Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 12 Nopember 2019 10:09
Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan

Selasa, 12 Nopember 2019 09:31
Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit

Selasa, 12 Nopember 2019 08:41
Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan

Selasa, 12 Nopember 2019 08:07
Kesejahteraan Atlet Terancam, KONI Bengkalis Cari

Selasa, 12 Nopember 2019 07:14
Kampak Tetangga Hingga Tewas, Warga Rohil Ditangkap Polsek Pujud

Selasa, 12 Nopember 2019 07:09
Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang

Senin, 11 Nopember 2019 22:24
Telah Melamar di 5 Parpol, Pasangan "BERSERI" Unjuk Keseriusan di Pilkada Meranti 2020

Senin, 11 Nopember 2019 21:25
Polisi Ungkap Penyelundupan 560 Ponsel Senilai Rp3,362 M di Bengkalis

Senin, 11 Nopember 2019 20:17
Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019

Senin, 11 Nopember 2019 19:56
Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 8 Nopember 2019 11:29
Penjaringan Balon Bupati, Bawaslu Bengkalis Ingatkan Parpol Tak Lakukan Pungutan Uang

Bawaslu mengingatkan parpol, agar menghindari praktek pungutan uang dan sejenisnya. Sebagai upaya mencegah sedini mungkin bagi terjadinya pelanggaran di dalamnya.

Riauterkini-BENGKALIS- Bawaslu Kabupaten Bengkalis mengingatkan, bahwa dalam proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada Bengkalis 2020 yang saat ini sedang dilakukan oleh sejumlah partai politik (parpol), agar menghindari praktek pungutan uang dan sejenisnya. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya mencegah sedini mungkin bagi terjadinya pelanggaran di dalamnya.

Demikian disampaikan Anggota Bawaslu Bengkalis, Usman, Jumat (8/11/19) pagi, terkait proses penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati yang sedang dilakukan sejumlah parpol di Bengkalis saat ini.

Lebih lanjut dikatakan Usman yang juga menjabat Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bengkalis ini, pihaknya berharap agar partai-partai politik yang tengah melakukan proses penjaringan bakal calon kepala daerah, sedapat mungkin memperhatikan larangan dan sanksinya sebagaimana Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati dan walikota menjadi undang-undang.

"Selain kami imbau agar dalam proses penjaringan bakal calon kepala daerah di Bengkalis ini bersih dari praktik politik uang, seperti terdapat pungutan di dalamnya, kami juga akan mencoba melakukan koordinasi dengan parpol yang tengah melakukan penjaringan bakal calon tersebut," kata Usman lagi.

Di bagian lain Usman menambahkan, jika di dalam undang-undang parpol juga mengharuskan dalam hal penjaringan kepala daerah dilakukan secara demokratis dan terbuka dengan memperhatikan AD/ART dan peraturan perundangan-undangan.

"Kami di Bawaslu Bengkalis akan tetap mengambil langkah tegas apabila terdapat pelanggaran dalam proses penjaringan sebagaimana diatur pada Pasal 187 B Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016. Apabila ada parpol yang melanggar ketentuan tersebut, maka sanksinya tegas bahwa partai tersebut tidak dapat mencalonkan kandidat pada periode berikutnya pada daerah yang sama, termasuk dikenai denda 10 kali lipat dari imbalan yang di terima," katanya lagi.

Selain sanksi tersebut diberikan kepada lembaga dan setiap orang lanjut Usman, perbuatan itu juga dapat dikenakan pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 187 B, bahwa angota partai politik atau gabungan partai politik yang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menerima imbalan dalam bentuk apapun pada proses pencalonan kepala daerah dan waki kepala daerah, pada Pasal 47 ayat 1 dapat dipindana dengan pidana penjara paling singkat 36 bulan dan paling lama 72 bulan dan denda paling sendikit Rp300 juta dan paling banyak Rp1 miliar.

"Oleh karena itu, kita berharap agar partai-partai politik yang sedang melakukan penjaringan bakal calon, agar selalu intens berkordinasi dengan kita, termasuk dengan KPU. Hal ini tentunya agar proses pada tahapan persiapan ini berjalan secara demokratis sesuai peraturan perundang-undangan. Termasuk pula nantinya sebagai upaya bagi menghasilkan pemimpin yang bersih, transparan dan akuntabel, serta bebas dari praktik-praktik korupsi," pungkasnya.***(dik/rls)



Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Meriahkan HKN, Diskes Taja Berbagai Perlombaan
- Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit
- Bupati Kuansing Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan di Hari Pahlawan
- Bupati Kuansing Gagas Pengembangan Objek Wisata Air Panas Sungai Pinang
- Pendaftaran CPNS Kuansing Dimulai 14 Nopember 2019
- Andalkan Gamma Knife, UKM Specialist Centre Jaring Warga Riau
- Bupati Kuansing Pimpin Upacara Hari Pahlawan
- Bawaslu Buka Perekrutan Panwascam Pilkada Bengkalis 2020
- Meriahkan HKN ke-55, RSUD Petala Bumi Lakukan Pemeriksaan Kesehatan bagi Anggota PWRI
- Gubri Antisipasi Perpanjangan SK Pj Sekda Jika Pejabat Definitif Belum Keluar
- Terima Lawatan Raja Perlis, Malaysia Buka Peluang Ekspor Ikan Patin Lebih Besar Lagi
- Daftar Online Mulai Sekarang, Rohil Terima 141 Formasi CPNS
- Pemuda Benai, Kuansing Goro Perbaiki Kerusakan Jalan Provinsi
- Wabup Kuansing Buka Turnamen PSKS Cup 2019
- Ratusan Milenia Ikuti Audisi LIDA 2020 di Pekanbaru
- Permudah Urus Adminduk, Dukcapil Bengkalis Terapkan TTE
- Mengatasi Kelangkaan, 4.000 Tabung Melon Telah Dijual ke Warga Bengkalis
- Kembali Juara Umun, Gubri Sambut Kontingen Porwil Riau di VIP Bandara SSK II
- Tabur Bunga dan Upacara Puncak Peringatan Hari Pahlawan di Bengkalis
- Gubri Diundang Khusus Bahas Pelembagaan PKN di Jakarta


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com