Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama

Senin, 18 Nopember 2019 15:04
4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 12 Agustus 2019 14:01
Tim Satgas Kebun Ilegal Dibentuk Gubri Bukan untuk Menertibkan Petani Sawit Kecil tak Berizin

Gubri menegaskan, Satgas Kebun Ilegal yang dibentuk bukanlah dimaksudkan untuk menertibkan petani kecil. Melainkan untuk menindaklanjuti temuan 1,2 juta hektar kebun ilegal.

Riauterkini - PEKANBARU - Tim Satuan Tugas (Satgas) penertiban kebun ilegal baru memulai rapat awal. Satgas ini nantinya dipimpin oleh Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution bersama lintas instansi penegak hukum seperti Kejati Riau, TNI dan Polri.

Dari tim Satgas ini, nantinya akan melakukan pemetaan kebun-kebun ilegal, khususnya kebun sawit yang banyak tersebar di kabupaten kota di Riau. Baik yang melibatkan korporasi, mau pun perorangan.

"Ini rapat awal, dalam rangka penertiban kebun Ilegal, inikan lintas instansi termasuk melibatkan penegak hukum, jadi kita ingin memetakan dulu, keinginan kami, bagaimana pendapat kawan-kawan jadi kita bentuk tim kecil, sehingga nanti ada tahapan-tahapan yang akan kita lakukan," kata Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar, usai memimpin rapat tertutup Satgas Perkebunan Ilegak di ruang melati, Senin (12/8/19).

Menurut Gubri, penertiban kebun ilegal ini masih berkaitan dengan hasil temuan kebun ilegal sebanyak 1,2 juta hektar yang sebelumnya sudah dilakukan. Namun, dari tim yang dibentuk sekarang ini, diharapkan untuk memastikan sejauh mana tindak lanjut termasuk tindakan apa yang akan dilakukan terhadap temuan kebun ilegal 1,2 juta hektar tersebut.

"Sasaran kita tentunya apa yang sudah ditemukan KPK, DPRD dari 1,2 juta hektar. Itu yang menjadi perhatian kita. Soal penegakan sanki hukum, tergantung dari apa yang menjadi temuan nanti," ungkap Gubri.

Ada pun jika adanya temuan dari tim Satgas Kebun Ilegal diluar dari 1,2 juta hektar tersebut, tentunya akan menjadi kewenangan dari tim satgas yang sudah dibentuk. Namun orang nomor satu di Riau ini juga menegaskan kehadiran dari tim Satgas ini bukan untuk menertibkan petani sawit kecil tak berizin.

"Kriteria, tak Ada izin, dalam kawasan hutan tapi bisa saja walau pun tak berada di luar kawasan Hutan bisa saja tak berizin. Yang penting dia tak ada izin. Tapi juga yang dikawasan hutan bisa saja dalam bentuk pinjam pakai. Tapi yang perlu ditegaskan juga, dari tim yang dibentuk ini bukan untuk menertibkan petani sawit kecil tak berizin," papar mantan Bupati Siak ini.*(adv/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan
- Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 
- Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi
- Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO
- Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama
- 4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis
- Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
- Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
- Buka Rakorda BazNas Riau, Bupati Kuansing Ajak Umat Optimalkan Zakat
- Jalan Poros Kota Duri Rusak, Pemkab Bengkalis Terkesan Tutup Mata
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Boat Penangkap Ikan Kepada Nelayan
- Bupati Tetapkan Festival.Danau Sungai Soriak Masuk COE Kuansing
- Wabup Kuansing Serahkan Bantuan Ambulance untuk Masyarakat Beringin Jaya
- Bupati Kuansing Sambut Baik KPK Tinjau RAD - PPK Triwulan III
- BPS Riau Gelar FGD Satu Data Kependudukan
- Lurah Duri Timur Boyong Perangkatnya Antar Jenazah Siswa SMP di Mandau ke Pemakaman
- "Nganggur" 5 Tahun, Los Ikan Pasar Terubuk Bengkalis akan Difungsikan 2020
- BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan
- Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN
- Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com