Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 10 Desember 2019 07:01
Berencana ke Siak, Waspadai Kerusakan Jalan di Sejumlah Titik

Selasa, 10 Desember 2019 05:52
Dagangkan Orang Ribuan Ringgit, Perempuan Asal Medan Diringkus Polsek Bengkalis

Senin, 9 Desember 2019 21:48
Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan

Senin, 9 Desember 2019 21:31
Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall

Senin, 9 Desember 2019 18:49
Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing

Senin, 9 Desember 2019 18:15
Anggaran Pendidikan Naik 300 Persen, Forkom Riau: Pungutan Dianggap Pungli

Senin, 9 Desember 2019 17:29
Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi

Senin, 9 Desember 2019 17:02
Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist


Senin, 9 Desember 2019 16:59
Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi

Senin, 9 Desember 2019 16:22
Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Jum’at, 15 Nopember 2019 13:10
BRK Pangkalankerinci Jelaskan  Salah Input Penyaluran Gaji Guru di Pelalawan

Terjadi salah input data gaji guru PNS Pemkab Pelalawan. Begini penjelasan BRK Cabang Pangkalankerinci.

Riauterkini-PANGKALANKERINCI- Pimpinan Cabang (Pincab) Bank Riau Kepri (BRK) Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan TM Fadhly Kholis tidak membantah terkait salah input terhadap penyaluran gaji sejumlah guru dilingkungan Dinas Pendidikan (Disdik).

Salah input itu kata dia hanya terjadi di lima puluhan rekening. Tidaklah, seperti yang diungkapkan ketua PGRI Kabupaten Pelalawan mencapai delapan ratusan rekening.

Salah input itu terjadi, tegasnya, kepada pemilik rekening, memiliki kesamaan nama. "Berkisar lima puluhan rekening, bukan ratusan rekening dan semuanya, sudah kita atasi. Jika itu terjadi di ratusan rekening pasti ramailah, kantor kini ini dan sejauh ini tidak terjadi," terang TM Fadhly Kholis kepada riauterkini.com, Jumat (15/11/19).

Ia mengungkapkan pada bulan sebelumnya,  tidak terjadi kesalahan salah input seperti yang terjadi pada bulan ini. Sebab pada bulan sebelumnya, pihaknya memberdayakan bendahara SKPD masing-masing. "Sebelumnya, bendahara yang kita berdayakan itu, kita beri jasa penagihan," tegasnya.

Namun setelah ada pertemuan dengan KPK bersama BRK dan dipertegas surat Gubernur Riau, Fadhly Kholis menambahkan dalam pertemuan itu melarang pihaknya, untuk memberikan jasa penagihan kepada bendahara masing-masing SKPD.

"Dengan larangan KPK ini, kita hentikan, pemberian jasa penagihan lantaran disebut-sebut ini bagian dari gratisifikasi. Jadi kami kira kawan-kawan di Disdik bulan ini masih mau membantu melakukan penagihan, rupanya tidak. Barang kali terjadi miskomunikasi dengan dinas pendidikan, setelah kita salurkan ternyata kita hanya terima pembayaran gaji kotor, tanpa ada pemotong-pemotongan seperti bulan terdahulu," ujarnya.

Proses penyaluran gaji setelah menerima data glondongan dari dinas pendidikan kata Fadhly memakan waktu tiga hari tiga malam. Dimana dilakukan secara manual sebanyak dua ribuan lebih rekening "Yang salah input itu hanya terjadi di 50an rekening dan semuanya sudah kita atasi," bebernya.

Dari lima puluhan sudah diselesaikan, kata Fadhly tinggal beberapa orang lagi yakni sebanyak 10 orang lantaran dana yang masuk kerekening dia sudah terlanjur ditarik.

"Kepada nasabah yang sudah terlanjur melakukan penarikan rekening ini, kita coba untuk melakukan pendekatan secara persuasif, supaya bisa diselesaikan kembali," tandasnya.***(feb)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan
- Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall
- Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing
- Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi
- Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist

- Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi
- CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer
- Bupati Harris Lantik Pengurus KKKS SD/MI dan FKKS SMP/MTS Pelalawan
- Segera Diserahkan, Sekdaprov Sebut Sejumlah Catatan Kemendagri Hasil Verifikasi APBD Riau
- Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?
- Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran
- Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta
- Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur
- Wagubri Borong Tiga Lagu Saat Ditutup Festival Ruang Kita II
- Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Ruang Kita Festival II di Bandar Serai MTQ
- Istri Gubri Demo Memasak Pada Acara Festival Ruang Kita II
- Sosialisasi Peningkatan Hasil Panen, CV Kuala Raja dan PT Petrokimia Gresik Distribusikan Pupuk Bersubsidi ke Petani
- Satu-satunya di Riau,
Bengkalis Kembangkan Sapi Indukan Jenis Ras Pesisir

- Pasarkan Sejumlah Komoditi, Bulog Tawarkan Kerja Sama ke Kadin Bengkalis
- ‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com