Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 15 Juli 2020 18:12
Satu Pasien Sembuh Hari Ini Berasal dari Klaster Palembang

Rabu, 15 Juli 2020 17:39
Nihil Kasus Poisitif, Satu Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat

Rabu, 15 Juli 2020 17:29
Aspekari Riau Kunjungi Poktan Ternak Desa Lahang Baru Inhil

Rabu, 15 Juli 2020 17:27
Diduga Terlibat Karhutla, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda

Rabu, 15 Juli 2020 16:42
HUT Adhyaksa ke 60 dan HUT IAD XX 2020, Kajari Pelalawan Taja Baksos

Rabu, 15 Juli 2020 16:36
Sidang Perdana Karhutla PT Adei, Jaksa Bacakan Dakwaan

Rabu, 15 Juli 2020 15:33
64 Kepala SMPN Mundur, Dewan Minta Lapor Jika Mereka Ditekan

Rabu, 15 Juli 2020 15:27
Bertepuk Sebelah Tangan Dengan PKS,
Demokrat Bengkalis Tidak Akan Tinggal Diam


Rabu, 15 Juli 2020 15:08
Nilai Investasi Terbesar di Riau Terbanyak di Dumai

Rabu, 15 Juli 2020 14:48
Pelantikan Eselon III dan IV Pemprov Riau Tunggu Pengesahan Enam UPT Baru



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Meranti sulit optimal. Sebulan hanya dijatah 500 blangko KTP-el.

riauterkini-SELATPANJANG - Dalam satu bulannya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hanya memperoleh 500 keping blangko KTP-el (kartu tanda penduduk elektronik) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di Jakarta.

Padahal sesuai kebutuhan belangko saat ini, setiap bulannya ada sebanyak 2500 sampai 3000 masyarakat yang mengajukan cetak KTP-el, baik itu cetak baru, perubahan data maupun penggantian rusak dan hilang.

Demikian diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pentatan Sipil Kepulauan Meranti, Drs H Hariyandi MSi, Rabu (13/11/19) melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Budi Hartoyo MSi.

Menurut Budi, Jatah 500 keping belangko KTP-el perbulan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil itu sudah berjalan sejak Mei 2019 hingga saat ini.

"Kita hanya dapat 500 keping belangko KTP-el perbulan, Sementara kita kan harus menjemput blangko ke Jakarta dan itu memerlukan biaya yang besar," tutur Budi.

Dengan keterbatasan belangko tersebut, Menurut Budi, Pihak Disdukcapil Kepulauan Meranti terpaksa membatasi pencetakan KTP-el yang mengutamakan pelayan percetakan baru dan urgensi.

"Dengan kondisi seperti ini, kita di Disdukcapil sangat mengharapkan masyarakat untuk mengerti jika terjadi keterlambatan,"ungkapnya.***(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Satu Pasien Sembuh Hari Ini Berasal dari Klaster Palembang
- Nihil Kasus Poisitif, Satu Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat
- Aspekari Riau Kunjungi Poktan Ternak Desa Lahang Baru Inhil
- Diduga Terlibat Karhutla, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda
- HUT Adhyaksa ke 60 dan HUT IAD XX 2020, Kajari Pelalawan Taja Baksos
- Nilai Investasi Terbesar di Riau Terbanyak di Dumai
- Pelantikan Eselon III dan IV Pemprov Riau Tunggu Pengesahan Enam UPT Baru
- Bupati Copot Hardiansyah, Tunjuk MD Rizal Plt Kadis PUPR Pelalawan.
- Kejari Bengkalis Salurkan Bantuan Pangan dan Gelar Sunatan Massal
- SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau dan 5 Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik
- Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 550 Sapi dari NTT Segera Tiba di Dumai
- Dua dari Tiga Pasien Covid-19 tak Memiliki Riwayat Perjalanan
- 6.492 ASN Ikut Dukung Dukungan di Pilkada Serentak 2020
- Penyaluran Bansos Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu Sudah 95 Persen
- Kendalikan HET Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Panggil Pertamina, Agen dan Pangkalan
- Pandemi Covid-19, Perpustakaan Soeman Hs Optimalkan Layanan Digital
- FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan
- Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu
- Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa
- Baru 518 Desa Punya Perpustakaan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com