Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 12 Nopember 2019 10:09
Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan

Selasa, 12 Nopember 2019 09:31
Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit

Selasa, 12 Nopember 2019 08:41
Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan

Selasa, 12 Nopember 2019 08:07
Kesejahteraan Atlet Terancam, KONI Bengkalis Cari

Selasa, 12 Nopember 2019 07:14
Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud

Selasa, 12 Nopember 2019 07:09
Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang

Senin, 11 Nopember 2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

Senin, 11 Nopember 2019 21:25
Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis

Senin, 11 Nopember 2019 20:17
Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019

Senin, 11 Nopember 2019 19:56
Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Nopember 2019 16:33
Melalui Aplikasi Medsos, Pelacur di Duri Jaring Pria Hidung Belang 

Aksi prostitusi di Duri, Bengkalis, Riau, semakin canggih. Bahkan, pelaku mulai menjajakan diri melalui Medsos dan secara terang-terangan.

Riauterkini-DURI- Seiring perkembangan zaman, aksi prostitusi semakin canggih saja, dan sudah menggunakan berbagai macam aplikasi melalui dunia maya.

Seperti terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Melalui salah satu aplikasi media sosial (Medsos), sebagian kaum hawa secara terang terangan menawarkan jasa sex ke pria hidung belang (PHB). Mirisnnya, layanan haram ini melibatkan anak di bawah umur dalam praktiknya.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah penawaran dilontarkan, mulai isyarat bahasa ST (short time) hingga LT (long time) dengan jasa bervariasi, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 juta.

"Sangat mudah mendapatkan jasa esek esek kini, melalui aplikasi chat saja sudah bisa. Harga nya pun tinggal pilih sesuai dengan foto yang dijajakan. Kalau untuk usia dibawah 17 tahun harganya lumayan mahal dan jika diatas 30 tahun baru bisa dikatakan standar terjangkau,"aku salah seorang sumber kepada riauterkini.com, Kamis (7/11/19).

Dikatakan sumber itu, untuk masalah tempat, sang penjaja jasa telah menetapkan tempat eksekusi. Hampir seluruh hotel baik kelas bintang maupun melati di Kota Minyak Duri menjadi stay kupu kupu malam tersebut.

"Sejak beberapa waktu lalu ada penggerebekan penjaja seks dibawah umur dan mucikarinya, sedikit berpengaruh untuk mendapatkan layanan seks ini, hanya Video Call Sex (VCS) berbayar saja, tapi tidak lama. Sekarang sudah mulai ramai lagi,"tambahnya.

Melalui Chat dengan berbagai penjaja layanan jasa sex itu, sebut saja namanya bunga dengan usia belum genap 17 tahun mengakui jika dirinya nekat membuka layanan melalui aplikasi itu dikarenakan kisah rumah tangga orang tuanya yang amburadul serta faktor ekonomi yang beberapa tahun belakangan di Kota Duri menurun tajam.

"Sebelumnya saya sekolah, namun ditengah jalan putus. Pengaruh pergaulan, ditambah kondisi kedua orang tua yang cuek kepada anak serta ujung ujungnya faktor ekonomi yang membuat semua ini berawal. Nasi dah jadi bubur, susah senang harus dijalani,"ungkapnya sembari mengaku telah dua tahun menjalani pekerjaan tersebut.

Akan maraknya aksi prostitusi online denga  melibatkan anak dibawah umur tersebut, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait tampak belum melakukan penertiban dan terkesan tutup mata.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan
- Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit
- Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan
- Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang
- Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019
- Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Bawaslu Buka Perekrutan Panwascam Pilkada Bengkalis 2020
- Meriahkan HKN ke-55, RSUD Petala Bumi Lakukan Pemeriksaan Kesehatan bagi Anggota PWRI
- Gubri Antisipasi Perpanjangan SK Pj Sekda Jika Pejabat Definitif Belum Keluar
- Terima Lawatan Raja Perlis, Malaysia Buka Peluang Ekspor Ikan Patin Lebih Besar Lagi
- Daftar Online Mulai Sekarang, Rohil Terima 141 Formasi CPNS
- Pemuda Benai, Kuansing Goro Perbaiki Kerusakan Jalan Provinsi
- Wabup Kuansing Buka Turnamen PSKS Cup 2019
- Ratusan Milenia Ikuti Audisi LIDA 2020 di Pekanbaru
- Permudah Urus Adminduk, Dukcapil Bengkalis Terapkan TTE
- Mengatasi Kelangkaan, 4.000 Tabung Melon Telah Dijual ke Warga Bengkalis
- Kembali Juara Umun, Gubri Sambut Kontingen Porwil Riau di VIP Bandara SSK II
- Tabur Bunga dan Upacara Puncak Peringatan Hari Pahlawan di Bengkalis
- Gubri Diundang Khusus Bahas Pelembagaan PKN di Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com