Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Walau jumlah titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berdasarkan pantauan BMKG Inhu bertambah hingga delapan titik api, namun jumlah penderita ISPA di Inhu justru mengalami penurunan drastis

Riauterkini-RENGAT-Walau jumlah titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berdasarkan pantauan BMKG Inhu bertambah hingga delapan titik api, namun jumlah penderita ISPA di Inhu justru mengalami penurunan drastis.

Turun drastisnya jumlah penderita ISPA di Inhu walau jumlah titik api cenderung meningkat disampaikan Kepala Dinkes Inhu, Elis Julinarti kepada awak media Kamis (22/8/19) yang juga menerangkan saat ini pihaknya juga tengah melakukan rapat guna menentukan rencana kontigensi dinas kesehatan.

"Kondisi ini dikarenakan sebelumnya kita sudah mengambil tindakan antisipasi, seperti penyebaran masker, pengaktifan Puskesmas 24 jam dan mengeluarkan imbauan agar warga mengurangi aktifitas di luar gedung," ujarnya.

Diungkapkanya, pada minggu pertama Agustus 2019, jumlah penderita ISPA di Kabupaten Inhu sebanyak 123 orang, pada minggu kedua sebanyak 69 orang dan pada minggu ketiga sebanyak 29 orang. Selain penderita ISPA, Dinkes juga mencatat jumlah penderita penyakit lain akibat paparan asap, seperti pneumonia, asma, iritasi kulit, dan iritasi mata. Secara umum jumlah warga yang menderita penyakit-penyakit akibat paparan asap tersebut menurun. Hingga minggu ketiga, Dinkes mencatat penderita asma sebanyak dua orang, penderita iritasi kulit sebanyak tiga orang.

"Kami juga melakukan rapat internal untuk menyusun rencana kontigensi terkait kabut asap yang melanda Kabupaten Inhu," ungkapnya.

Menurutnya rencana kontigensi itu merupakan proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan keadaan kontigensi serta membuat tujuan bersama. Sejumlah langkah yang diambil bertujuan untuk mengurangi resiko bencana, diantaranya pembentukan tim reaksi cepat dan pengaktifkan pos kesehatan, menyiapkan ambulance, serta mengaktifkan rumah sakit sebagai pusat pelayanan rujukan.

"Selain itu, Dinkes Inhu juga menyusun proyeksi kebutuhan apabila menghadapi bencana asap, salah satunya menghitung stok masker. Saat ini Dinkes Inhu memiliki 20 ribu stok masker setelah sebelumnya Dinkes Inhu sudah membagikan 104 masker. Kalau nanti stoknya kurang maka bisa kita minta lagi ke provinsi," jelasnya.

Sebelumnya hasil pengukuran Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kementrian Kesehatan Batam menggambarkan status kabut asap di Kabupaten Inhu tidak sehat.

Sementara itu, jumlah titik api di Kabupaten Inhu pada Kamis (22/8/19) kembali bertambah. Berdasarkan pantauan satelit BMKG Inhu jumlah titik api di Kabupaten Inhu saat ini sebanyak delapan titik api. Delapan titik api itu tersebar di tiga kecamatan, yakni dua di Kecamatan Peranap, satu di Kecamatan Rengat, dan lima di Kecamatan Seberida. * (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan
- Akses Belum Dibuka, Jemaah Haji Batal Berangkat Tahun Ini
- Pimpinan Penyemprotan Disinfektan, Gubri Sebut Rohil dan Kuansing Zona Hijau, Pekanbaru Masih Zona Kuning
- Sembilan Luka-luka, Pemuda Teluk Ondan dan Bantan Air, Bengkalis Terlibat Tawuran
- Resmi Jadi Konstituen Dewan Pers, AMSI Riau Siap Susun Sejumalh Program
- Ringankan Beban Juru Parkir Wanita, Srikandi Masuri Berbagi Sembako 
- Jabat Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan SIK, MT Kunjungi Tomas Mandau
- Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
- Gubri Diminta Bijak Menunjuk Kadis LHK
- Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan
- Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19
- 16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama
- Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau
- Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
- Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com