Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 3 Juli 2020 21:08
Ketua Syuro PKB Riau Doakan Hafit Syukri - Erizal Menang di Pilkada Rohul

Jum’at, 3 Juli 2020 19:29
6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu

Jum’at, 3 Juli 2020 18:05
Satu Keluarga di Kuansing Positif Corona

Jum’at, 3 Juli 2020 18:02
Gajah TWA Buluh China Melahirkan

Jum’at, 3 Juli 2020 17:35
Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 17:03
Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19

Jum’at, 3 Juli 2020 16:59
Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan

Jum’at, 3 Juli 2020 16:54
Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau

Jum’at, 3 Juli 2020 16:52
CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis

Jum’at, 3 Juli 2020 15:49
Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 13 Nopember 2019 11:19
Disdukcapil Meranti Hanya Dijayaj 500 Blanhko KTP-el Sebulan

Pelayanan administrasi kependudukan di Disdukcapil Meranti sulit optimal. Sebulan hanya dijatah 500 blangko KTP-el.

riauterkini-SELATPANJANG - Dalam satu bulannya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti hanya memperoleh 500 keping blangko KTP-el (kartu tanda penduduk elektronik) dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil di Jakarta.

Padahal sesuai kebutuhan belangko saat ini, setiap bulannya ada sebanyak 2500 sampai 3000 masyarakat yang mengajukan cetak KTP-el, baik itu cetak baru, perubahan data maupun penggantian rusak dan hilang.

Demikian diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pentatan Sipil Kepulauan Meranti, Drs H Hariyandi MSi, Rabu (13/11/19) melalui Kabid Pendaftaran Penduduk, Budi Hartoyo MSi.

Menurut Budi, Jatah 500 keping belangko KTP-el perbulan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil itu sudah berjalan sejak Mei 2019 hingga saat ini.

"Kita hanya dapat 500 keping belangko KTP-el perbulan, Sementara kita kan harus menjemput blangko ke Jakarta dan itu memerlukan biaya yang besar," tutur Budi.

Dengan keterbatasan belangko tersebut, Menurut Budi, Pihak Disdukcapil Kepulauan Meranti terpaksa membatasi pencetakan KTP-el yang mengutamakan pelayan percetakan baru dan urgensi.

"Dengan kondisi seperti ini, kita di Disdukcapil sangat mengharapkan masyarakat untuk mengerti jika terjadi keterlambatan,"ungkapnya.***(rud)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembu
- Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19
- Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19
- Beri Bantuan Perlengkapan Bagi MPA, Bupati Inhil Apresiasi 2 Grup Perusahaan
- Desak KPK Periksa Bapak Pembangunan Bengkalis, HMPP Riau Gelar Aksi di Polda Riau
- CATAR, Aplikasi Transportasi Antar Jemput Makanan Karya Anak Muda Bengkalis
- Peringatan Bagi Direksi, BUMD Kinerja Rendah Siap-siap Diganti
- Dibangunkan Jalan, Warga Desa Api-api, Bengkalis Sampaikan Ucapan Terima Kasih ke TMMD
- Jumat Berkah, Srikandi Masuri Tebar Ratusan Nasi Kotak di Duri
- Dimakamkan di TPM, Prajurit TNI Warga Pekanbaru Gugur dalam Tugas PBB di Kongo
- Pemadaman Dikerahkan 3 Helikopter, Lahan Gambut di Pulau Rupat Terbakar
- Komisi III Minta Bapenda Bengkalis Genjot PAD
- Bupati Kuansing Bagikan Benih Padi dan Pupuk Gratis ke Masyarakat
- Jubir GT Covid - 19 Kuansing Jelaskan Dua Macam Rapid Test
- Pasar Murah di Bengkalis Nunggu Kesiapan Desa dan Penyedia Paket
- RUPS-LB PT PER, Dua Jajaran Penting Dicopot
- Tambah Pos Chek Point Covid-19, Dishub Riau Sebut Perbatasan Masih Dijaga Ketat
- Amuk Riau Minta KPK Usut Dugaan Kasus Korupsi yang Menyeret Ketua DPRD Riau
- Pulang dari Makasar, Hasil Swab Warga Dumai Ternyata Positif
- 10 RS Ini Masih Rawat Pasien Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com