Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Desember 2019 17:30
Dikerjakan Swakelola bersama PT BOS, PSR Bencah Kesuma Dinilai Berhasil Dirjenbun dan DPR RI

Jum’at, 6 Desember 2019 17:20
Libur Natal dan Tahun Baru 2020,
Telkomsel Pastikan Perkuat Layanan Jaringan Untuk Semua Masyarakat


Jum’at, 6 Desember 2019 17:16
Manjakan Pelanggannya, Rabbani Hadirkan Diskon 50 Persen Untuk Semua Produk

Jum’at, 6 Desember 2019 16:57
Tampung Aspirasi, Anggota DPRD Bengkalis Ini Bagi Beras dan Mesin Air di Kembung Luar

Jum’at, 6 Desember 2019 15:50
Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail

Jum’at, 6 Desember 2019 15:28
Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 

Jum’at, 6 Desember 2019 14:34
Ketika PGN jadi Energi Baru Peningkatan Taraf Ekonomi Masyarakat Dumai

Jum’at, 6 Desember 2019 14:13
Pemprov Cuma Anggarkan Rp2 Miliar, Kebutuhan Perbaikan Stadion Utama Capai Rp40 Miliar

Jum’at, 6 Desember 2019 09:46
Sekretariat DPRD Kuansing Taja Rapat Mekanisme Reses

Jum’at, 6 Desember 2019 09:14
Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

PT RAPP terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan lakukan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan.

PANGKALAN KERINCI, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi pemakaian produk plastik sekali pakai di Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan yang berada di Riau Kompleks RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

Saat ini tempat perbelanjaan, kantin karyawan, hotel, dan kantin sekolah di Riau Kompleks RAPP nyaris tidak lagi menyediakan produk berbahan plastik sekali pakai. Para karyawan dan warga Riau Kompleks sudah terbiasa membawa tempat makan dan tas jinjing sendiri. Di Sekolah Mutiara Harapan dan Global Andalan, para siswa diasah keterampilannya untuk membuat kerajinan dari plastik, alih-alih menjadi sampah yang sulit untuk diolah kembali.

Suresh Krishnamurthy selaku Head of Business Continuous Improvement Department (BCID) RAPPmengatakan kampanye pengurangan produk berbahan plastik mulai dilaksanakan perusahaan sejak bulan Juli 2018.

Menurut Suresh, dalam mempromosikan kampanye ini, departemennya sejauh ini sudah mendistribusikan sebanyak 1.300 hingga 1.500 tas belanja yang terbuat dari bahan yang mudah di daur ulang kepada warga Riau Kompleks.

"Sebagian besar warga dan karyawan telah mendukung program ini dengan sangat baik, berbelanja dengan tas mereka sendiri," ujar Suresh.

Suresh menambahkan pembeli yang lupa membawa tas kanvas saat berbelanja dapat memilih untuk membeli tas kanvas baru dengan biaya yang murah.

Kampanye plastik tidak akan berakhir di sini, nantinya mereka diharapkan akan membawa apa yang telah mereka pelajari kembali ke rumah mereka dan memberitahu orang tua mereka tentang pentingnya pengurangan plastik dan menjaga lingkungan, tutur Suresh.

Suresh berharap kampanye dapat diperluas di luar Kompleks RAPP, misalnya di Kota Pangkalan Kerinci dan Provinsi Riau secara umumnya.

Saat ini RAPP juga sedang menggelar kampanye dengan tagar #PlasticFreeChallenge di seluruh grub bisnis, baik di dalam maupun luar negeri. Sementara itu, beberapa hari lalu, perusahaan juga terus menggiatkan program pengurangan plastik sekali pakai melalui program bank sampah, salah satunya di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23 di Jakarta.

Langkah RAPP, perusahaan bagian dari APRIL Group untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai mencerminkan prinsip bisnis perusahaan yakni Baik bagi Masyarakat, (Good for Community), Baik bagi Negara, (Good for Country), Baik bagi Iklim (Good for Climate), Baik bagi Pelanggan (Good for Customer) dan pada akhirnya Baik bagi Perusahaan (Good for Company).

Hal ini juga mendukung komitmen Indonesia untuk membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dikerjakan Swakelola bersama PT BOS, PSR Bencah Kesuma Dinilai Berhasil Dirjenbun dan DPR RI
- Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail
- Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 
- Pemprov Cuma Anggarkan Rp2 Miliar, Kebutuhan Perbaikan Stadion Utama Capai Rp40 Miliar
- Sekretariat DPRD Kuansing Taja Rapat Mekanisme Reses
- Kongres Budaya Banjar V Hasilkan Penyempurnaan AD/ART KBB
- Tampil Apik, Tim Gerak Jalan DWP Distan Bengkalis Ungguli 27 Regu
- Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit
- Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi
- Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan
- Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang
- Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin
- Jon Erizal Minta LPDP Tambah Alokasi Penerima Beasiswa Luar Jawa
- Wabup Zardewan Buka Lomba Memancing dan Sampan Jong Katel di Kuala Kampar
- Bupati Kuansing Paparkan Program Strategis 2020
- Tim Gabungan Masih Mencari 2 Warga Rohul Tertimbun Tanah Longsor‎ di Desa Rokan Koto Ruang
- Bupati Kuansing Minta Rekanan Tuntaskan Proyek Tepat Waktu
- Bawaslu Bengkalis Terima 186 Pelamar Panwas 11 Kecamatan
- Dua Pekan Lagi, Tim Layak Fungsi Turun Lakukan Pengujian Seksi I Jalan Tol
- Gelar Dua Sidang, KIP Riau Tarik Permohonan Informasi Pemohon


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com