Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Nopember 2019 23:42
Diduga Aniaya Anak Tiri, Pria Asal Rokan IV Koto Dikerangkeng di Mapolres Rohul

Rabu, 20 Nopember 2019 20:58
Rajut Silaturahmi, Bupati Mursini Temu Ramah Bersama Alumni Haji Kloter 19

Rabu, 20 Nopember 2019 20:52
‎129 Pejabat Eselon III dan Eselon IV Pemkab Rohul Dilantik Sekda

Rabu, 20 Nopember 2019 19:49
Polres Bengkalis Ringkus Pengedar Barang Haram di Pinggir

Rabu, 20 Nopember 2019 18:49
Peringati HKN ke-55, Puskesmas Madani Bandar Petalangan Gelar Berbagai Perlombaan

Rabu, 20 Nopember 2019 17:59
Bupati Kuansing Buka Ikrar Mufakat Masyarakat Benai Peduli Lingkungan

Rabu, 20 Nopember 2019 16:53
Gerebek Sebuah Rumah di Tambusai Barat, Satres Narkoba Polres Rohul Berhasil Sita 17 Paket Sabu

Rabu, 20 Nopember 2019 16:19
Melalui FGD, Polres Rohul Mengajak Masyarakat Ikut Mengantisipasi Paham Radikalisme

Rabu, 20 Nopember 2019 14:37
572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018

Rabu, 20 Nopember 2019 10:45
Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 21 Oktober 2019 11:52
Pembangunan Kebudayaan Riau di Atas Angka Nasional

BPS merilis IPK Riau di atas rata-rata nasional. Pencapaian tertinggi diperoleh dari dimensi Ketahanan Sosial Budaya dengan indeks 72,84.

Riauterkini - PEKANBARU - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis nilai Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) nasional sebesar 53,74. Bahkan IPK Provinsi Riau di berada di atas IPK nasional yakni 57, 47.

Berdasarkan data BPS pencapaian tertinggi diperoleh dari dimensi Ketahanan Sosial Budaya dengan indeks 72,84. Diiikuti dengan dimensi 12 provinsi lain di Indonesia. Pendidikan 69,67. Sedangkan dimensi Ekonomi Budaya menempati posisi paling bawah dengan nilai 30,55.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK) itu dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) di Istora, Senayan, Jakarta, beberapa hari lalu.

Menurut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilmar Farid, Indeks Pembangunan Kebudayaan merupakan suatu instrumen yang disusun bersama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Berdasarkan data BPS ada 13 Provinsi dengan nilai IPK di atas angka nasional yaitu, DI Yogyakarta (73,79), Bali (65,39), Jawa Tengah (60,05), Bengkulu (59,95), Nusa Tenggara Barat (59,92), Kepulauan Riau (58,83) Riau (57,47), Jawa Timur (56,66), Sulawesi Utara (56,02) DKI Jakarta (54,67), Bangka Belitung (54,37), Lampung (54,33), dan Kalimantan Selatan (53,79).

Kadis Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yoserizal Zen menjawab wartawan mengatakan, disiarkannya bahwa IPK diakui di atas angka nasional. Namun angka ini berpotensi naik apabila seluruh komponen yang berkaitkelindan di Kabupaten/Kota turut serta bersama-sama melalukan pembinaan terhadap potensi budaya di wilayah kerjanya.

Selain itu penglibatan komunitas berikut pembinaannya juga menjadi indikator penting dalam meningkatkan IPK. In shaa Allah jika bersama-sama, hajat pemerintah akan tercapai. Apalagi Visi dan Misi Gubernur Riau menjadikan kebudayaan sebagai payung negeri dalam pelaksanaan pembangunan khsususnya pembangunan pariwisata, ucap Yose yang juga Plt Kadis Pariwisata Riau ini.

Seperti diketahui, tambah Yose, Indonesia merupakan negara adikuasa di bidang kebudayaan. Sebagai negara- bangsa bercorak majemuk dengan latar belakang sosial yang beragam: suku, ras, adat-istiadat, budaya, bahasa, dan agama, Indonesia memiliki khazanah kebudayaan yang sangat kaya dan melimpah. Khazanah kebudayaan tersebut tersebar di seluruh penjuru Nusantara, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote.

Dikatakannya, khazanah kebudayaan bukan saja menunjukkan peradaban suatu bangsa, tapi juga dapat menjadi kekuatan penggerak dan modal dasar pembangunan. Kebudayaan memiliki peran penting dalam pembangunan, dengan menekankan hubungan yang erat dan saling terkait antara pembangunan dan kebudayaan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu nilai budaya dan sikap mental seperti etos kerja, motivasi berprestasi, ulet, dan daya juang dapat menjadi pendorong produktivitas dan kemajuan bangsa. Nilai budaya dan mentalitas menjadi penentu untuk mencapai kemajuan dalam suatu proses pembangunan.

Sejumlah negara Asia Timur seperti Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan mampu melakukan akselerasi pembangunan sosial-ekonomi berbasis kebudayaan, dengan melakukan kapitalisasi atas nilai-nilai dan kekayaan budaya melalui proses modernisasi.

Menyadari begitu strategisnya peran kebudayaan dalam pembangunan, pemerintah Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan pembangunan kebudayaan. Undang-undang No. 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan membawa arah baru dalam pembangunan kebudayaan dengan menjadikan kebudayaan sebagai investasi untuk membangun masa depan dan peradaban bangsa.

Melalui pemajuan kebudayaan, diharapkan kebudayaan dapat memperkukuh jati diri dan karakter bangsa, memperteguh persatuan dan kesatuan bangsa, mencerdaskan kehidupan bangsa, melestarikan warisan budaya bangsa, meningkatkan kesejahteraan rakyat, dan mampu mempengaruhi arah perkembangannya.***(rls/mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Rajut Silaturahmi, Bupati Mursini Temu Ramah Bersama Alumni Haji Kloter 19
- Peringati HKN ke-55, Puskesmas Madani Bandar Petalangan Gelar Berbagai Perlombaan
- 572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018
- Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin
- DPRD Terus Gesa Pembahasan RAPBD 2020
- Gubri Pastikan Jumat Ini Pelantikan Sekdaprov Definitif
- Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan
- Sekretariat PWI Bengkalis Diresmikan, Puluhan Anggota PWI Riau akan Ikuti UKW
- Beredar Video ABK Armada Bengkalis-Melaka Buang Sampah ke Laut
- Pemprov Anggarkan 40 Unit Pemadam Karhutla Portable
- Terbengkalai di Tangan Kontraktor, Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Dilanjutkan Tahun Depan
- Wagubri dan Ketua DPRD "Geleng-geleng" Melihat Kapasitas Lapas Bengkalis
- Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan
- Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 
- Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi
- Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO
- Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama
- 4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis
- Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
- Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com