Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 18:17
Walau Titik Api Bertambah Jumlah Penderita ISPA di Inhu Justru Menurun

Walau jumlah titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berdasarkan pantauan BMKG Inhu bertambah hingga delapan titik api, namun jumlah penderita ISPA di Inhu justru mengalami penurunan drastis

Riauterkini-RENGAT-Walau jumlah titik api di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) berdasarkan pantauan BMKG Inhu bertambah hingga delapan titik api, namun jumlah penderita ISPA di Inhu justru mengalami penurunan drastis.

Turun drastisnya jumlah penderita ISPA di Inhu walau jumlah titik api cenderung meningkat disampaikan Kepala Dinkes Inhu, Elis Julinarti kepada awak media Kamis (22/8/19) yang juga menerangkan saat ini pihaknya juga tengah melakukan rapat guna menentukan rencana kontigensi dinas kesehatan.

"Kondisi ini dikarenakan sebelumnya kita sudah mengambil tindakan antisipasi, seperti penyebaran masker, pengaktifan Puskesmas 24 jam dan mengeluarkan imbauan agar warga mengurangi aktifitas di luar gedung," ujarnya.

Diungkapkanya, pada minggu pertama Agustus 2019, jumlah penderita ISPA di Kabupaten Inhu sebanyak 123 orang, pada minggu kedua sebanyak 69 orang dan pada minggu ketiga sebanyak 29 orang. Selain penderita ISPA, Dinkes juga mencatat jumlah penderita penyakit lain akibat paparan asap, seperti pneumonia, asma, iritasi kulit, dan iritasi mata. Secara umum jumlah warga yang menderita penyakit-penyakit akibat paparan asap tersebut menurun. Hingga minggu ketiga, Dinkes mencatat penderita asma sebanyak dua orang, penderita iritasi kulit sebanyak tiga orang.

"Kami juga melakukan rapat internal untuk menyusun rencana kontigensi terkait kabut asap yang melanda Kabupaten Inhu," ungkapnya.

Menurutnya rencana kontigensi itu merupakan proses identifikasi dan penyusunan rencana yang didasarkan keadaan kontigensi serta membuat tujuan bersama. Sejumlah langkah yang diambil bertujuan untuk mengurangi resiko bencana, diantaranya pembentukan tim reaksi cepat dan pengaktifkan pos kesehatan, menyiapkan ambulance, serta mengaktifkan rumah sakit sebagai pusat pelayanan rujukan.

"Selain itu, Dinkes Inhu juga menyusun proyeksi kebutuhan apabila menghadapi bencana asap, salah satunya menghitung stok masker. Saat ini Dinkes Inhu memiliki 20 ribu stok masker setelah sebelumnya Dinkes Inhu sudah membagikan 104 masker. Kalau nanti stoknya kurang maka bisa kita minta lagi ke provinsi," jelasnya.

Sebelumnya hasil pengukuran Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kementrian Kesehatan Batam menggambarkan status kabut asap di Kabupaten Inhu tidak sehat.

Sementara itu, jumlah titik api di Kabupaten Inhu pada Kamis (22/8/19) kembali bertambah. Berdasarkan pantauan satelit BMKG Inhu jumlah titik api di Kabupaten Inhu saat ini sebanyak delapan titik api. Delapan titik api itu tersebar di tiga kecamatan, yakni dua di Kecamatan Peranap, satu di Kecamatan Rengat, dan lima di Kecamatan Seberida. * (guh)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta
- 62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade
- Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat
- Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam
- Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos
- Lapas Bengkalis Gelar Media Gathering, Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020
- Disaksikan Gubri, Usai Dilantik, Ketua DMDI Riau Ingin Kembangkan Kebun Serai Bangkitkan Ekonomi Rakyat
- PLN Duri Digeruduk Warga Tuntut Pemasangan Aliran Listrik
- Ditemukan Terombang-ambing, Imigrasi Bengkalis Segera Pulangkan Nelayan Asal Malaysia
- Trafo Sigunggung Terbakar, PLN Lakukan Penormalan
- Sebut Syamsuar dan Andi Maju Pemilihan Ketua DPD Golkar Riau, Masnur Sebut Idris Laena Oknum
- Puluhan Hektar Lahan Gambut di Pulau Rupat Kembali Terbakar
- Besok Pendaftaran Dibuka, Ini Persyaratan yang Bakal Mengganjal Syamsuar Menjadi Calon Kerja DPD Golkar Riau
- Prioritaskan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting
- BI Riau Gelar Onboarding 2020
- Tutup Musrenbang di Inuman Bupati Kuansing Janji Perhatikan Petani Karet
- Suplai Daya 3 MW, PLN Tambah 7 Mesin Pembangkit di Pulau Bengkalis
- Gubri Evaluasi Kepsek Orientasinya Selalu Proyek
- Mekanise Penganggaran Bantuan Pendidikan tak Lagi Melalui Hibah Bansos
- Pusat dan Pemda Harus Bersinergi Bersama TNI dan Polri Upaya Penanggualangan Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com