Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 15 Nopember 2019 21:10
Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram Sabu, Pil "Kerang" dan Ganja

Jum’at, 15 Nopember 2019 19:12
IJN Buka Perwakilan di Riau

Jum’at, 15 Nopember 2019 18:19
Begini Cara Disdikpora Rohul Meriahkan Sumpah Pemuda 2019

Jum’at, 15 Nopember 2019 17:01
BPS Riau Gelar FGD Satu Data Kependudukan

Jum’at, 15 Nopember 2019 16:09
Lurah Duri Timur Boyong Perangkatnya Antar Jenazah Siswa SMP di Mandau ke Pemakaman

Jum’at, 15 Nopember 2019 16:04
Mandi di Waduk PT Kojo, Siswa SMA di Mandau Tewas Tenggelam

Jum’at, 15 Nopember 2019 14:47
"Nganggur" 5 Tahun, Los Ikan Pasar Terubuk Bengkalis akan Difungsikan 2020

Jum’at, 15 Nopember 2019 13:10
BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan

Jum’at, 15 Nopember 2019 10:48
Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN

Jum’at, 15 Nopember 2019 08:34
Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Desa-desa di Bengkalis gencar deklarasikan Stop BABS. Hingga Oktober, 34 desa menyatakan siap sebagai desa ODF.

Riauterkini-BENGKALIS- Melalui Program Desa Open Defecation Free (ODF) atau kondisi ketika setiap warga dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, hingga Oktober 2019 ini sudah ada 34 desa di Kabupaten Bengkalis yang mendeklarasikan bebas dari buang air besar sembarangan (BABS).

Kegiatan deklarasi stop BABS seperti di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, dan langsung dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Senin (14/10/19) kemarin.

Program merubah perilaku hidup sehat kepada masyarakat agar tidak lagi ada yang berak sembarangan, seperti di sungai atau kali maupun di perkebunan namun buang hajat itu harus dilakukan di jamban atau toilet.

"Hingga hari kemarin sudah ada 34 desa yang mendeklarasikan diri stop BABS. Merubah perilaku masyarakat mulai menggunakan jamban atau WC dan tidak lagi BAB di sungai atau di kebun-kebun," ungkap Kepala Dinkes Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Selasa (15/10/19).

Kemudian deklrasi stop BABS ini juga akan dilaksanakan di beberapa desa lainnya diantaranya desa di Kecamatan Bandar Laksamana, serta Kecamatan Siak Kecil.

Diakui dr. Ersan, merubah perilaku masyarakat dari cara buang air besar sembarangan ke jamban, merupakan "pekerjaan rumah" yang harus diselesaikan dan tidaklah mudah. Namun, pihaknya menargetkan seluruh warga desa yang ada harus mulai berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan salah satu cara tidak BABS.

"Sudah 34 desa mendeklarasikan, target kami seluruh desa sudah harus juga bisa mendeklarasikan stop BABS ini. Pada tahun ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Nanti direncanakan ada Kecamatan Sehat dan selanjutnya Kabupaten Sehat," paparnya lagi.

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkacamata ini juga menyebutkan, bahwa sebelum desa mendeklarasikan stop BABS, harus memenuhi syarat-syarat, dan lulus verifikasi oleh tim penilai. Bahkan yang lebih penting adalah komitmen desa dan masyarakatnya untuk sepakat melaksanakan stop BABS ini.

"Setiap desa yang akan mendeklarasikannya, sudah ada tim penilai atau verifikasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Kemudian mulai dari pemerintah desa serta masyarakatnya akan berkomitmen melaksanakan program stop BABS ini," tutupnya.***(dik)

Foto : Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH menyerahkan sertifikat Desa Stop BABS di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin (14/10/19).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BPS Riau Gelar FGD Satu Data Kependudukan
- Lurah Duri Timur Boyong Perangkatnya Antar Jenazah Siswa SMP di Mandau ke Pemakaman
- "Nganggur" 5 Tahun, Los Ikan Pasar Terubuk Bengkalis akan Difungsikan 2020
- BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan
- Bupati Kuansing Sampaikan Amanat Menkes Dalam Peringatan HKSN
- Turun Dibanding Sebelumnya, Gubri Terima Dipa dari Presiden Jokowi
- Pemkab Kuansing Sukses Minta Pusat Bangun Tiga Puskesmas Rawat Inap
- Kecelakaan, Siswa SMPN 3 Mandau Tewas di Bonai Darussalam, Rohul
- Gubri Paparkan Strategi Kemajuan Kebudayaan
- Ini Nama Dirut dan Dua Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya yang Baru
- Pembangunan Dua Sarana Penunjang Pariwisata Kuansing Didanai DAK 2020
- Bankeu Riau 2019, Forkopimcam Rengat Barat Inhu Gelar Sosialisasi di Desa
- Tingkatkan Pengamanan Polres Inhu Tidak Batasi Masyarakat
- Bupati Kuansing Buka Sosialisasi Program Penurunan Mercury di Pekanbaru
- 6 Korban Dirujuk Ke RSUD Indrasari DBD Meningkat di Tanah Datar, Inhu
- Wabup Kuansing Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda se-Indonesia
- Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019
- Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional
- Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan
- SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com