Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 13 Desember 2019 10:04
Terbentuk di Meranti, HNSI Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Nelayan

Jum’at, 13 Desember 2019 10:00
Resmikan Kantor Baru, Target RFB 2019 On The Track

Kamis, 12 Desember 2019 21:32
14 Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Bengkalis Ikuti Tes Kompetensi

Kamis, 12 Desember 2019 21:29
Empat Warga Medan Diduga Korban Perdagangan Manusia Dipulangkan

Kamis, 12 Desember 2019 21:27
PUPR, TP4D dan Inspektorat Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek di Pulau Bengkalis

Kamis, 12 Desember 2019 21:20
10 Ekor Sapi Warga Pelalawan Digasak Kawanan Maling Bersenpi

Kamis, 12 Desember 2019 21:07
Ketua DPRD Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kenegerian Siberakun dan Benai

Kamis, 12 Desember 2019 20:58
Demo di Mabes Polri,
Massa AMPUN Tuntut Tangkap dan Adili Muhammad, Terduga Aktor Intelektual Korupsi Rp2,6 M PDAM Inhil


Kamis, 12 Desember 2019 07:47
Lantik Kades Terpilih, Bupati Kuansing Berpesan Agar Menjaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 12 Desember 2019 07:41
Seorang PNS di Bengkalis Tewas Gantung Diri di Kamar Mandi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 18 Juli 2019 21:35
Rasa Haru Warnai Pembukaan KIDBF 2019, 11 Bendera Negara Peserta Berkibar di Danau Rusa

Pembukaan event Kampar International Dragon Boat Festival 2019 menyedot perhatian ribuan masyarakat. Terlihat sebelas bendera dari berbagai negara berkibar di pinggir Danau Rusa.

BATUBERSURAT - Rasa haru mewarnai pembukaan event Kampar International Dragon Boat Festival 2019 (KIDBF) di Danau Rusa, Kelurahan Batubersurat, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Kamis (18/7/2019). Pada acara pembukaan yang menyedot perhatian ribuan masyarakat ini terlihat sebelas bendera dari berbagai negara berkibar di pinggir Danau Rusa.

Ketua Panitia Kampar International Dragon Boat Festival 2019 Letkol Infanteri Aidil Amin tampak tak kuasa menahan haru dan bahagia atas terselenggaranya event yang hampir saja pernah terlintas dalam pikirannya karena mau menyerah, namun berkat perhatian Gubernur Riau dan para pemuda dan orang-orang yang ikhlas dalam bekerja akhirnya sebelas bendera negara peserta termasuk bendera Negara Indonesia berkibar di arena yang indah ini.

Dandim 0313/KPR yang juga Ketua Pengurus Kabupaten Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten Kampar ini mengakui bahwa adanya perhatian dari Gubernur Riau Syamsuar sekaligus kehadirannya membuka secara resmi event ini diibaratkan sebuah pelita dalam kegelapan.

"Jujur saya pernah terlintas dalam pikiran mau menyerah tapi dalam dua menit saat bertemu Gubernur Riau memutuskan, oke laksanakan pak Dandim," beber Aidil. Ia mengakui merasa mendapat energi baru setelah mendapat restu dari Gubernur Riau.

Lebih lanjut Aidil mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir, Danau Rusa yang memiliki keindahan alam yang luar biasa disulap menjadi arena dragon boat. Pekerjaan ini membutuhkan perjuangan penuh semangat dan keikhlasan.

"Ini disupport pemuda-pemuda yang ikhlas," ulas Aidil yang juga menyebut satu persatu pihak yang telah membantu penyelenggaraan event akbar ini. "Terima kasih kepada pejuang-pejuang yang ikhlas. Dua bulan saya tak ada memberikan apapun, baik support makan minum, sampai detik ini. Saya merasa terharu pada hari ini," terang lulusan SMAN 1 Bangkinang Kota dan Pondok Pesantren Islamic Centre Kampa dan bergelar Datuk Palo Panglimo Kampa.

Kepada seluruh masyarakat ia bermohon agar melayani tamu dengan baik dan segala keramahtamahan.

Kepada Gubernur Riau Syamsuar ia juga menitip salam dan pesan masyarakat XIII Koto Kampar agar memberikan perhatian khusus untuk pengembangan pariwisata dan kedepan bagaimana mensinkronkan olahraga dan pariwisata.

Aidil juga mengundang masyarakat agar mengikuti kegiatan seminar internasional tentang pemaparan sejarah dan pameran benda sejarah.

Sementara itu Gubernur Riau H Syamsuar sebelum pemukulan gong pertanda dibukanya event KIDBF 2019 memuji kegiatan ini karena bermanfaat bagi Kampar maupun Riau. Ia menilai daerah ini memiliki potensi wisata maupun potensi olahraga yang bisa melahirkan atlet dayung di Riau.

Ia menyambut baik kegiatan ini saat Dandim 0313/KPR menyampaikan hal ini kepasanya karena ini merupakan sport tourism, dimana kegiatan ini mengembangkan olahraga sekaligus wisata.

Ia berharap agar semakin banyak lahir atlet dayung di Riau dan ia mengaku bangga bahwa selama ini telah ada pedayung Riau yang mengharumkan nama Indonesia di ajang Asian Games.

Ia berpesan, dalam iven seperti ini, salah satu yang terpenting itu adalah kesepakatan tenaga kesehatan dalam menangani insiden. "Pengalaman kami pada Tour de Siak, yang paling penting itu tim kesehatan. Penilaian dunia bagaimana tim kesehatan mengatasi insiden, tindakan cepat petugas kesehatan apabila terjadi kecelakaan," bebernya.

Mantan Bupati Siak dua periode ini minta seluruh elemen menjaga nama baik Kampar dan Provinsi Riau. "Kalau tahun ini berjalan dengan baik, Insya Allah tahun depan lebih ramai. Saya mengharapkan bertambah lagi peserta dari manca negara," ulasnya. Dengan banyaknya tamu yang datang maka akan meningkatkan rezeki masyarakat. "Dengan sport tourism akan meningkatkan ekonomi masyarakat," imbuhnya.

Plh Bupati Kampar menambahkan, event KIDBF 2019 merupakan wadah pembinaan prestasi dan upaya pengenalan kepada dunia tentang objek wisata sekaligus akan berdampak bagi Objek Wisata Danau Rusa. "Hari ini mereka menjadi atlet dayung dragon boat. Kedepan kita berharap semuanya kita terima sebagai turis yang berkunjung ke Kampar," kata Yusri.

Acara pembukaan KIDBF 2019 dihadiri mantan Pangdam Bukit Barisan Mayjen (Purn) Lodewyk Pusung, sejumlah Forkopimda provinsi dan kabupaten, Tuan Syekh H Amirudin dari Besilam, Ketua KONI Riau H Emrizal Pakis, Ketua PODSI Riau H Nuraini, Ketua KONI Kampar H Abdul Gaffar, Rektor UMSU, Anggota DPR RI terpilih H Syahrul Aidi Maazat, anggota DPRD Riau Hj Eva Yuliana, atlet dan official.

Sebelas negara peserta Kampar International Dragon Boat Festival 2019 adalah Indonesia 10 negara selain Indonesia, Australia, Kenya, Kanada, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, China, Taiwan, Hongkong dan Filiphina.

Dari 11 negara ini ada tim 13 yang berlaga sejak Kamis hingga Ahad, 18-21 Juli 2019 nanti.

Peserta dari dalam negeri ada 8 tim yakni 3 dari Sumbar dan 5 dari Provinsi Riau. Keseluran tim ada 20 tim, lebih separuhnya berasal dari luar negeri.*(man)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Terbentuk di Meranti, HNSI Berkomitmen Perjuangkan Aspirasi Nelayan
- Resmikan Kantor Baru, Target RFB 2019 On The Track
- PUPR, TP4D dan Inspektorat Tinjau Hasil Pekerjaan Proyek di Pulau Bengkalis
- Ketua DPRD Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kenegerian Siberakun dan Benai
- Lantik Kades Terpilih, Bupati Kuansing Berpesan Agar Menjaga Kepercayaan Masyarakat
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Banjir Untuk Kecamatan Kuantan Tengah
- RDP Komisi I DPRD Pelalawan Hanya Dihadiri Dua Anggota
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Pangean
- Kuansing, Daerah di Riau yang Sudah Menyalurkan 10 Persen Dana untuk Desa
- Tindak Lanjut LHP, Pemprov Riau Termasuk Rendah, Bangkalis Paling Bawah
- Gubri tak Puas Dengan Kinerja Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau
- Rakor Bersama Gubri, Hanya Dihadiri Bupati Siak
- Chevron Geology Fieldtrip (2), Sejarah Terbentuknya Danau Singkarak
- Ratusan Anak Dhuafa di Bengkalis Akan Ikuti Sunatan Massal
- Progres Taman Perkantoran Walikota Sudah 100 persen
- Jawab Keluhan Masyarakat, Dewan dan PUPR Survei Jalan Rusak di Bantan Tengah, Bengkalis
- Undang ke Riau, Gubri dan Rektor UIN Suska Temui Wapres,
- Sembilan Nyawa Melayang, DBD di Bengkalis 838 Kasus
- Jalan Batu Bersurat-Muara Takus Alami Retak-retak
- Viral Kemacetan Lintas Duri - Dumai di Medsos, Kasatlantas : "Tidak Lama, Hanya Hitungan Menit"


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com