Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Ahad, 23 Pebruari 2020 20:53
PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur

Ahad, 23 Pebruari 2020 20:23
Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:58
Belasan Korban Investasi Bodong Melapor ke Ditreskrimsus Polda Riau

Ahad, 23 Pebruari 2020 18:10
Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:47
Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:40
Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP

Ahad, 23 Pebruari 2020 17:08
Andi Rachman dan Syamsuar Bakal Bersaing di Musda Golkar Riau Nanti

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:56
Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing

Ahad, 23 Pebruari 2020 15:19
Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga

Ahad, 23 Pebruari 2020 10:52
Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 7 Oktober 2019 14:33
1500 Massa KSBSI Riau Tolak Kenaikan BPJS

Aksi massa KSBI tolak kenaikan BPJS. Terlebih ditengah sulitnya perekonomian saat ini.

Riauterkini - PEKANBARU - Sebanyak 1500 lebih massa dari Konfederasi Serikat Buruh Indonesia (KSBI) tolak kenaikan (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) mencapai 100 persen.

Menurut peserta aksi, kenaikan BPJS dinilai sangat memberatkan khususnya para buruh. Pasalnya kenaikan BPJS yang mencapai 100 persen tersebut tak seimbang dengan kenaikan upah buruh yang hanya mencapai 8 sampai 10 persen.

"Kita tentu sangat keberatan. BPJS naiknya 100 persen, sementara upah kami para buruh ini cuma 8 sampai 10 persen," kata salah seorang massa dari KSBI Pekanbaru, Dalisan, di Kantor Gubernur Riau, Senin (7/10/19).

Menurutnya, kebijakan pemerintah pusat menaikan BPJS juga tak mempertimbangkan kondisi perekonomian yang saat ini sedang kesulitan. Artinya jika BPJS tetap diberlakukan naik, maka berat beban para buruh semakin bertambah.

"Kami tentu meminta dievaluasi, jangan dinaikan. Sekarang ini ekonomi sulit, semua serba naik," ujar Dalisan.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PSF Chapter Riau Korwil Rohul Bantu Masjid Silaturrahim Wonosri Timur
- Proyek WC Dan Menara View Bono Ambruk Sebelum Diserah Terimakan
- Perkumpulan Pengemudi Ambulance Terbentuk di Bengkalis
- Gerakan Pramuka Tualang Peduli, Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran di
- Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP
- Sekdaprov Nyaris Celaka Saat Mengecek Ruangan Stadion Bola Kuansing
- Dikukuhkan, Gubri Minta Panitia Besar Purprov Riau X Kuansing Benahi Venue Olahraga
- Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing
- Prihatin dengan Kondisi Bocah Penderita TBC di Tualang, DPP-LBLK Berikan Bantuan
- Ringankan Korban Kebakaran di Tualang, DPD LHMR-RMB Siak Salurkan Bantuan
- Peringati HPN 2020, PWI Siak Siap Gelar Berbagai Kegiatan
- Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
- M Sahril Topan Nakhodai DPP IKA UIR
- Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis Warga Inggris dan Thailand
- Kapal Pesiar Angkut Lima Warga Asing Terdampar di Pulau Bengkalis
- Bupati Siak Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Mess Milik PT Arara Abadi
- Berulang Tahun, RSU Mutia Sari DuriĀ  Gelar Syukuran dan Baksos
- Persis Riau Gelar Muswil III
- Sekda Rohil Tinjau Seleksi CPNS di Dumai
- Nelayan Malaysia Terombang Ambing Tengah Laut Diselamatkan Nelayan Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com