katel di Kuala Kampar
- Bupati Kuansing Paparkan Program Strategis 2020
- Tim Gabungan Masih Mencari 2 Warga Rohul Tertimbun Tanah Longsor‎ di Desa Rokan Koto Ruang
- Bupati Kuansing Minta Rekanan Tuntaskan Proyek Tepat Waktu
- Bawaslu Bengkalis Terima 186 Pelamar Panwas 11 Kecamatan
- Dua Pekan Lagi, Tim Layak Fungsi Turun Lakukan Pengujian Seksi I Jalan Tol
- Gelar Dua Sidang, KIP Riau Tarik Permohonan Informasi Pemohon
- Ini Cara Baznas Bengkalis Tingkatkan Ekonomi Mustahik
- Umrah Hanya Rp20 Juta, Muhibbah Travel Buka Promo Besar-besaran Akhir Tahun
- Tutup Turnamen TOP, Tokoh Pemuda Benai Minta Pemkab Kuansing Perbaiki Jalan Lintas Pasar
- Abaikan Aturan, Puluhan PKL di Bengkalis Ditertibkan
- Ratusan Alumni Pondok Termas Bengkalis Gelar Haul Masyayikh
- Warga Kabun Pasang Spanduk sebagai Ultimatum ke PT Padasa Enam Utama
- BI Gelar Capacity Building Cara Pelaporan TPID di Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com