Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 April 2020 10:06
Pemkab Kuansing Akan Salurkan Bantuan untuk 180 Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 7 April 2020 02:12
PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang

Senin, 6 April 2020 21:31
Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online

Senin, 6 April 2020 21:02
Hasil Rapid Test, Satu Pasien Terindikasi Positif Covid-19 di Inhil

Senin, 6 April 2020 17:21
Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang

Senin, 6 April 2020 16:41
Banding Koperasi Korpri Terkait Hutang Makan Minum Biro Umum Ditolak, Bagaimana Kasasi?

Senin, 6 April 2020 16:22
Pedesaan di Riau Alami Inflasi 0,24 Persen

Senin, 6 April 2020 16:14
Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam

Senin, 6 April 2020 16:09
Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional

Senin, 6 April 2020 15:09
PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 8 Oktober 2019 22:09
Autodidak, Komisi IV DPRD Bengkalis Puji Andi, Pencipta Pesawat Tanpa Awak

Komisi IV DPRD Bengkalis apresiasi Andi, warga Bengkalis, berhasil menciptakan pesawat tanpa awak untuk perekam dan memotret. Hebatnya, karya itu dari autodidak.

Riauterkini-BENGKALIS- Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis, memuji dan mengapresiasi keberhasilan sosok Andi, warga Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis karena menciptakan pesawat tanpa awak, mampu terbang di udara selama 1,5 jam.

Hebatnya, hasil karyanya itu diperoleh Andi hanya bermodal ilmu secara autodidak atau mendapat keahlian dengan belajar sendiri menggunakan media sosial (Medsos). Bahkan mampu terhubung langsung dengan satelit.

Selain mampu terbang selama 1,5 jam itu, pesawat tanpa awak  ciptaan Andi ini juga mampu memotret dan merekam video dari ketinggian.

"Kami Komisi IV sangat mengapresiasi ide dan upaya inovatif Dinda Andi ini. Secara swadaya telah menciptakan sejenis pesawat yang dapat mengudara selama 1,5 jam dan dapat memotret serta merekam dari ketinggian," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan, S.Pd.I, Selasa (8/10/19).

Sofyan turut didampingi salah satu Anggota DPRD Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan juga mengaku sudah melihat langsung sistem kerja dari karya Andi tersebut dari dekat.

"Kemudian hebatnya, karya Andi ini juga dapat terkoneksi langsung dengan satelit, hasilnya juga sudah kami lihat dan cukup bagus. Ini adalah salah satu langkah inovatif yang dilakukan oleh putra Bengkalis dan ini harus didukung," katanya lagi.

Kesempatan ini Sofyan juga berharap kepada pemerintah daerah (Pemda) bisa mengalokasikan anggaran dan memperbanyak pesawat karya anak daerah ini, karena hasil karyanya itu juga telah memperoleh penghargaan dari daerah lain.

Karya ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan atau digunakan oleh perangkat daerah (PD) seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) seperti untuk mendeteksi daerah rawan kebakaran lahan, bisa juga untuk mendeteksi daerah abrasi pantai atau untuk pemetaan wilayah.

"Karya ini sudah menggunakan teknologi kekinian dan bisa diproduksi tinggal dipatenkan saja biaya berkisar Rp15-20 juta. Kami sangat kagum dengan hasil karya ini dan sebagai bentuk apresiasi nanti akan kami undang secara khusus untuk mempraktikkan agar bisa disaksikan bersama-sama," tutup Sofyan.***(dik/rls)

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis, Sofyan, S.PdI (paling kiri) dan Anggota DPRD Bengkalis, Irmi Syakip Arsalan (dua dari kanan) memperlihatkan pesawat tanpa awak karya autodidak Andi, warga Desa Air Putih, Bengkalis.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- PDP Corona Bertambah, Bupati Inhil Minta Masyarakat Tenang
- Baru 25.796 Orang Mengajukan, Disnaker Riau Beri Kesempatan Pekerja Terdampak Covid-19 Mendaftar Secara Online
- Satu Lagi Pasien Positif Covid-19 dari Kampar, Total Jadi Dua Belas Orang
- Antisipasi Covid-19, Kecamatan Langgam Dirikan Pos Chek Suhu Tubuh 24 Jam
- Antisipasi Kelangkaan Gula, Pemkab Inhu Subsidi Biaya Operasional
- PDP Corona Meninggal di Kuansing Pernah Kontak dengan Sepupu Baru dari Jember
- Ringankan Beban Terdampak Covid - 19, IKPTM Duri Salurkan Ratusan Paket Sembako
- Gubri Bagikan Sembako dan Masker Untuk Warga Tuna Netra
- Diduga Terpapar Corona, Seorang Warga Kuansing Meninggal Dunia
- Cegah Covid-19, Warga RW 09 Tangkerang Tengah Lakukan Penyemprotan Disinfektan
- Berasal dari Kampar, Satu Lagi Pasien Postip Covid-19 di Riau, Total Jadi Sebelas
- Innalillahi Wainnalillahi Rojiun,, Abang Kandung Wagubri Meninggal Dunia
- Siapkan 62 Kamar, Gubri Tinjau RS Awal Bros Ahmad Yani Tangani Penyebaran Virus Corona
- Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Segera Beroperasi Bulan Ini
- Kadiskes Riau Sebut Santri Riau Asal Inhil Suhu Panas Badannya Tinggi Bisa Saja Karena Capek
- Pulang dari Surabaya, Santri Riau Asal Inhil Langsung Observasi Karena Terdeteksi Suhu Badan Diatas 38 Derjat
- Warga Tionghoa Bengkalis Salurkan 5.300 Paket Bahan Pangan
- BPKAD Kuansing Persilahkan Menggunakan Dana Desa untuk Penanggulangan Covid - 19
- Ikasmansa Bagi-bagi Masker dan Serahkan Bantuan Dua Tempat Cuci Tangan di Pasar Arengka
- Pandemi Corona, DPD PKS Bengkalis Serahkan Alat Penyemprot dan Disinfektan ke Rumah Ibadah di Mandau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com