Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Resah dengan konflik yang terus terjadi di wilayah perbatasan, nelayan Panipahan Rohil mengumpulkan dana agar bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Riauterkini- ROHIL-Kelompok nelayan tradisional Panipahan mulai lakukan penggalangan dana untuk bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Kelompok nelayan di wilayah Panipahan Kabupaten Rokan Hilir sampai saat ini masih terus merasakan ketidaknyamanan atas kegiatan para nelayan yang melaut di wilayah perairan Panipahan Rohil yang menggunakan alat tangkap trawl atau pukat harimau yang menjadi pemicu terjadinya konflik antar nelayan di wilayah perbatasan perairan Rohil dengan Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Masyarakat Nelayan Panipahan Kab Rohil Marzuki beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan besar harapan masyarakat Panipahan khususnya nelayan terhadap Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat segera memberikan keputusan terhadap operasional kapal kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang pasca pertemuan beberapa waktu lalu dikantor Gubernur Riau yang diikuti oleh 4 Provinsi pada Tahun 2018 yang lalu.

"Namun sampai saat ini maayarakat belum melihat wujud nyata dari hasil pertemuan tersebut, saat ini wilayah Panipahan telah resah kembali terhadap terhadap ulah dari kapal kapal luar yang menangkap ikan yang menggunakan trawl atau pukat harimau yang sangat merugikan masyarakat nelayan tradisional Panipahan,"pungkasnya.

Saat ini masyarakat mulai melakukan penggalangan dana untuk dapat menemui Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta dengan tujuan menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan tradisional Panipahan.

"Kami masyarakat nelayan tidak menginginkan kembali terjadinya konflik yang berkepanjangan diwilayah perairan Panipahan karena kami takut apabila konflik terjadi lagi, maka yang rugi adalah masyarakat nelayan sendiri,ungkapnya.

Marzuki juga berharap agar Pemerintah Provinsi Riau dapat mengantisipasi dan menyelesaikan permasalahan yang mereka rasakan saat ini,"tutupnya.*(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta
- 62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade
- Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat
- Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam
- Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos
- Lapas Bengkalis Gelar Media Gathering, Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020
- Disaksikan Gubri, Usai Dilantik, Ketua DMDI Riau Ingin Kembangkan Kebun Serai Bangkitkan Ekonomi Rakyat
- PLN Duri Digeruduk Warga Tuntut Pemasangan Aliran Listrik
- Ditemukan Terombang-ambing, Imigrasi Bengkalis Segera Pulangkan Nelayan Asal Malaysia
- Trafo Sigunggung Terbakar, PLN Lakukan Penormalan
- Sebut Syamsuar dan Andi Maju Pemilihan Ketua DPD Golkar Riau, Masnur Sebut Idris Laena Oknum
- Puluhan Hektar Lahan Gambut di Pulau Rupat Kembali Terbakar
- Besok Pendaftaran Dibuka, Ini Persyaratan yang Bakal Mengganjal Syamsuar Menjadi Calon Kerja DPD Golkar Riau
- Prioritaskan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting
- BI Riau Gelar Onboarding 2020
- Tutup Musrenbang di Inuman Bupati Kuansing Janji Perhatikan Petani Karet
- Suplai Daya 3 MW, PLN Tambah 7 Mesin Pembangkit di Pulau Bengkalis
- Gubri Evaluasi Kepsek Orientasinya Selalu Proyek
- Mekanise Penganggaran Bantuan Pendidikan tak Lagi Melalui Hibah Bansos
- Pusat dan Pemda Harus Bersinergi Bersama TNI dan Polri Upaya Penanggualangan Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com