Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2020 21:09
Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon

Selasa, 7 Juli 2020 19:56
25 Penumpang Lion Air Segera Diswab

Selasa, 7 Juli 2020 19:01
Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura

Selasa, 7 Juli 2020 17:42
Setahun Berdiri BLK Mandiri Seberida, Inhu Hasilkan Puluhan Tenaga Terampil

Selasa, 7 Juli 2020 17:37
Praktisi Hukum Nilai Janggal Jika Kebakaran Lahan di PT AA tak Diproses Hukum

Selasa, 7 Juli 2020 17:32
Ditpolair Polda Riau Gagalkan Penyelundupan 1.062 Dus Rokok Ilega

Selasa, 7 Juli 2020 17:30
Jaksa Tuntut Tinggi Tiga Terdakwa Kredit Macet PT PER Pekanbaru

Selasa, 7 Juli 2020 16:49
Remaja di Kuansing Positif Covid-19

Selasa, 7 Juli 2020 15:55
Pasca Rakor Bersama Gubri, Bupati Rohul Imbau Masyarakat dan Perusahaan Antisipasi dan Cegah Karlahut

Selasa, 7 Juli 2020 15:47
BC Bengkalis Musnahkan 1.115 Karung Bawang Merah Asal Malaysia



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 19 September 2019 17:13
Disebut karena Asap,
Ahli Forensik Dilibatkan untuk Pastikan Sebab Meninggal Pejabat BPKAD


Diskes Provinsi Riau akan melibatkan ahli forensik untuk memastikan penyebab meninggalnya Kasubid Belanja Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Fitra Tirtana yang disebut karena terpapar asap.

Riauterkini - PEKANBARU - Sekretaris Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau Yohanes menyatakan akan melibatkan ahli forensik untuk memastikan penyebab meninggalnya Kasubid Belanja Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD) Fitra Tirtana yang disebut karena terpapar asap.

Almahum sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Awal Bross Ahmad Yani. Dari informasi yang beredar almarhum meninggal dunia karena penyakit paru-paru, dan dipicu oleh kabut asap tebal yang menyelimuti Kota Pekanbaru yang sudah masuk dalam level berbahaya.

"Kami masih lakukan investigasi, jadi kami belum bisa mengambil kesimpulan. Kita akan libatkan ahli forensik, apakah benar almarhum meninggal karena terpapar asap," kata Yohanes, Kamis (19/9/19).

Menurut Yohanes, ahli porensik yang akan menangani untukaku mencari penyebab meninggalnya almarhum adalah Prof Dedi Arfandi. Yang bersangkutan adalah Dekan Fakultas Kedokteran dari Universitas Riau (Unri).

Meski begitu menurut Yohanes, investigasi ini bergantung kepada keluarga almarhum. Namun jika rencana untuk mendatangkan ahli forensik ini ditolak keluarga, maka tentu apa yang sudah direncanakan tidak mungkin bisa dilaksanakan.

Karena itu kami mau tanyai keluarganya, sekarang inikan keluarganya sedang berduka. Tunggulah dulu, setelah reda, nanti kami akan sampaikan hasil investigasi kita. Kita ada ahli porensik, berapa lamanya, tergantung keluarganya membuka diri," papar Yohanes.*(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19
- Kepala BPBD dan Danrem 031/WB Tinjau Karhutla di Tiga Daerah
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla
- Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR
- Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi
- Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam
- 4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif
- Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19
- Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com