Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 6 Desember 2019 07:51
Tampil Apik, Tim Gerak Jalan DWP Distan Bengkalis Ungguli 27 Regu

Jum’at, 6 Desember 2019 06:58
Tuding Banyak Kejanggalan ke Penyidik, Pengacara Begal Payudara di Duri Layangkan Protes 

Kamis, 5 Desember 2019 21:40
Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit

Kamis, 5 Desember 2019 19:22
Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi

Kamis, 5 Desember 2019 18:50
Ketua DPD Golkar Kuansing Hadiri Munas X Partai Golkar di Jakarta

Kamis, 5 Desember 2019 17:39
Tumbuhkan Ekonomi, Masuri Mendaftar Penjaringan Balon Bupati Bengkalis ke PKB

Kamis, 5 Desember 2019 17:19
Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan

Kamis, 5 Desember 2019 16:32
Wabup Kuansing Bertekad Tingkatkan Kesejateraan Masyarakat Lewat Perkebunan dan Pertanian

Kamis, 5 Desember 2019 14:57
Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang

Kamis, 5 Desember 2019 14:46
Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 15 Agustus 2019 09:47
Pelaksana Proyek Perpustakaan Kuansing Ternyata Pernah Bermasalah di Sumbar

Pelaksana proyek Pustaka Daerah Kuansing PT. Arindo Jayatama Raya tidak hanya di Kuansing diduga pernah gagal beton membangun proyek. Ternyata di Sumbar tahun 2016 juga pernah bermasalah.

Riauterkini - TELUKKUANTAN - Pelaksana proyek Pustaka Daerah Kuansing PT. Arindo Jayatama Raya tidak hanya di Kuansing diduga pernah gagal beton membangun proyek. Ternyata di Sumbar tahun 2016 juga pernah bermasalah.

Seperti dilansir dari Dirgantara online perusahaan ini bermasalah mengerjakan beberapa item pembangunan turap Sekeliling Air Dingin Lubuk Minturun Kota Padang tahun 2016 disebutkan sarat akan penyimpangan.

Proyek ini dikelola Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kota Padang dengan pagu dana Rp3.032.080.500 bersumber dari APBN. Pelaksananya saat itu adalah PT. Arindo Jayatama Raya, yang saat ini jadi pelaksana proyek Perpustakaan Daerah Kuansing.

Sarat penyimpangan proyek turap ini dijelaskan media tersebut, semestinya galian menggunakan alat berat dan dilakukan pemancangan cerucuk, pasang batu, pasang ijuk, pasang wife hole, bekisting, pembesian, cor beton k-225 beyon k-175, siaran, acian beton dan timbunan bekas galian.

Akan tetapi kenyataan di lapangan, galian tanah berbatu dilakukan secara manual dan mutu beton untuk k-225 dan k-175 diragukan.

Kemudian gambar kerja juga menyebutkan, untuk pasangan batu menggunakan semen, 1 semen portland (Pc): 3 pasir (Ps) atau 1 semen portland (Pc) 4 pasir. Pekerjaan untuk pagar/turap dan pondasi sekeliling meliputi pekerjaan pendahuluan terdiri dari mob-demobilasi, pembersihan lapangan dan pemasangan bowplank.

Kenyataan di lapangan, semua item pekerjaan yang tertera dalam gambar kerja, banyak yang dimainkan, bahkan ada yang tak dipasang sama sekali. Misalnya, tak ada ijuk untuk pekerjaan pasangan batu untuk turap.

Begitu juga ada adukan semen tak sesuai takaran, terbukti semen yang melekat pada pasangan batu terlihat rapuh dan kurang daya perekat. Begitu juga pasangan batu, untuk material menggunakan batu setempat dalam kondisi berbalut lumpur. Artinya, batu yang dipasang dan belum dibersihkan itu, berakibat tak punya daya perekat dan rentan ambruk.

Sementara di Kuansing pada tahun 2018 perusahaan ini juga diduga pernah gagal beton membangun SDN 018 Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah. Hal ini juga diakui Kadis Pendidikan Kuansing Jupirman. Menurutnya memang awalnya beton tak mau kering. Namun, akhirnya dilakukan perbaikan tanpa mengganti besi akan tetapi dilakukan penambahan.

Kini perusahaan yang sama ini kembali menjadi pelaksana proyek, sehingga mendapat kritikan dari praktisi hukum Kuansing Zubirman, SH. Menurutnya, jelas perusahaan ini bermasalah dalam melaksanakan pekerjaan. Namun, masih tetap dimenangkan dalam lelang.

Untuk itu, ia minta aparat pemegak hukum menelisik masalah ini, mengapa perusahaan ini bisa dimenangkan. "Dalam hal ini kita minta aparat memeriksa dokumen-dokumen proses lelang biar ada titik terang, agar tidak menggelinding menjadi bola panas. Maka kita minta aparat bertindak," tegasnya, Kamis (15/8/19).

Terkait pemenangan tender proyek ini, Kabag Pembangunan Kuansing Andre Yama, selaku penangggungjawab ULP sebelumnya memastikan tidak ada permainan dalam pemenangan proyek ini.

Karena menurutnya, evaluasi berdasarkan dokumen penawaran yang disampaikan rekanan sehingga perusahaan yang memenuhi syaratlah yang ditetapkan sebagai pemenang.

Sementara pelaksana proyek Jondri Sahwana, dikonfirmasi Senin (12/8/2019) via WhatsApp terkait perusahaan yang sama memenangkan proyek Perpustakaan dan SDN 018 Koto Taluk Kecamatan Kuantan Tengah, hingga kini belum memberikan jawaban. * (Jok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Tampil Apik, Tim Gerak Jalan DWP Distan Bengkalis Ungguli 27 Regu
- Pengemudi Mengantuk, Mobnas di Bengkalis Nyungsep ke Parit
- Vila Jabat Ketua 1 IWO Riau, Ketua IWO Siak Resmi Dijabat Fitriadi
- Resmi Dilantik, Rusdi Wandi Ingin Akbarindo Terdepan Sebagai Gerbong Pembangunan
- Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang
- Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin
- Jon Erizal Minta LPDP Tambah Alokasi Penerima Beasiswa Luar Jawa
- Wabup Zardewan Buka Lomba Memancing dan Sampan Jong Katel di Kuala Kampar
- Bupati Kuansing Paparkan Program Strategis 2020
- Tim Gabungan Masih Mencari 2 Warga Rohul Tertimbun Tanah Longsor‎ di Desa Rokan Koto Ruang
- Bupati Kuansing Minta Rekanan Tuntaskan Proyek Tepat Waktu
- Bawaslu Bengkalis Terima 186 Pelamar Panwas 11 Kecamatan
- Dua Pekan Lagi, Tim Layak Fungsi Turun Lakukan Pengujian Seksi I Jalan Tol
- Gelar Dua Sidang, KIP Riau Tarik Permohonan Informasi Pemohon
- Ini Cara Baznas Bengkalis Tingkatkan Ekonomi Mustahik
- Umrah Hanya Rp20 Juta, Muhibbah Travel Buka Promo Besar-besaran Akhir Tahun
- Tutup Turnamen TOP, Tokoh Pemuda Benai Minta Pemkab Kuansing Perbaiki Jalan Lintas Pasar
- Abaikan Aturan, Puluhan PKL di Bengkalis Ditertibkan
- Ratusan Alumni Pondok Termas Bengkalis Gelar Haul Masyayikh
- Warga Kabun Pasang Spanduk sebagai Ultimatum ke PT Padasa Enam Utama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com