Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 22 Agustus 2019 21:37
Resah dengan Konflik di Perbatasan,
Nelayan Panipahan Rencanakan Pertemuan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI


Resah dengan konflik yang terus terjadi di wilayah perbatasan, nelayan Panipahan Rohil mengumpulkan dana agar bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Riauterkini- ROHIL-Kelompok nelayan tradisional Panipahan mulai lakukan penggalangan dana untuk bisa bertemu Menteri Kelautan dan Perikanan RI di Jakarta.

Kelompok nelayan di wilayah Panipahan Kabupaten Rokan Hilir sampai saat ini masih terus merasakan ketidaknyamanan atas kegiatan para nelayan yang melaut di wilayah perairan Panipahan Rohil yang menggunakan alat tangkap trawl atau pukat harimau yang menjadi pemicu terjadinya konflik antar nelayan di wilayah perbatasan perairan Rohil dengan Provinsi Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Masyarakat Nelayan Panipahan Kab Rohil Marzuki beberapa waktu yang lalu, ia mengatakan besar harapan masyarakat Panipahan khususnya nelayan terhadap Pemerintah Provinsi Riau untuk dapat segera memberikan keputusan terhadap operasional kapal kapal nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang pasca pertemuan beberapa waktu lalu dikantor Gubernur Riau yang diikuti oleh 4 Provinsi pada Tahun 2018 yang lalu.

"Namun sampai saat ini maayarakat belum melihat wujud nyata dari hasil pertemuan tersebut, saat ini wilayah Panipahan telah resah kembali terhadap terhadap ulah dari kapal kapal luar yang menangkap ikan yang menggunakan trawl atau pukat harimau yang sangat merugikan masyarakat nelayan tradisional Panipahan,"pungkasnya.

Saat ini masyarakat mulai melakukan penggalangan dana untuk dapat menemui Menteri Kelautan dan Perikanan di Jakarta dengan tujuan menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan tradisional Panipahan.

"Kami masyarakat nelayan tidak menginginkan kembali terjadinya konflik yang berkepanjangan diwilayah perairan Panipahan karena kami takut apabila konflik terjadi lagi, maka yang rugi adalah masyarakat nelayan sendiri,ungkapnya.

Marzuki juga berharap agar Pemerintah Provinsi Riau dapat mengantisipasi dan menyelesaikan permasalahan yang mereka rasakan saat ini,"tutupnya.*(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan
- Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi
- Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah
- Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon
- Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah
- Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 
- Bantu Tangani Covid 19, Kadin Riau Serahkan 100 APD ke RSUD Arifien Achmad
- Tawuran Pemuda di Pantai Budung, Bantan Air, Bengkalis Berujung Damai
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com