Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 22 Nopember 2019 09:51
Pelantikan Sekdaprov Misterius, Ucapan Papan Bunga Wagubri Tanpa Nama Pejabat Dilantik

Kamis, 21 Nopember 2019 23:27
Polisi Tetapkan Seorang Lurah di Pelalawan Tersangka Pungli

Kamis, 21 Nopember 2019 23:21
PLN-BBKSDA Riau Kerjasama Bangun Jaringan Listrik Lintas Desa di Kawasan Konservasi

Kamis, 21 Nopember 2019 21:43
Estimasi APBD 2020 Rp3,82 T,
Bupati dan Pimpinan DPRD Bengkalis Teken MoU KUA PPAS


Kamis, 21 Nopember 2019 20:16
RS Awal Bros Ujung Batu Sediakan Pelayanan Poli Orthopedi dengan Dokter Berkompeten

Kamis, 21 Nopember 2019 19:47
Pintu Pagar Gedung Daerah Dikunci, Ucapan Papan Bunga Untuk Yan Prana Sudah Terpasang

Kamis, 21 Nopember 2019 17:16
Terbukti Korupsi Dana UED-SP, Seorang Ketua Koperasi di Bengkalis Divonis 6 Tahun Penjara

Kamis, 21 Nopember 2019 16:37
Antisipasi Karlahut, TNI dan Polri di Rohul Tetap Giat Sosialisasi Walau Musim Hujan

Kamis, 21 Nopember 2019 16:19
SMAN 5 Pinggir Terbaik I Penelitian Balitbang Bengkalis 2019

Kamis, 21 Nopember 2019 14:30
Utamakan Bahasa Negara di Ruang Publik, Bupati Rohul Terima Penghargaan dari Balai Bahasa Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Desa-desa di Bengkalis gencar deklarasikan Stop BABS. Hingga Oktober, 34 desa menyatakan siap sebagai desa ODF.

Riauterkini-BENGKALIS- Melalui Program Desa Open Defecation Free (ODF) atau kondisi ketika setiap warga dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, hingga Oktober 2019 ini sudah ada 34 desa di Kabupaten Bengkalis yang mendeklarasikan bebas dari buang air besar sembarangan (BABS).

Kegiatan deklarasi stop BABS seperti di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, dan langsung dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Senin (14/10/19) kemarin.

Program merubah perilaku hidup sehat kepada masyarakat agar tidak lagi ada yang berak sembarangan, seperti di sungai atau kali maupun di perkebunan namun buang hajat itu harus dilakukan di jamban atau toilet.

"Hingga hari kemarin sudah ada 34 desa yang mendeklarasikan diri stop BABS. Merubah perilaku masyarakat mulai menggunakan jamban atau WC dan tidak lagi BAB di sungai atau di kebun-kebun," ungkap Kepala Dinkes Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Selasa (15/10/19).

Kemudian deklrasi stop BABS ini juga akan dilaksanakan di beberapa desa lainnya diantaranya desa di Kecamatan Bandar Laksamana, serta Kecamatan Siak Kecil.

Diakui dr. Ersan, merubah perilaku masyarakat dari cara buang air besar sembarangan ke jamban, merupakan "pekerjaan rumah" yang harus diselesaikan dan tidaklah mudah. Namun, pihaknya menargetkan seluruh warga desa yang ada harus mulai berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan salah satu cara tidak BABS.

"Sudah 34 desa mendeklarasikan, target kami seluruh desa sudah harus juga bisa mendeklarasikan stop BABS ini. Pada tahun ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Nanti direncanakan ada Kecamatan Sehat dan selanjutnya Kabupaten Sehat," paparnya lagi.

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkacamata ini juga menyebutkan, bahwa sebelum desa mendeklarasikan stop BABS, harus memenuhi syarat-syarat, dan lulus verifikasi oleh tim penilai. Bahkan yang lebih penting adalah komitmen desa dan masyarakatnya untuk sepakat melaksanakan stop BABS ini.

"Setiap desa yang akan mendeklarasikannya, sudah ada tim penilai atau verifikasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Kemudian mulai dari pemerintah desa serta masyarakatnya akan berkomitmen melaksanakan program stop BABS ini," tutupnya.***(dik)

Foto : Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH menyerahkan sertifikat Desa Stop BABS di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin (14/10/19).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pelantikan Sekdaprov Misterius, Ucapan Papan Bunga Wagubri Tanpa Nama Pejabat Dilantik
- PLN-BBKSDA Riau Kerjasama Bangun Jaringan Listrik Lintas Desa di Kawasan Konservasi
- Estimasi APBD 2020 Rp3,82 T,
Bupati dan Pimpinan DPRD Bengkalis Teken MoU KUA PPAS

- RS Awal Bros Ujung Batu Sediakan Pelayanan Poli Orthopedi dengan Dokter Berkompeten
- Pintu Pagar Gedung Daerah Dikunci, Ucapan Papan Bunga Untuk Yan Prana Sudah Terpasang
- SMAN 5 Pinggir Terbaik I Penelitian Balitbang Bengkalis 2019
- Wafat, Tiga Penyelenggara Pemilu 2019 Bengkalis Terima Penghargaan Kemendagri RI
- Besok Lantik Yan Prana Jadi Sekda, Gubri Minta Bupati-Walikota Hadir Langsung tanpa DIwakilkan
- Korpri Gagal Buktikan Hutang Makan Minum Pemprov Sebesar Rp800 Juta di Pengadilan
- Permudah Birokrasi, Bupati Kuansing Luncurkan Aplikasi "Setda Teman Curhat"
- Rajut Silaturahmi, Bupati Mursini Temu Ramah Bersama Alumni Haji Kloter 19
- Peringati HKN ke-55, Puskesmas Madani Bandar Petalangan Gelar Berbagai Perlombaan
- 572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018
- Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin
- DPRD Terus Gesa Pembahasan RAPBD 2020
- Gubri Pastikan Jumat Ini Pelantikan Sekdaprov Definitif
- Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan
- Sekretariat PWI Bengkalis Diresmikan, Puluhan Anggota PWI Riau akan Ikuti UKW
- Beredar Video ABK Armada Bengkalis-Melaka Buang Sampah ke Laut
- Pemprov Anggarkan 40 Unit Pemadam Karhutla Portable


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com