Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 27 Pebruari 2020 19:40
BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:07
62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade

Kamis, 27 Pebruari 2020 18:03
Minat Kuliah Tamatan SMK di Rohil Tinggi, Namun Terkendala Biaya

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:51
Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:11
Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam

Kamis, 27 Pebruari 2020 17:06
BI-Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:29
Antisipasi Narkoba, Bupati Inhu Segera Bentuk BNN Kabupaten

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:24
Mitsubishi Motors Kembali Pajang Mobil Unggulan di Living World Pekanbaru

Kamis, 27 Pebruari 2020 16:20
Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos

Kamis, 27 Pebruari 2020 15:48
Kirim Utusan, Syamsuar Orang Pertama Daftar Calon Ketua DPD Golkar Riau



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 11 September 2019 12:44
Infeksi Bekas Operasi Usus Buntu, Bocah 11 Tahun akan Dirawat RSUD Mandau

Seorang bocah umur 11 tahun di Mandau mengalami infeksi bekas operasi usus buntu 3 tahun lalu. RSUD setempat siap merawatnya.

Riauterkini - DURI - Windu (11) Murid Kelas 6 Sekolah Dasar Negeri (SDN) 11 Mandau, warga Jalan Damai, Gang Budi, RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur, Kecamatan Mandau, Bengkalis harus merasakan sakit yang mendalam dan trauma berat akibat infeksi pada bekas jahitan yang didapatinya saat menjalani operasi usus buntu 3 tahun silam di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau.

Penderitaan tersebut semakin sulit dicegah saat trauma Windu semakin meningkat dan energinya kian terkuras. Menurut pengakuan kedua orang tua Windu, Ali Amran dan Rafitna Dewi, anak bungsunya tersebut saat dilakukan operasi usus buntu, sempat tiga kali masuk keruang operasi namun tidak tahu apa gerangan yang dilakukan dokter.

" Waktu operasi tiga tahun lalu, sempat tiga kali keluar masuk ruang operasi. Padahal hanya operasi usus buntu, kami orang awam ini tidak tahu apa yang terjadi. Saking seringnya diperiksa dokter, anak ini sampai trauma dan takut saat melihat dokter berbaju putih,"kisah Ali Amran yang juga Ketua RT 05, RW 06, Kelurahan Duri Timur.

Dikatakan Ali Amran, tindakan operasi yang dilakukan dokter pun terlihat aneh, yang biasanya terlihat menyamping, ini terlihat lurus, tepat dibawah pusar. Untuk itu, dirinya dan keluarga meminta kepada pihak terkait untuk memberikan solusi akan nasib buah hatinya yang diketahui telah hampir sebulan tidak masuk sekolah akibat penderitaannya itu.

Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Mandau, dr Sri Sadono Mulyanto melalui Kasi Humas, dr Rangga Moendanoe saat dikonfirmasi berterimakasih atas laporan tersebut."Mengenai indikasi korban Mall Praktek, kami rasa masih jauh untuk di putuskan mengingat setiap tindakan medis selalu memiliki resiko yang sudah diketahui pasien dan keluarga, namu  kami sangat prihatin akan kondisi pasien. Untuk itu kami akan segera menyampaikan hal tersebut kepada pimpinan agar segera kami beri respon secepatnya,"tulisnya melalui pesan singkat WhattsApp sambungan telepon genggamnya.

Quick Respon Warganya Menerima laporan dari group Informasi perpanjangan tangannya, RT dan RW. Lurah Duri Timur yang dikenal berjiwa sosial tinggi, Hj Erna Satriana langsung bergerak cepat dengan memboyong Ketua LPMK, hampir seluruh Kasi dan stafnya.

"Ibarat tubuh, sakit satu, sakit semuanya.Rasa kekeluargaan inilah yang sedikit demi sedikit kita ciptakan. Cepat respon akan masukan dan informasi yang disampaikan. Mudah mudahan dapat mengurangi beban warga kita,"harapnya.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BUMDes Jangkang Sejahtera, Bantan Serahkan PAD ke Kas Desa Rp68,3 Juta
- 62,48 Persen Peserta Tes SKD CPNS Rohil Tidak Memenuhi Passing Grade
- Grand Launching, SIPEKA Dapat Dimanfaatkan Warga Inhu Saat Darurat
- Acara Basolang Kecamatan Bandar Petalangan di Desa Kuala Semuadam
- Warga Curhat Soal Parkir dan Sikap Petugas RSUD Mandau di Medsos
- Lapas Bengkalis Gelar Media Gathering, Kolaborasi Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020
- Disaksikan Gubri, Usai Dilantik, Ketua DMDI Riau Ingin Kembangkan Kebun Serai Bangkitkan Ekonomi Rakyat
- PLN Duri Digeruduk Warga Tuntut Pemasangan Aliran Listrik
- Ditemukan Terombang-ambing, Imigrasi Bengkalis Segera Pulangkan Nelayan Asal Malaysia
- Trafo Sigunggung Terbakar, PLN Lakukan Penormalan
- Sebut Syamsuar dan Andi Maju Pemilihan Ketua DPD Golkar Riau, Masnur Sebut Idris Laena Oknum
- Puluhan Hektar Lahan Gambut di Pulau Rupat Kembali Terbakar
- Besok Pendaftaran Dibuka, Ini Persyaratan yang Bakal Mengganjal Syamsuar Menjadi Calon Kerja DPD Golkar Riau
- Prioritaskan Dana Desa untuk Pencegahan Stunting
- BI Riau Gelar Onboarding 2020
- Tutup Musrenbang di Inuman Bupati Kuansing Janji Perhatikan Petani Karet
- Suplai Daya 3 MW, PLN Tambah 7 Mesin Pembangkit di Pulau Bengkalis
- Gubri Evaluasi Kepsek Orientasinya Selalu Proyek
- Mekanise Penganggaran Bantuan Pendidikan tak Lagi Melalui Hibah Bansos
- Pusat dan Pemda Harus Bersinergi Bersama TNI dan Polri Upaya Penanggualangan Karhutla


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com