Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 20 Nopember 2019 14:37
572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018

Rabu, 20 Nopember 2019 10:45
Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin

Rabu, 20 Nopember 2019 10:11
DPC PKB Kuansing Buka Penjaringan Bacalon Bupati 24 November

Rabu, 20 Nopember 2019 09:51
DPRD Terus Gesa Pembahasan RAPBD 2020

Rabu, 20 Nopember 2019 09:13
Bawaslu Rohul Tingkatkan SDM Lebih Profesional dan Hebat Menyongsong Pilkada 2020

Rabu, 20 Nopember 2019 08:54
Gubri Pastikan Jumat Ini Pelantikan Sekdaprov Definitif

Selasa, 19 Nopember 2019 23:06
Pemkab Buka Seleksi Calon Dirut dan Dewan Pengawas BPR Rohul, Berikut Persyaratannya

Selasa, 19 Nopember 2019 21:02
PKB dan PAN Bisa Jadi Koalisi,
Hafith Syukri dan Erizal Bersamaan Ambil Formulir Sebagai Balon Bupati di DPD PAN Rohul


Selasa, 19 Nopember 2019 20:32
Bangkai Gajah di HTI PT Arara Abadi Tanpa Gading

Selasa, 19 Nopember 2019 19:25
Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 7 Nopember 2019 16:33
Melalui Aplikasi Medsos, Pelacur di Duri Jaring Pria Hidung Belang 

Aksi prostitusi di Duri, Bengkalis, Riau, semakin canggih. Bahkan, pelaku mulai menjajakan diri melalui Medsos dan secara terang-terangan.

Riauterkini-DURI- Seiring perkembangan zaman, aksi prostitusi semakin canggih saja, dan sudah menggunakan berbagai macam aplikasi melalui dunia maya.

Seperti terjadi di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Melalui salah satu aplikasi media sosial (Medsos), sebagian kaum hawa secara terang terangan menawarkan jasa sex ke pria hidung belang (PHB). Mirisnnya, layanan haram ini melibatkan anak di bawah umur dalam praktiknya.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah penawaran dilontarkan, mulai isyarat bahasa ST (short time) hingga LT (long time) dengan jasa bervariasi, mulai Rp 300 ribu hingga Rp 1,5 juta.

"Sangat mudah mendapatkan jasa esek esek kini, melalui aplikasi chat saja sudah bisa. Harga nya pun tinggal pilih sesuai dengan foto yang dijajakan. Kalau untuk usia dibawah 17 tahun harganya lumayan mahal dan jika diatas 30 tahun baru bisa dikatakan standar terjangkau,"aku salah seorang sumber kepada riauterkini.com, Kamis (7/11/19).

Dikatakan sumber itu, untuk masalah tempat, sang penjaja jasa telah menetapkan tempat eksekusi. Hampir seluruh hotel baik kelas bintang maupun melati di Kota Minyak Duri menjadi stay kupu kupu malam tersebut.

"Sejak beberapa waktu lalu ada penggerebekan penjaja seks dibawah umur dan mucikarinya, sedikit berpengaruh untuk mendapatkan layanan seks ini, hanya Video Call Sex (VCS) berbayar saja, tapi tidak lama. Sekarang sudah mulai ramai lagi,"tambahnya.

Melalui Chat dengan berbagai penjaja layanan jasa sex itu, sebut saja namanya bunga dengan usia belum genap 17 tahun mengakui jika dirinya nekat membuka layanan melalui aplikasi itu dikarenakan kisah rumah tangga orang tuanya yang amburadul serta faktor ekonomi yang beberapa tahun belakangan di Kota Duri menurun tajam.

"Sebelumnya saya sekolah, namun ditengah jalan putus. Pengaruh pergaulan, ditambah kondisi kedua orang tua yang cuek kepada anak serta ujung ujungnya faktor ekonomi yang membuat semua ini berawal. Nasi dah jadi bubur, susah senang harus dijalani,"ungkapnya sembari mengaku telah dua tahun menjalani pekerjaan tersebut.

Akan maraknya aksi prostitusi online denga  melibatkan anak dibawah umur tersebut, hingga berita ini diturunkan, pihak terkait tampak belum melakukan penertiban dan terkesan tutup mata.*(hen)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018
- Gubri Isyaratkan Pelantikan Jumat, Sekdaprov antara Yan Prana dan Said Syarifuddin
- DPRD Terus Gesa Pembahasan RAPBD 2020
- Gubri Pastikan Jumat Ini Pelantikan Sekdaprov Definitif
- Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan
- Sekretariat PWI Bengkalis Diresmikan, Puluhan Anggota PWI Riau akan Ikuti UKW
- Beredar Video ABK Armada Bengkalis-Melaka Buang Sampah ke Laut
- Pemprov Anggarkan 40 Unit Pemadam Karhutla Portable
- Terbengkalai di Tangan Kontraktor, Renovasi Kantor DPRD Pelalawan Dilanjutkan Tahun Depan
- Wagubri dan Ketua DPRD "Geleng-geleng" Melihat Kapasitas Lapas Bengkalis
- Inovasi Pelayanan, Setahun Lapas Bengkalis Terima 5 Penghargaan
- Sebanyak 46.620 Unit Kendaraan di Riau Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak 
- Hanya Empat Calon Dirut BRK Lulus Tes Administrasi
- Petani Sawit Swadaya Riau Kembali Berhasil Raih Sertifikasi RSPO
- Bangun Masjid Baru, Kepala Kejati Riau Letakan Batu Pertama
- 4 Hari Dibuka, 207 Pelamar Daftar Seleksi CPNS Bengkalis
- Ikut Ekspo di Bali dan Jakarta, Riau Raih Juara I
- Bupati Kuansing Buka Dialog Kerukunan Agama
- Buka Rakorda BazNas Riau, Bupati Kuansing Ajak Umat Optimalkan Zakat
- Jalan Poros Kota Duri Rusak, Pemkab Bengkalis Terkesan Tutup Mata


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com