Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 10:09
Dewan Pers-Kementrian PPPA RI Sosialisasikan Standar Berita Ramah Anak

Peduli terhadap anak korban kekerasan, Dewan Pers bersama Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sosialisasikan standar berita ramah anak.

Riauterkini-PEKANBARU-Dewan Pers bekerjasama dengan Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggelar acara Sosialisasi Pemberitaan Ramah Anak Kamis (22/8/29) di sebuah hotel berbintang di Pekanbaru.

Kegiatan diikuti oleh puluhan wartawan dari berbagai media di Riau dan pekerja sosial bidang perlindungan perempuan dan anak serta instansi terkait.

Deputi Partisipasi Masyarakat Kementrian Perlindungan Ibu dan Anak, Indra Gunawan mengatakan bahwa dalam.proses perlindungan anak ada peran media yang sangat penting. Karena banyak sekali isu mengenai kekerasan pada anak yang diberitakan secara masive oleh media.

Pada HPN beberapa waktu didepan Presiden RI sudah menandatangani MoU mengenai pemberitaan yang ramah. Seperti saat memberitakan peristiwa kekerasan pada anak, akan dapat membentuk stigma yang bisa saja kurang ramah terutama pada korban kekerasan pada anak. Seperti memasang poto korban.

"Terjadinya kekerasan pada anak, bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak untuk menyikapinya. Terutama untuk pemenuhan kebutuhan anak agar dapat tumbuh berkembang dengan baik. Itulah adanya UU perlindungan anak. Pedoman ini juga menjadi perlindungan kepada jurnalis ketika terjadi masalah hukum yang diakibatkan pemberitaan yang tidak ramah pada anak anak dan korban kekerasan pada anak," terangnya.

Ia menambahkan, UU perlindungan perempuan dan anak bisa menjadi koridor pemberitaan pada media. Tentunya UU perlindungan perempuan dan anak bisa melindungi jurnalis dari jeratan hukum.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Riau, Ester Juliani Manurung Mengharapkan media menjadi sahabat anak. Karena kalau sudah menjadi sahabat anak, apapun kesalahan anak dan peristiwa kekerasan anak, maka dalam pemberitaan akan memberikan keramahan pada anak oleh media. Anak dari 0 sampai 18 tahun itulah yang harus mendapatkan perlindungan baik anak disabilitas maupun anak normal pada umumnya.

Termasuk ibu dari anak saja yang juga wajib mendapatkan perlindungan dari media terutama perlindungan dari pemberitaan.

"Menjadilah media sebagai sahabat keluarga, media sahabat anak. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli dan mencintai anak tanpa diskriminasi apapun," harapnya.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan
- Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi
- Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah
- Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon
- Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah
- Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 
- Bantu Tangani Covid 19, Kadin Riau Serahkan 100 APD ke RSUD Arifien Achmad
- Tawuran Pemuda di Pantai Budung, Bantan Air, Bengkalis Berujung Damai
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com