Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 12 Desember 2019 21:32
14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi

Kamis, 12 Desember 2019 21:29
Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan

Kamis, 12 Desember 2019 21:27
PUPR, TP4D dan Inspektorat Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek di Pulau Bengkalis

Kamis, 12 Desember 2019 21:20
10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi

Kamis, 12 Desember 2019 21:07
Ketua DPRD Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kenegerian Siberakun dan Benai

Kamis, 12 Desember 2019 20:58
Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil


Kamis, 12 Desember 2019 07:47
Lantik Kades Terpilih, Bupati Kuansing Berpesan Agar Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 12 Desember 2019 07:41
Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi

Kamis, 12 Desember 2019 07:36
Sejak Dilantik, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Komit Peduli Rakyat

Kamis, 12 Desember 2019 07:27
Jejak Harimau Kian Banyak Muncul di Ujung Jalan Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 17 Juli 2019 16:24
RAPP Kampanyekan Diet Plastik Sekali Pakai di Lingkungan Kerja dan Perumahan Karyawan

PT RAPP terus berupaya menjaga kelestarian lingkungan. Perusahaan lakukan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan.

PANGKALAN KERINCI, PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi pemakaian produk plastik sekali pakai di Indonesia. Hal tersebut dilakukan dengan menggiatkan Kampanye Diet Plastik atau meminimalisir penggunaan plastik di lingkungan kerja dan perumahan yang berada di Riau Kompleks RAPP, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau.

Saat ini tempat perbelanjaan, kantin karyawan, hotel, dan kantin sekolah di Riau Kompleks RAPP nyaris tidak lagi menyediakan produk berbahan plastik sekali pakai. Para karyawan dan warga Riau Kompleks sudah terbiasa membawa tempat makan dan tas jinjing sendiri. Di Sekolah Mutiara Harapan dan Global Andalan, para siswa diasah keterampilannya untuk membuat kerajinan dari plastik, alih-alih menjadi sampah yang sulit untuk diolah kembali.

Suresh Krishnamurthy selaku Head of Business Continuous Improvement Department (BCID) RAPPmengatakan kampanye pengurangan produk berbahan plastik mulai dilaksanakan perusahaan sejak bulan Juli 2018.

Menurut Suresh, dalam mempromosikan kampanye ini, departemennya sejauh ini sudah mendistribusikan sebanyak 1.300 hingga 1.500 tas belanja yang terbuat dari bahan yang mudah di daur ulang kepada warga Riau Kompleks.

"Sebagian besar warga dan karyawan telah mendukung program ini dengan sangat baik, berbelanja dengan tas mereka sendiri," ujar Suresh.

Suresh menambahkan pembeli yang lupa membawa tas kanvas saat berbelanja dapat memilih untuk membeli tas kanvas baru dengan biaya yang murah.

“Kampanye plastik tidak akan berakhir di sini, nantinya mereka diharapkan akan membawa apa yang telah mereka pelajari kembali ke rumah mereka dan memberitahu orang tua mereka tentang pentingnya pengurangan plastik dan menjaga lingkungan,” tutur Suresh.

Suresh berharap kampanye dapat diperluas di luar Kompleks RAPP, misalnya di Kota Pangkalan Kerinci dan Provinsi Riau secara umumnya.

Saat ini RAPP juga sedang menggelar kampanye dengan tagar #PlasticFreeChallenge di seluruh grub bisnis, baik di dalam maupun luar negeri. Sementara itu, beberapa hari lalu, perusahaan juga terus menggiatkan program pengurangan plastik sekali pakai melalui program bank sampah, salah satunya di Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK) ke-23 di Jakarta.

Langkah RAPP, perusahaan bagian dari APRIL Group untuk meminimalkan penggunaan plastik sekali pakai mencerminkan prinsip bisnis perusahaan yakni Baik bagi Masyarakat, (Good for Community), Baik bagi Negara, (Good for Country), Baik bagi Iklim (Good for Climate), Baik bagi Pelanggan (Good for Customer) dan pada akhirnya Baik bagi Perusahaan (Good for Company).

Hal ini juga mendukung komitmen Indonesia untuk membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PUPR, TP4D dan Inspektorat Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek di Pulau Bengkalis
- Ketua DPRD Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kenegerian Siberakun dan Benai
- Lantik Kades Terpilih, Bupati Kuansing Berpesan Agar Menjaga Kepercayaan Masyarakat
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Banjir Untuk Kecamatan Kuantan Tengah
- RDP Komisi I DPRD Pelalawan Hanya Dihadiri Dua Anggota
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Pangean
- Kuansing, Daerah di Riau yang Sudah Menyalurkan 10 Persen Dana untuk Desa
- Tindak Lanjut LHP, Pemprov Riau Termasuk Rendah, Bangkalis Paling Bawah
- Gubri tak Puas Dengan Kinerja Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau
- Rakor Bersama Gubri, Hanya Dihadiri Bupati Siak
- Chevron Geology Fieldtrip (2), Sejarah Terbentuknya Danau Singkarak
- Ratusan Anak Dhuafa di Bengkalis Akan Ikuti Sunatan Massal
- Progres Taman Perkantoran Walikota Sudah 100 persen
- Jawab Keluhan Masyarakat, Dewan dan PUPR Survei Jalan Rusak di Bantan Tengah, Bengkalis
- Undang ke Riau, Gubri dan Rektor UIN Suska Temui Wapres,
- Sembilan Nyawa Melayang, DBD di Bengkalis 838 Kasus
- Jalan Batu Bersurat-Muara Takus Alami Retak-retak
- Viral Kemacetan Lintas Duri - Dumai di Medsos, Kasatlantas : "Tidak Lama, Hanya Hitungan Menit"
- Bupati Kuansing Lantik 6 Kades di Kecamatan Cerenti
- Dinas PUPR Riau Siap Kerahkan Alat Berat Bantu Longsor di Pangkalan Sumbar


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com