Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 14 Nopember 2019 19:09
Kecelakaan, Siswa SMPN 3 Mandau Tewas di Bonai Darussalam, Rohul

Kamis, 14 Nopember 2019 18:31
Gubri Paparkan Strategi Kemajuan Kebudayaan

Kamis, 14 Nopember 2019 18:21
Disdikpora Rohul Evaluasi Kegiatan DAK 2019, Sampai November Realisasi Diatas 50 Persen

Kamis, 14 Nopember 2019 18:10
Wedding Expo, Prime Park Tawarkan Wedding Paket

Kamis, 14 Nopember 2019 17:09
Baru Transaksi di Gubuk, Dua Pengedar Sabu di PT Ekadura Ditangkap Satres Narkoba Polres Rohul

Kamis, 14 Nopember 2019 16:16
Ini Nama Dirut dan Dua Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya yang Baru

Kamis, 14 Nopember 2019 16:08
Gerebek Rumah Pengedar di Desa Bonai, Polisi Rohul Sita 4 Paket Sabu dan 430 Butir Ekstasi

Kamis, 14 Nopember 2019 14:53
Prapid Tersangka Sabu di Rupat, Hakim Menangkan Polres Bengkalis

Kamis, 14 Nopember 2019 13:26
Pembangunan Dua Sarana Penunjang Pariwisata Kuansing Didanai DAK 2020

Kamis, 14 Nopember 2019 10:23
Tukang Antar Barang Haram, Pria Pengangguran di Bengkalis Ditangkap Polisi

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 15 Oktober 2019 16:47
34 Desa di Bengkalis Deklarasikan Stop BABS

Desa-desa di Bengkalis gencar deklarasikan Stop BABS. Hingga Oktober, 34 desa menyatakan siap sebagai desa ODF.

Riauterkini-BENGKALIS- Melalui Program Desa Open Defecation Free (ODF) atau kondisi ketika setiap warga dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, hingga Oktober 2019 ini sudah ada 34 desa di Kabupaten Bengkalis yang mendeklarasikan bebas dari buang air besar sembarangan (BABS).

Kegiatan deklarasi stop BABS seperti di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, dan langsung dihadiri Kepala Dinas Kesehatan, Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Senin (14/10/19) kemarin.

Program merubah perilaku hidup sehat kepada masyarakat agar tidak lagi ada yang berak sembarangan, seperti di sungai atau kali maupun di perkebunan namun buang hajat itu harus dilakukan di jamban atau toilet.

"Hingga hari kemarin sudah ada 34 desa yang mendeklarasikan diri stop BABS. Merubah perilaku masyarakat mulai menggunakan jamban atau WC dan tidak lagi BAB di sungai atau di kebun-kebun," ungkap Kepala Dinkes Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Selasa (15/10/19).

Kemudian deklrasi stop BABS ini juga akan dilaksanakan di beberapa desa lainnya diantaranya desa di Kecamatan Bandar Laksamana, serta Kecamatan Siak Kecil.

Diakui dr. Ersan, merubah perilaku masyarakat dari cara buang air besar sembarangan ke jamban, merupakan "pekerjaan rumah" yang harus diselesaikan dan tidaklah mudah. Namun, pihaknya menargetkan seluruh warga desa yang ada harus mulai berperilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dengan salah satu cara tidak BABS.

"Sudah 34 desa mendeklarasikan, target kami seluruh desa sudah harus juga bisa mendeklarasikan stop BABS ini. Pada tahun ini sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Nanti direncanakan ada Kecamatan Sehat dan selanjutnya Kabupaten Sehat," paparnya lagi.

Aparatur Sipil Negara (ASN) berkacamata ini juga menyebutkan, bahwa sebelum desa mendeklarasikan stop BABS, harus memenuhi syarat-syarat, dan lulus verifikasi oleh tim penilai. Bahkan yang lebih penting adalah komitmen desa dan masyarakatnya untuk sepakat melaksanakan stop BABS ini.

"Setiap desa yang akan mendeklarasikannya, sudah ada tim penilai atau verifikasi dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Kemudian mulai dari pemerintah desa serta masyarakatnya akan berkomitmen melaksanakan program stop BABS ini," tutupnya.***(dik)

Foto : Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH menyerahkan sertifikat Desa Stop BABS di Desa Putri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin (14/10/19).

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kecelakaan, Siswa SMPN 3 Mandau Tewas di Bonai Darussalam, Rohul
- Gubri Paparkan Strategi Kemajuan Kebudayaan
- Ini Nama Dirut dan Dua Dewan Pengawas Perusda Rokan Hulu Jaya yang Baru
- Pembangunan Dua Sarana Penunjang Pariwisata Kuansing Didanai DAK 2020
- Bankeu Riau 2019, Forkopimcam Rengat Barat Inhu Gelar Sosialisasi di Desa
- Tingkatkan Pengamanan Polres Inhu Tidak Batasi Masyarakat
- Bupati Kuansing Buka Sosialisasi Program Penurunan Mercury di Pekanbaru
- 6 Korban Dirujuk Ke RSUD Indrasari DBD Meningkat di Tanah Datar, Inhu
- Wabup Kuansing Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Forkopimda se-Indonesia
- Pemkab Rohul Buka 169 Formasi Seleksi Penerimaan CPNS Tahun Anggaran 2019
- Dibuka Kepala BPKAD, Pemrov Riau Lelang 46 Kendaraan Dinas Operasional
- Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan
- SK Sekdaprov Belum Jelas, Ahmad Syah Bakal Diperpanjang Jadi Plh
- Bupati Harris dan Forkompinda Pelalawan Hadiri Rakornas di Jakarta 
- Tunaikan Janji, Anggota Dewan Bengkalis Ini Serahkan Material Bangunan ke Surau
- Maksimalkan Layanan Mudah dan Cepat,
Dukcapil Bengkalis Gesa Terapkan TTE ke Seluruh Petugas UPT Kecamatan

- Kemenkes RI Beri Penghargaan GP2SP kepada PT RAPP
- Pasca Jalan Siak Amblas, Nagaline dan Meranti Ekspres Percepat Jadwal Keberangkatan Menuju Pekanbaru
- Bupati Mursini Lepas Kontingen Batminton Kuansing ke Kejurprov di Inhu
- KPA Pekanbaru dan PT. Angkasa Pura II Gelar Sosialisasi Bahaya HIV/Aids


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com