Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP

Kamis, 4 Juni 2020 16:17
Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS

Kamis, 4 Juni 2020 14:45
Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif

Kamis, 4 Juni 2020 13:53
Balita Dianggap Rewel di Pekanbaru Dibunuh Ayah Tiri

Kamis, 4 Juni 2020 13:47
Sampai Juni 2020, Polda Riau Terima 50 LP dengan 57 Tersangka Karhutla

Kamis, 4 Juni 2020 13:43
Warga Diterkam Harimau, BBKSDA Turunkan Tim ke Bengkalis

Kamis, 4 Juni 2020 13:37
Kabupaten Inhu Siap Menyongsong New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 13:16
Kejari Bengkalis Musnahkan 13,481 Kg Sabu dan 562 Ponsel Ilegal



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 12 September 2019 13:20
Buka Sosialisasi Program Pamsimas III Tahun 2019,
Bupati Meranti: Sekat Kanal Satu Solusi Atasi Masalah Kebutuhan Air Bersih


Bupati Meranti membuka secara resmi sosialisasi Pamsimas III 2019. Ia mengusulkan pembuatan sekat kanal untuk mengataasi kekurangan air bersih di sejumlah daerah.

riauterkini-SELATPANJANG- Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si membuka kegiatan Sosialisasi PAMSIMAS III Tahun 2019, dalam kegiatan itu Bupati menyarankan pembuatan sekat kanal didaerah-daerah rawan air bersih sehingga dapat dikelola dan di sinkronkan dengan program PAMSIMAS dalam rangka menyediakan pelayanan air bersih kepada masyarakat, bertempat di Aula Afifa Futsal, Selatpanjang, Kamis (12/9/2019).

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bappeda Meranti Dr. H. Makmun Murod, Ketua Kordinator 4 PAMSIMAS Provinsi Riau Herwanis , Inspektor Meranti Drs. Suhendri, Asisten I Sekdakab. Meranti Syamsuddin SH MH dan Jajaran Pejabat Eselon II dilingkungan Pemkab. Meranti, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH dan Jajaran Pejabat Eselon III, Para Camat dan Kades Se-Kabupaten Meranti.

Seperti dijelaskan Kepala Bappeda Meranti Dr. H. Makmun Murod Air bersih merupakan kebutuhan vital masyarakat kondisi saat ini banyak Desa di Indonesia termasuk Kepulauan Meranti yang belum memiliki fasilitas air bersih yang memadai akibat terbatasanya kemampuan penyediaan air bersih oleh masyarakat.

Sebagai solusi penyediaan air bersih Pemerintah Pusat dan Daerah berusaha memfasilitasi  melalui pelaksanaan program PAMSIMAS berbasis masyarakat yang saat ini memasuki tahun ke-III. Hingga 2019 saat ini diakui Murod, program PAMSIMAS telah menyentuh 79 Desa di Meranti yang didanai oleh APBN dan APBD Meranti. 

"Semoga dengan adanya program PAMSIMAS ini dapat mendorong masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, meningkatkan akses Sanitasi dan partisipasi masyarakay dalam meningkatkan pelayanan air bersih," jelasnya.

Menyikapi hal itu, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, menjelaskan, program PAMSIMAS sangat dibutuhkan masyarakat Meranti, hal itu menimbang kondisi Meranti yang berpulau dan berada dipinggir laut yang menyebabkan sebagian besar wilayah di Meranti tidak terdapat sumber air tawar. 

Salah satu solusi penyediaan air bersih menurut Bupati dapat diupayakan dengan membuat Sekat Kanal yang cukup berhasil mengatasi kebutuhan air bersuh masyarakat. Seperti yang telah diterapkan di Desa Sungai Tohor Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan Desa Kundur Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang telah berhasil meraih penghargaan Nasional. Apa yang telah dilakukan di dua Desa ini menurut Bupati dapat diikuti oleh Desa lainya melalui program kerja.

Dan kepada OPD terkait dan Stake Holders, Bupati juga meminta untuk melakukan pemantauan daerah-daerah yang rawan air bersih ditengah masyarakat untuk dimasukan dalam program PAMSIMAS, selain itu program jaringan air bersih juga dapat diusulkan melalui program CSR perusahaan yang beroperasi di Meranti seperti Bank Riau Kepri, PT. Timah dan RAPP.

"Semoga harapan pemerintah dalam rangka memberikan akses air bersih dan Sanitasi kepada masyarakat Meranti dapat meningkat signifikan," ucap Bupati.

Sementara untuk penyediaan jaringan air bersih di Kota Selatpanjang Bupati meminta secepatnya dapat dilakukan, dengan mengambil sumber air bersih yang berasal dari Sekat Kanal yang berada di Desa Kundur. Dengan begitu masyarakat Kota Selatpanjang dapat menikmati air bersih seperti yang dirasakan masyarakat di Kota Kota lainnya di Indonesia.* (rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan
- Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi
- Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah
- Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon
- Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah
- Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 
- Bantu Tangani Covid 19, Kadin Riau Serahkan 100 APD ke RSUD Arifien Achmad
- Tawuran Pemuda di Pantai Budung, Bantan Air, Bengkalis Berujung Damai
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com