Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 3 Juni 2020 00:12
Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng

Selasa, 2 Juni 2020 19:42
Sidang Gugatan Perdata Warga Tingkok Vs PT Hutahaean, ini Kata Penasehat Hukum Penggugat

Selasa, 2 Juni 2020 18:45
Geger, ABG Pingsan di Taman BSL Bengkalis

Selasa, 2 Juni 2020 17:30
Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri

Selasa, 2 Juni 2020 16:13
Tangkap Tangan Kanan, BNNP Riau Buru Ws Pemilik Satu Kilogram Sabu di Wilayah Rohil

Selasa, 2 Juni 2020 16:09
Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas

Selasa, 2 Juni 2020 16:06
Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna

Selasa, 2 Juni 2020 16:05
Tersangka Cuci Uang Rp700-an Juta Hasil Jual Beli Narkoba di Bengkalis Dilimpahkan ke Jaksa

Selasa, 2 Juni 2020 15:27
Kompol John Firdaus Resmi Menjabat Kabag Ops Polres Rohul

Selasa, 2 Juni 2020 14:58
Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 13 September 2019 13:36
Belasan Ibu Hamil dan Menyusui Mengungsi di Posko Darurat Asap PKS Riau

Posko Darurat Asap PKS Riau mulai diserbu warga. Belasan ibu hamil dan menyusui tinggal sementara di sana demi menjaga kesehatan mereka.

Riauterkini-PEKANBARU- Bencana kabut asap di Riau mulai membahayakan kesehatan masyarakat. Karena itu, Posko Darurat Asap Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Riau di Jalan Soekarno Hatta Pekanbaru mulai diserbu warga yang ingin mengantisipasi gangguan kesehatan akibat dampak udara yang levelnya sudah berbahaya tersebut.

"Saat ini ada sekitar duapuluh masyarakat yang mengungsi ke Posko kami. Mereka ingin mencegah terjadi gangguan kesehatan akibat kabut asap yang semakin memburuk," ujar Kepala Posko Darurat Asap PKS Riau Susilo Harjo pada riauterkini di Pekanbaru, Jumat (13/9/19).

Dijelaskan Susilo, masyarakat yang mengungsi ke Posko PKS pada umumnya ibu hamil atau yang sedang menyusui. Ada juga masyarakat yang rentan terpapar asap. Seperti mereka yang memiliki riwayat gangguan pernafasan.

Selain memberikan layanan kesehatan dengan menyiagakan dokter dan paramedis, Posko Darurat Asap PKS Riau juga menyeyediakan 5 ruangan untuk menampung pengungsi. Total kapasitas tampung sekitar 100 orang.

Dijelaskan Susilo, di ruangan penampungan tersedia AC yang hidup 24 jam. Juga mesin penjernih udara serta instalasi oksigen. Tersedia juga alat pengasapan atau nabulizer. "Kita memastikan udara dalam ruang penampungan bersih dari polusi asap. Dijamin sehat," tegasnya.

Selain menampung masyarakat yang mengungsi, Posko PKS juga melayani masyarakat yang rawat jalan. Tercatat sudah 114 warga yang berobat.

Lebih lanjut Susilo mengatakan, bahwa Posko akan terus dibuka sampai kondisi membaik. Sudah turun hujan dan kebakaran lahan serta hutan padam sehingga asap yang mengotori udara Pekanbaru sekitarnya hilang. Selama berada di Posko, masyarakat pengungsi ditanggung makan dan minumnya.

"Kami persilahkan masyarakat untuk datang. Kami siap memberikan pelayanan kesehatan dan perlindungan dari ancaman udara berbahaya akibat kabut asap. Semua gratis tanpa dipungut biaya," ajak Susilo. ***(mad)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri
- Sekwan Pelalawan Pensiun, Bupati Tunjuk Pelaksana Tugas
- Bupati Kuansing Sampaikan Pidato Pengantar LKPJ 2019 di Sidang Paripurna
- Batal Berangkat, Muhibbah Travel Imbau Jamaah Tetap Bersabar
- Dikunjungi Babinsa Koramil 02 Rambah, Penderita Kanker Rahang di Rohul Butuh Uluran Tangan
- Akses Belum Dibuka, Jemaah Haji Batal Berangkat Tahun Ini
- Pimpinan Penyemprotan Disinfektan, Gubri Sebut Rohil dan Kuansing Zona Hijau, Pekanbaru Masih Zona Kuning
- Sembilan Luka-luka, Pemuda Teluk Ondan dan Bantan Air, Bengkalis Terlibat Tawuran
- Resmi Jadi Konstituen Dewan Pers, AMSI Riau Siap Susun Sejumalh Program
- Ringankan Beban Juru Parkir Wanita, Srikandi Masuri Berbagi Sembako 
- Jabat Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan SIK, MT Kunjungi Tomas Mandau
- Bupati Inhil Resmikan Tim Terpadu Penegakan Disiplin Masyarakat Produktif Aman Covid-19
- Gubri Diminta Bijak Menunjuk Kadis LHK
- Pengerjaan Pemeliharan Ruas Jalan Kuala Keritang Segera Dilaksanakan
- Hari Ini Riau Nihil Kasus Positif Covid-19
- 16.596 KK di 136 Desa di Bengkalis Terima BLTDD Tahap Pertama
- Seminar Virtual, Mendesak Pengakuan Terhadap Wilayah Adat di Riau
- Forkopimda Riau Cek Perbatasan Riau – Sumut di Rohil
- Terapkan Tatanan Baru, PKB Meminta Pemkab Bengkalis Perhatikan Ponpes


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com