Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 10 Desember 2019 05:52
Dagangkan Orang Ribuan Ringgit, Perempuan Asal Medan Diringkus Polsek Bengkalis

Senin, 9 Desember 2019 21:48
Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan

Senin, 9 Desember 2019 21:31
Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall

Senin, 9 Desember 2019 18:49
Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing

Senin, 9 Desember 2019 18:15
Anggaran Pendidikan Naik 300 Persen, Forkom Riau: Pungutan Dianggap Pungli

Senin, 9 Desember 2019 17:29
Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi

Senin, 9 Desember 2019 17:02
Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist


Senin, 9 Desember 2019 16:59
Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi

Senin, 9 Desember 2019 16:22
Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun

Senin, 9 Desember 2019 15:57
CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Nopember 2019 09:31
Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit

Untuk mendapatkan gas melon, puluhan warga terpaksa antre di pangkalan. Warga menuding, gas melon dijual bukan ke masyarakat yang berhak.

Riauterkini-BENGKALIS- "Tolonglah, baru selesai subuh sudah antre kasian kami pak, kami rakyat kecil butuh perhatian pemangku kepentingan. Tolonglah kami, tengok-tengoklah keadaaan rakyat kecil ini," ujar Eyik, salah seorang warga Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Pakning, Kecamatan Bukitbatu, Selasa (12/11/19) pagi.

Antrean panjang tidak dapat dihindari, ibu-ibu dan bapak-bapak demi membeli tabung gas 3 kilogram (Kg) atau gas melon di salah satu pangkalan yang berada di Kelurahan Pakning. Di daerah ini menurut warga sudah mulai terjadi kelangkaan.

Masyarakat berharap, keberadaan pangkalan gas ditambah. Kelangkaan karena pasokan gas dikurangi, biasanya setiap pangkalan dapat jatah 500 tabung sekarang hanya dapat 300 tabung.

"Pemilik restoran atau rumah makan yang banyak menghabiskan gas. Kalau rumah, biasa seminggu satu tabung. Kalau rumah makan, satu hari bisa habis tiga," kata Eyik lagi.

Beredar kabar, kelangkaan gas melon di daerah juga dipicu oleh oknum pangkalan yang sengaja menjual gas melon kepada masyarakat yang seharusnya tetapi sengaja dijual ke pengusaha demi keuntungan yang besar.

"Ada oknum pangkalan yang nakal menjual diatas harga seharusnya. Kalau dengan warga dijual Rp26 ribu tetapi kalau dengan rumah makan atau yang lain dijual Rp30 ribu, dan agar tidak ketahuan warga tabung gasnya diambil malam-malam," katanya lagi seraya meminta kepada pihak terkait untuk bertindak.

Sebelumnya dibeberapa kecamatan di Kabupaten Bengkalis seperti di Mandau juga terjadi kelangkaan, dan sudah dilaksanakan operasi pasar.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis mengklaim, penyebab kelangkaan dipicu oleh pengguna tabung gas melon yang tidak seharusnya terjadi. Terus meningkat atau kepada kalangan yang sudah mampu dan pengusaha.

"Kami meminta kepada seluruh pangkalan agar tidak menjual kepada masyarakat yang mampu atau pengusaha. Dan kami mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk tidak menggunakan gas melon ini," imbau Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Disdagperin Bengkalis, M. Jefri beberapa waktu lalu.

Meskipun sudah ada imbauan namun masih saja masyarakat menduga menemukan adanya oknum-oknum pangkalan yang "bermain" dalam distribusi gas melon itu.***(dik)

Foto : Puluhan warga di Kelurahan Pakning, rela antre panjang setelah subuh demi mendapatkan gas melon karena mulai langka, Selasa (12/11/19) pagi.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan
- Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall
- Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing
- Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi
- Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist

- Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi
- CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer
- Bupati Harris Lantik Pengurus KKKS SD/MI dan FKKS SMP/MTS Pelalawan
- Segera Diserahkan, Sekdaprov Sebut Sejumlah Catatan Kemendagri Hasil Verifikasi APBD Riau
- Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?
- Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran
- Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta
- Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur
- Wagubri Borong Tiga Lagu Saat Ditutup Festival Ruang Kita II
- Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Ruang Kita Festival II di Bandar Serai MTQ
- Istri Gubri Demo Memasak Pada Acara Festival Ruang Kita II
- Sosialisasi Peningkatan Hasil Panen, CV Kuala Raja dan PT Petrokimia Gresik Distribusikan Pupuk Bersubsidi ke Petani
- Satu-satunya di Riau,
Bengkalis Kembangkan Sapi Indukan Jenis Ras Pesisir

- Pasarkan Sejumlah Komoditi, Bulog Tawarkan Kerja Sama ke Kadin Bengkalis
- ‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com