Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 5 Agustus 2020 20:22
Koordinasi dengan KPU Pelalawan, KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota

Rabu, 5 Agustus 2020 20:14
Sektor Jasa Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Riau

Rabu, 5 Agustus 2020 18:15
Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat

Rabu, 5 Agustus 2020 18:01
Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak

Rabu, 5 Agustus 2020 15:29
Warga Rohul Tewas Tenggelam di Sungai Kampar Dekat PLTA Koto Panjang

Rabu, 5 Agustus 2020 15:25
Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga

Rabu, 5 Agustus 2020 14:08
Batasi Pertemuan dengan Siswa, SMP Taruna Andalan Pelalawan Belajar Sistem Daring

Rabu, 5 Agustus 2020 14:04
Resmikan SMPN 6 Kuantan Mudik, Bupati Kuansing Harap Lahirkan SDM Unggul

Rabu, 5 Agustus 2020 13:58
Gasak Ratusan Juta Milik Nasabah,
Komplotan Maling Ganjal Tusuk Gigi di Mesin ATM Diringkus Polres Bengkalis


Rabu, 5 Agustus 2020 13:38
Mankir, Polda Jadwal Ulang Pemeriksaan Mantan Anggota DPRD Bengkalis



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 12 Nopember 2019 09:31
Langka Gas Melon, Warga Pakning, Bengkalis Antre Sebelum Matahari Terbit

Untuk mendapatkan gas melon, puluhan warga terpaksa antre di pangkalan. Warga menuding, gas melon dijual bukan ke masyarakat yang berhak.

Riauterkini-BENGKALIS- "Tolonglah, baru selesai subuh sudah antre kasian kami pak, kami rakyat kecil butuh perhatian pemangku kepentingan. Tolonglah kami, tengok-tengoklah keadaaan rakyat kecil ini," ujar Eyik, salah seorang warga Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Pakning, Kecamatan Bukitbatu, Selasa (12/11/19) pagi.

Antrean panjang tidak dapat dihindari, ibu-ibu dan bapak-bapak demi membeli tabung gas 3 kilogram (Kg) atau gas melon di salah satu pangkalan yang berada di Kelurahan Pakning. Di daerah ini menurut warga sudah mulai terjadi kelangkaan.

Masyarakat berharap, keberadaan pangkalan gas ditambah. Kelangkaan karena pasokan gas dikurangi, biasanya setiap pangkalan dapat jatah 500 tabung sekarang hanya dapat 300 tabung.

"Pemilik restoran atau rumah makan yang banyak menghabiskan gas. Kalau rumah, biasa seminggu satu tabung. Kalau rumah makan, satu hari bisa habis tiga," kata Eyik lagi.

Beredar kabar, kelangkaan gas melon di daerah juga dipicu oleh oknum pangkalan yang sengaja menjual gas melon kepada masyarakat yang seharusnya tetapi sengaja dijual ke pengusaha demi keuntungan yang besar.

"Ada oknum pangkalan yang nakal menjual diatas harga seharusnya. Kalau dengan warga dijual Rp26 ribu tetapi kalau dengan rumah makan atau yang lain dijual Rp30 ribu, dan agar tidak ketahuan warga tabung gasnya diambil malam-malam," katanya lagi seraya meminta kepada pihak terkait untuk bertindak.

Sebelumnya dibeberapa kecamatan di Kabupaten Bengkalis seperti di Mandau juga terjadi kelangkaan, dan sudah dilaksanakan operasi pasar.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Bengkalis mengklaim, penyebab kelangkaan dipicu oleh pengguna tabung gas melon yang tidak seharusnya terjadi. Terus meningkat atau kepada kalangan yang sudah mampu dan pengusaha.

"Kami meminta kepada seluruh pangkalan agar tidak menjual kepada masyarakat yang mampu atau pengusaha. Dan kami mengimbau kepada masyarakat yang mampu untuk tidak menggunakan gas melon ini," imbau Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Disdagperin Bengkalis, M. Jefri beberapa waktu lalu.

Meskipun sudah ada imbauan namun masih saja masyarakat menduga menemukan adanya oknum-oknum pangkalan yang "bermain" dalam distribusi gas melon itu.***(dik)

Foto : Puluhan warga di Kelurahan Pakning, rela antre panjang setelah subuh demi mendapatkan gas melon karena mulai langka, Selasa (12/11/19) pagi.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Launching Peremajaan Sawit Rakyat
- Bertambah 29, Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Terbanyak dari Siak
- Antisipasi Covid-19 Danrem 031/WB Ingatkan Prajurit Kodim 0302 Inhu Tetap Berolahraga
- Didukung Perusahaan, Karhutla Riau Alami Penurunan Signifikan
- Tambah 71, Kasus Covid-19 di Riau Meledak Lagi
- Ops Patuh Lancang Kuning, Pengendara Tertib Dapat Hadiah Dari Satlantas Pelalawan
- Dorong Partisipasi Masyarakat, Bawaslu Bengkalis Rencanakan Jalin Kerja Sama Pengawasan
- Disdik Bengkalis Ingatkan Pengadaan Baju Seragam Tidak Dibenarkan di Sekolah
- Pekerjaan Oferlay Aspal Dinas PUPR Pekanbaru Diduga Terlalu Tipis
- Dihadiri Wagubri, ASN dan THL Ikuti Swab Massal
- Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes
- BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 
- Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR
- Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai
- Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat
- Bertambah 50, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak dari Rohil
- Bapenda Pekanbaru Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban
- 21 Warga Positif Covid 19, Polilklinik Rawat Jalan RSUD Rohil Tutup Sementara
- Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu
- Nostalgia Pewarta, Bagus Santoso Sambangi PWI Bengkalis


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com