Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 1 Agustus 2021 21:13
Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat

Ahad, 1 Agustus 2021 21:04
KPBD Inhu Berhasil Padamkan Karhutla di Lima Lokasi Berbeda

Ahad, 1 Agustus 2021 20:12
Kasus Positif Covid-19 di Riau Masih Diatas Seribu Orang

Ahad, 1 Agustus 2021 19:18
Terjerat, BBKSDA Evakuasi Beruang Madu di Inhu

Ahad, 1 Agustus 2021 16:16
2 Hasil Swab Reaktif, 18 Orang Terjaring Operasi PPKM di Kuansing

Ahad, 1 Agustus 2021 15:13
Covid-19 di Bengkalis Tembus 6.411 Kasus, Meninggal Dunia 231 Kasus

Ahad, 1 Agustus 2021 13:05
Menyimak Agenda DPRD Riau di Akhir Juli 2021

Ahad, 1 Agustus 2021 12:55
Menuju Sekolah Favorit, Sekolah Tunas Bangsa Pekanbaru Giat Berbenah

Ahad, 1 Agustus 2021 10:05
Pasien Positif di Kuansing Bertambah 51, Sembuh 7 dan Meninggal 7

Sabtu, 31 Juli 2021 21:27
Aklamasi, Afrizal Sintong Jadi Ketua DPD II Parta Golkar Rohil



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Juli 2019 18:24
Dinastan Holtikultura dan Perkebunan Riau Targetkan Produksi Kebutuhan Beras Meningkat

Pemprov Riau melalui Distan Holtikultura dan Perkebunan targetkan peningkatan produksi beras setiap tahun. Meski saat ini terkendala banyaknya alih fungsi lahan sawah.

Riauterkini- PEKANBARU- Sektor pertanian di Provinsi Riau, menjadi salah satu program dalam visi dan misi Gubernur Riau Syamsuar dan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution 2019-2024 mendatang. Untuk itu, Dinas Tanaman Pangan (Distan) Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Riau menargetkan peningkatan produksi kebutuhan beras.

Ketersediaan beras dalam masa kepemimpinan Gubernur Riau Syamsuar, ditarget akan akan meningkat 50% hingga 2024 mendatang. Untuk menunjang target tersebut tentunya dibutuhkan dukungan anggaran yang cukup besar dan juga kerjasama instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan juga Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Riau.

Kamis (18/7/19), keterangan Kadistan Holtikultura dan Perkebunan Provinsi Riau Ferry HC melalui Kasubag Program Sulaiman, kepada riauterkini.com bahwa saat ini ada target 5% pertahunnya atau 50% hingga 2024 untuk menaikkan produksi kebutuhan beras saat ini.

"Dalam rancangan kebutuhan beras dan produksi padi di 2020 yakni otal kebutuhan 739,205,2 ton, dan produksi padi 457,133,4 ton serta beras 280,898,0 ton, sementara ketersediaan beras 450,307,2 ton atau 38,00%," ujar Sulaiman.

Selain itu dikatakan Sulaiman bahwa untuk meningkatkan produksi padi atau beras cukup berat, karena saat ini banyak kendala-kendala yang terjadi diantaranya, banyaknya alih fungsi lahan sawah. Saat ini tercatat 2014 hingga 2018 lalu sebanyak 7,552,75 hektar (Ha) pertahunnya atau 7,31%. Selain itu juga membutuhkan biaya yang besar.

"Saat ini produksi dari kebutuhan cendrung menurun, karena itulah banyaknya alih fungsi lahan di masyarakat dan banyak juga beras yang dijual keluar Riau," terang Sulaiman.

Sulaiman berharap dengan bertahap dan kerja keras melobi dana APBN untuk dapat meningkatkan produksi kebutuhan beras, kerjasama OPD dan dukungan dari Gubernur Riau, target akan naik tiap tahunnya.*(vila)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Perpanjangan PPKM, Riau Tunggu Aturan Resmi Pemerintah Pusat
- Kasus Positif Covid-19 di Riau Masih Diatas Seribu Orang
- Tambah 1.626, Total Kasus Positif di Riau Capai 97.187 orang
- Bupati Bengkalis Serahkan Bahan Pokok ke Pengendara Bemo
- AMSI Luncurkan Riset Lanskap Media Digital Indonesia
- Tinjau Vaksinasi, Ini Pesan Gubri
- Dampak PPKM Level 4, Penyekatan Jalan di Pekanbaru Picu Horor Kemacetan
- Bangun 1,2 Kilometer Jalan, PTPN V Buka Akses 11 Desa di Inhu
- Bupati Meranti Salurkan Beras PPKM ke Masyarakat
- Disetujui DPRD, Pemkab Kuansing Memiliki 4 OPD Baru
- Kian Mengkawatirkan, Kasus Positif Corona di Riau Bertambah 2.096 Orang
- Inovasi Holistik PT RAPP, 15 Desa di Pelalawan Ikut Program Desa Bebas Api
- RS Darurat Covid-19 di Riau Bakal Segera Dioperasikan
- Studi Banding PWI Rohil ke PWI Bengkalis Hasilkan Tiga Konsep Terapan
- Gubri Hadiri Rakorbangnas BMKG Tahun 2021 Secara Virtual
- Lapas Kelas IIB Telukkuantan Salurkan Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu
- Lagi, Meranti Raih Peringkat Pratama Kabupaten Layak anak Nasional
- Dibantu Oksigen Liquid, Wagub Sumbar Apresiasi Pemprov Riau
- Lanal Dumai Buka Pendaftaran Calon Bintara dan Tamtama PK TNI AL
- Sandiaga Uno: Desa Wisata Menjadi Game Changer di Tengah Pandemi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com