Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 25 Juni 2021 17:39
Rayakan HUT, BNI Tanam Bibit Pohon Serentak di 13 Cabang

Jum’at, 25 Juni 2021 16:16
Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup

Jum’at, 25 Juni 2021 16:07
Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau


Jum’at, 25 Juni 2021 16:01
Korupsi Dana PMB-RW, Jaksa Tuntut Mantan Camat Tenayan Raya 5,5 Tahun Penjara

Jum’at, 25 Juni 2021 15:27
Manjakan Selera Kuliner Masyarakat, Awan Family Cafe & Resto Hadir di Duri, Bengkalis

Jum’at, 25 Juni 2021 15:24
Polres Inhil Amankan Pelaku Pembakaran Lahan Sungai Intan

Jum’at, 25 Juni 2021 15:10
Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi

Jum’at, 25 Juni 2021 15:05
Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Penuhi Prokes, Vaksinasi Massal Polres Bengkalis Dipindahkan ke GOR

Jum’at, 25 Juni 2021 14:54
Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 21 Agustus 2019 13:15
Terkait Permasalahan Sungai Hulubandar, Lurah Pelalawan Akan Kumpulkan Para Tokoh

Lurah Pelalawan akan mengumpulkan sejumlah tokoh untuk membahas tentang Sungai Hulubandar.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI-Dalam upaya menemukan solusi yang tepat yang berdasarkan tinjauan dari berbagai sisi  maka dalam waktu dekat kelurahan Pelalawan bersama Camat Pelalawan akan mengundang para tokoh dan pihak pihak yang terkait dari berbagai komponen yang ada untuk bersama-sama membicarakan solusi terbaik bagi pembahasan masalah Sungai Hulubandar yang kondisinya hari ini cukup memprihatinkan.

"Kita tidak mau gegabah mengambil tindakan, karena itu dalam waktu dekat kita akan undang tokoh masyarakat Kabupaten Pelalawan terutama yang berada di luar, termasuk juga jajaran Pemkab yang punya kaitan dalam rangka menemukan solusi yang tepat terhadap permasalahan yang ada," terang Lurah Pelalawan Tengku Makhruddin, Rabu (20/8/19).

      Makhruddin mengakui bahwa masalah Hulubandar bukan saja persoalan lingkungan yang rusak dan sebagai sumber kehidupan yang terganggu, tetapi yang juga tidak kalah pentingnya bahwa sungai tersebut adalah salah satu kawasan saksi sejarah tentang cikal bakal Kerajaan Pelalawan.

        Karena sebagai kawasan yang menjadi saksi sejarah maka dalam penyelesaian permasalahannya perlu melibatkan banyak pemikiran dan pandangan dari berbagai sumber, tambahnya.

        Ketika di tanya kapan waktu pertemuan itu, Makhruddin mengakui tanggal pastinya belum, terapi diperkirakan akhir bulan Agustus atau awal bulan depan.

       "Pertemuan itu akan kita lakukan di istana sayap Pelalawan, dan kita mengharapkan para tokoh yang mengerti dan peduli untuk dapat bersama-sama hadir nantinya," ujarnya.

        Lebih lanjut dikatakan selama ini banyak kita yang lupa bahwa Hulubandar merupakan kawasan penting bagi permulaan bangkitnya Pelalawan, dan hingga saat ini belum ada kajian untuk membuka keterangan lebih jelas mengenai apa dan bagaimana kawasan ini dulunya dan sudah berapa lama kawasan ini terbuka.

       "Sepengetahuan saya belum ada kajian sejarah rentang itu, dan kedepan hal itu patut dilakukan,dan dalam menjaga kemungkinan adanya begitu banyak peninggalan sejarah yang belum tergali maka kita harus mengamankan lokasi Hulubandar" ujar Makhruddin yang pernah tinggal di sungai yang dulunya terkenal pula dengan sebutan Sungai Rasau itu," ujarnya.

        Lurah yang lebih akrab dengan panggilan Ude itu menyebutkan pihaknya merasa berterimakasih karena telah disadarkan oleh banyak pihak tentang betapa pentingnya kawasan ini sebagai titik sejarah yang nantinya bukan saja bagi Pelalawan terapi juga Riau dan bahkan Nasional.

         Menurutnya dia juga sudah membicarakan persoalan ini dengan Sultan Pelalawan Tengku Kamaruddin, " Beliau mengharapkan agar di musyawarahkan secara bersama sama sehingga didapat solusi terbaik bagi kepentingan daerah," ujar Ude.

      Menyangkut normalisasi sungai menurut Ude, untuk saat ini kita belun bicara soal tindakan pisik tetapi lebih kepada pembicaraan strategis berupa sikap dan keputusan yang lebih penting, karena ini masalah yang perlu pertimbangan lebih luas sebab menyangkut Kepentingan yang lebih besar.*(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Latma TNI-AU dan Amerika di Lanud Rsn Resmi Ditutup
- Berita dan Video,
Rudi Arif Chevron Buka UKW Angkatan XVII PWI Riau

- Polsek Teluk Meranti Kawal Program Vaksinasi
- Cegah Kriminalitas, Polsek Pangkalan Kerinci Tingkatkan Patroli
- Polsek Kuala Kampar Bangun Pos Pantau di Pelabuhan Penyalai
- Polsek Langgam Cek Program Ketahanan Pangan
- Bhayangkara Peduli, Ratusan Keluarga Kurang Mampu di Bengkalis Terima Bantuan Bahan Pangan
- Vaksin Massal, Polsek Kerumutan Berkolaborasi Bersama Puskesmas
- Libatkan Polres dan Denpom, Dishub Riau Gelar Razia ODOL
- Dari Konkerprov PWI Riau Diserukan Kabupaten dan Kota Pedomani Pergub Mitra Media
- Bhayangkara Peduli, Polres Bengkalis Bedah Rumah Pemulung Renta
- Ketua PWI Pusat Buka Konkerprov PWI Riau
- Diduga Lakukan Penyimpangan, Anggota Kopsa-M Tolak Kepemimpinan Anthony Hamzah
- Peranap Juara Umum, MTQ ke-50 Inhu Resmi Ditutup
- Kunker ke Lanud Rsn, Kasau Tinjau Latma TNI AU-USPACAF Amerika
- Update Covid-19, Positif 295, Sembuh 176.Meninggal 11
- Dukung Pergub Mitra Media, Kapolda Riau Sebut Solusi Terbaik
- Wabup Kuansing Buka Sosialisasi Strategi Pelestarian Bahasa Daerah 
- Percepatan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Segera Dipacu Lewat Tiga Menteri
- HUT ke-75 Bhayangkara, Polres Inhil Salurkan Bahan Pokok ke Panti Asuhan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com