Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 19 Nopember 2019 07:08
35 Anggota DPRD Kuansing Jalani Orientasi Bersama BPSDM Riau

Senin, 18 Nopember 2019 22:02
Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan

Senin, 18 Nopember 2019 19:18
Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 

Senin, 18 Nopember 2019 18:51
Serius Maju Pilkada Kuansing, Ukup Ajukan Surat Pengunduran Diri dari Direktur RSUD

Senin, 18 Nopember 2019 18:03
Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi

Senin, 18 Nopember 2019 17:42
Pemprov Sambut Baik, Nono Patria Akhirnya Diumumkan Jadi Calon Waka DPRD Rohul

Senin, 18 Nopember 2019 17:09
Gandeng Jendral, Khairizal Optimis Menangkan Pilkada Inhu 2020

Senin, 18 Nopember 2019 17:00
Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO

Senin, 18 Nopember 2019 16:55
Razia Warnet dan Warung Kelontong, 33 Pelajar Diamankan Satpol PP Pekanbaru

Senin, 18 Nopember 2019 15:18
Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2019 09:47
Pelaksana Proyek Perpustakaan Kuansing Ternyata Pernah Bermasalah di Sumbar

Pelaksana proyek Pustaka Daerah Kuansing PT. Arindo Jayatama Raya tidak hanya di Kuansing diduga pernah gagal beton membangun proyek. Ternyata di Sumbar tahun 2016 juga pernah bermasalah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pelaksana proyek Pustaka Daerah Kuansing PT. Arindo Jayatama Raya tidak hanya di Kuansing diduga pernah gagal beton membangun proyek. Ternyata di Sumbar tahun 2016 juga pernah bermasalah.

Seperti dilansir dari Dirgantara online perusahaan ini bermasalah mengerjakan beberapa item pembangunan turap Sekeliling Air Dingin Lubuk Minturun Kota Padang tahun 2016 disebutkan sarat akan penyimpangan.

Proyek ini dikelola Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Padang dengan pagu dana Rp3.032.080.500 bersumber dari APBN. Pelaksananya saat itu adalah PT. Arindo Jayatama Raya, yang saat ini jadi pelaksana proyek Perpustakaan Daerah Kuansing.

Sarat penyimpangan proyek turap ini dijelaskan media tersebut, semestinya galian menggunakan alat berat dan dilakukan pemancangan cerucuk, pasang batu, pasang ijuk, pasang wife hole, bekisting, pembesian, cor beton k-225 beyon k-175, siaran, acian beton dan timbunan bekas galian.

Akan tetapi kenyataan di lapangan, galian tanah berbatu dilakukan secara manual dan mutu beton untuk k-225 dan k-175 diragukan.

Kemudian gambar kerja juga menyebutkan, untuk pasangan batu menggunakan semen, 1 semen portland (Pc): 3 pasir (Ps) atau 1 semen portland (Pc) 4 pasir. Pekerjaan untuk pagar/turap dan pondasi sekeliling meliputi pekerjaan pendahuluan terdiri dari mob-demobilasi, pembersihan lapangan dan pemasangan bowplank.

Kenyataan di lapangan, semua item pekerjaan yang tertera dalam gambar kerja, banyak yang dimainkan, bahkan ada yang tak dipasang sama sekali. Misalnya, tak ada ijuk untuk pekerjaan pasangan batu untuk turap.

Begitu juga ada adukan semen tak sesuai takaran, terbukti semen yang melekat pada pasangan batu terlihat rapuh dan kurang daya perekat. Begitu juga pasangan batu, untuk material menggunakan batu setempat dalam kondisi berbalut lumpur. Artinya, batu yang dipasang dan belum dibersihkan itu, berakibat tak punya daya perekat dan rentan ambruk.

Sementara di Kuansing pada tahun 2018 perusahaan ini juga diduga pernah gagal beton membangun SDN 018 Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah. Hal ini juga diakui Kadis Pendidikan Kuansing Jupirman. Menurutnya memang awalnya beton tak mau kering. Namun, akhirnya dilakukan perbaikan tanpa mengganti besi akan tetapi dilakukan penambahan.

Kini perusahaan yang sama ini kembali menjadi pelaksana proyek, sehingga mendapat kritikan dari praktisi hukum Kuansing Zubirman, SH. Menurutnya, jelas perusahaan ini bermasalah dalam melaksanakan pekerjaan. Namun, masih tetap dimenangkan dalam lelang.

Untuk itu, ia minta aparat pemegak hukum menelisik masalah ini, mengapa perusahaan ini bisa dimenangkan. "Dalam hal ini kita minta aparat memeriksa dokumen-dokumen proses lelang biar ada titik terang, agar tidak menggelinding menjadi bola panas. Maka kita minta aparat bertindak," tegasnya, Kamis (15/8/19).

Terkait pemenangan tender proyek ini, Kabag Pembangunan Kuansing Andre Yama, selaku penangggungjawab ULP sebelumnya memastikan tidak ada permainan dalam pemenangan proyek ini.

Karena menurutnya, evaluasi berdasarkan dokumen penawaran yang disampaikan rekanan sehingga perusahaan yang memenuhi syaratlah yang ditetapkan sebagai pemenang.

Sementara pelaksana proyek Jondri Sahwana, dikonfirmasi Senin (12/8/2019) via WhatsApp terkait perusahaan yang sama memenangkan proyek Perpustakaan dan SDN 018 Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, hingga kini belum memberikan jawaban. * (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan
- Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 
- Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi
- Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO
- Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama
- 4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis
- Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
- Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
- Buka Rakorda BazNas Riau, Bupati Kuansing Ajak Umat Optimalkan Zakat
- Jalan Poros Kota Duri Rusak, Pemkab Bengkalis Terkesan Tutup Mata
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Boat Penangkap Ikan Kepada Nelayan
- Bupati Tetapkan Festival.Danau Sungai Soriak Masuk COE Kuansing
- Wabup Kuansing Serahkan Bantuan Ambulance untuk Masyarakat Beringin Jaya
- Bupati Kuansing Sambut Baik KPK Tinjau RAD - PPK Triwulan III
- BPS Riau Gelar FGD Satu Data Kependudukan
- Lurah Duri Timur Boyong Perangkatnya Antar Jenazah Siswa SMP di Mandau ke Pemakaman
- "Nganggur" 5 Tahun, Los Ikan Pasar Terubuk Bengkalis akan Difungsikan 2020
- BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan
- Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN
- Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com