Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 20 Januari 2020 13:43
Polda Riau Tetapkan 12 Orang Tersangka Karhutla

Senin, 20 Januari 2020 13:39
Tokoh Pemuda Pangean Dukung Kawula Muda Gemar Olahraga

Senin, 20 Januari 2020 12:10
Polres Bengkalis Amankan Enam Tersangka Pembakar Lahan Gambut 84,5 Hektar

Senin, 20 Januari 2020 11:55
Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya


Senin, 20 Januari 2020 11:04
Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli

Senin, 20 Januari 2020 10:54
Proyek Pompa Air Gagal BPBD Bengkalis, Polda Riau Cek Legalitas PT PWH ke Jakarta

Ahad, 19 Januari 2020 23:35
Mubeslub Sempat Kisruh, Fajrul Akhirnya Terpilih Sebagai Ketua Ipmarohu Sumut 2020-2021

Ahad, 19 Januari 2020 22:18
Sebagai Kader, Murnis Mansyur Optimis Didukung Partai Golkar Maju Pilkada Rohul 2020

Ahad, 19 Januari 2020 21:43
MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama

Ahad, 19 Januari 2020 21:35
Polres Rohul Pakai Aplikasi Lancang Kuning‎ dan Drone Mengantisipasi Karhutla



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 10 September 2019 11:41
Ironis, Inhil Surplus Listrik Tapi Masih Sering Mati Lampu

Kabupaten Inhik dinyatakan surplus listrik. Ironisnya, justru pasokan arus sering putus. Padam mendadak.

Riauterkini-TEMBILAHAN - Akhir-akhir ini sering terjadi listrik padam di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) terutama di Kota Tembilahan dan daerah yang terintegrasi dengan jaringan listrik yang sama.

Terjadinya gangguan dan akibat ulah binatang yang sangkut di jaringan listrik sudah menjadi cerita klasik. Padahal sebagaimana yang disampaikan Pihak PLN, pasokan listrik di Kabupaten Inhil surplus alias berlebih.

"Untuk pasokan masih surplus dengan catatan tidak ada gangguan berat pada PLTU ISK atau mesin PLTD Parit IV," ungkap Kepala PLN Tembilahan Nur Wiajaya ketika dikonfirmasi, Senin (9/9/19).

Surplusnya pasokan listrik belum menjamin Inhil bebas dari pemadaman listrik, terkadang listrik mati seperti "minum obat" sampai tiga kali sehari di beberapa titik.

"Heran kenapa sekarang jadi sering mati lampu, hampir tiap hari ada aja mati lampu," keluh Rahma, seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Sapta Marga, Tembilahan, Senin (9/9/19).

Sekjen Forum Komunikasi Organisasi Non Pemerintah (Fokus Ornop) Kabuaten Inhil, Indra Gunawan mengatakan keseriusan PLN masih kurang optimal dalam memberikan pelayanan.

"Sepertinya keseriusan yang tidak pernah optimal," ujar Indra.

Mengingat listrik adalah kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, Indra meminta Pemda Inhil ikut bersuara terkait sistem pelayanan di PLN Cabang Tembilahan.

"Memang benar jika PT PLN adalah milik BUMN tapi pihak Pemerintah Daerah juga harus bersuara dan pro aktif mempertanyakan hak pelayanan publiknya," tegas Indra.

Indra berharap PLN tetap mengutamakan pelayanan prima kepada masyarakat, tidak hanya berorientasi kepada keuntungan bisnis perusahaan saja.

"Harapan saya jelas seperti semua konsumen, semoga pelayanan lebih optimal untuk kedepannya bukan orientasi keuntungan bisnis semata yang di utamakan pihak PT PLN Tembilahan, tapi pelayanan prima juga harus diperhatikan," kata Indra.

Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Inhil, Iwan Taruna meminta PLN Tembilahan meningkatkan kinerja dan profesionalitas petugas di lapangan.

"Sesuai dengan moto PLN listrik pintar maka pegawainya harus pintar dong, pintar mengatasi masalah yang dihadapi dan pintar mencari solusi kenapa listrik sering padam agar tidak padam lagi," ujar Iwan.

Ditambahkan politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu dirinya heran dengan seringnya terjadi pemadaman listrik di Kota Tembilahan dan sekitarnya, padahal kata PLN sistem yang dibangunnya semakin canggih, tapi kok sering padam mendadak.

"Rasanya semakin canggih sistem yang di bangun PLN semakin sering pula listrik mati mendadak, ada apa dengan PLN ini. Kita minta PLN cari penyebabnya, listrik sering padam dan dan padam terus, pihak PLN harus cari sesolusinya, agar ini tidak berlanjut. Ingat masyarakat sudah semakin gerah dengan kinerja PLN Tembilahan" tutup Iwan Taruna.***(mar).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya

- Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli
- MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama
- Cegah Karla, Polsek Bengkalis Lakukan Patroli ke Lahan-lahan Warga
- HUT ke-47, PDIP Bengkalis Gelar Istighosah Bersama
- Puluhan Hektar Lahan Gambut di Rupat, Bengkalis Kembali Terbakar
- Wagubri Harap IDI Riau dan Pekanbaru Tingkatkan Ilmu dan Pelayanan Masyarakat
- Ketua DPC Askonas Rohul‎ Berharap Kegiatan Pembangunan Perhatikan Aspek Lingkungan
- Audensi Bersama Kadiskes Riau, AMKR Bisa Jadi Garda Perubahan Hidup Sehat
- Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut
- Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ
- Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas
- Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau
- BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan
- Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif
- Tawarkan Juga Potensi Kelapa, India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
- Gubri Pastikan Pejabat Pempov Positip Narkoba Sudah Diberhentikan
- Selamatkan Generasi Muda, DPD Fokan Ajak Cegah Narkoba dari Dini
- Bersama Gubernur DKI, Syamsuar Terima Penghargaan dari Menag
- FGD PP Soroti Dugaan Kongkalikong Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com