Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 11 Desember 2019 16:47
Ketua DPRD Eet Minta Gubri Evaluasi OPD yang Minim Penyerapan Anggaran

Rabu, 11 Desember 2019 16:42
Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Banjir Untuk Kecamatan Kuantan Tengah

Rabu, 11 Desember 2019 16:37
RDP Komisi I DPRD Pelalawan Hanya Dihadiri Dua Anggota

Rabu, 11 Desember 2019 16:33
Bupati Kuansing Lantik 10 Kades Terpilih di Kecamatan Kuantan Tengah

Rabu, 11 Desember 2019 16:27
Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Pangean

Rabu, 11 Desember 2019 16:24
Kuansing, Daerah di Riau yang Sudah Menyalurkan 10 Persen Dana untuk Desa

Rabu, 11 Desember 2019 16:21
VOTED Lahirkan 315 Tenaga Terampil

Rabu, 11 Desember 2019 16:03
Tindak Lanjut LHP, Pemprov Riau Termasuk Rendah, Bangkalis Paling Bawah

Rabu, 11 Desember 2019 12:21
Gubri tak Puas Dengan Kinerja Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau

Rabu, 11 Desember 2019 12:02
Rakor Bersama Gubri, Hanya Dihadiri Bupati Siak

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Nopember 2019 19:25
Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan

RAPP bantu masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar, dengan membantu membersihkan lahan seluas 20 hektar per desa. Syaratnya, lahan yang digarap harus memiliki legalitas hukum

Riauterkini - PEKANBARU - PT Riau Pulp and Paper (RAPP) bantu masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar. Yakni dengan turut membantu menggarap membersihkan lahan seluas 20 hektar per desa.

Hal ini bisa didapatkan dengan cara berkelompok mau pun perorangan. Dengan catatan, legalitas lahan yang digarap harus jelas, tidak bertentangan dengan aturan.

Demikian dikatakan Forest Protection and Conservation Manager RAPP, Sailal Arimi pada acara Riau Care Intitute, Diskusi Publik dengan tema refleksi penanganan dan penindakan hukum terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, di Evo Hotel, Selasa (19/11/19).

"RAPP memberikan solusi kepada masyarakat yang ingin membuka lahan. Kenapa solusi kami sebut, karena yang menjadi persoalankan, masyarakat dilarang menggarap lahan dengan membakar, nah RAPP turut membantu membersihkan lahan tanpa membakar," kata Sailal Arimi.

Untuk memastikan status lahan itu, RAPP berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau. Menurut, Sailal karena yang tahu status lahan itu berada dimana, adalah DLHK itu sendiri. Baik itu di kawasan konsesi, daerah hutan atau lainnya.

Diskusi publik yang juga dihadiri Bupati Pelalawan HM Haris, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ervin Rizaldi, Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Riau (UIR) Erdiansyah, perwakilan BNPB Riau serta moderator yang juga pengacara HM Yusuf Daeng ini, Sailal juga memaparkan bahwa bantuan RAPP kepada masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar adalah bentuk komitmen dalam usaha nyata pencegahan Karhutla.

Hal itu sekaligus membantu merubah pola pikir masyarakat, tidak lagi membuka lahan dengan membakar. Komitmen itu akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab RAPP kepada masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari desa program bebas api yang sudah berjalan dan memberikan wujud nyata.

"Sasaran kita ingin merubah pola masyarakat yang biasanya dengan membakar ke depan tak membakar lagi. Kemudian mereka tak perduli, menjadi perduli," ungkap Sailal.

Selain itu, Sailal juga memaparkan RAPP juga fokus pada pencegahan, salah satunya dengan menyiapkan regu pemadaman yang telah dilengkapi dengan peralatan lengkap di seluruh wilayah konsesi RAPP. Personil terlatih pemadam yang disiagakan ada 900 orang. Mereka terua mengintensifkan patroli rutin baik darat mau pun udara.

Kemudian RAPP juga selalu berkoordinasi dengan BPBD Riau dan TNI, Polri serta manggala agni dalam menangani kebakaran di luar konsesi kita.

Sailal kemudian menegaskan bahwa RAPP terbuka jika ada areal konsesi terbakar. "Semua itu bisa dipantau baik melalui satelit atau pun kasat mata. Kalau memang ada wilayah kami terbakar, silahkan diperiksa oleh Tim Gakum. Sekarang ini semua bisa diakses, seperti melalui satelit," ungkap Sailal.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Banjir Untuk Kecamatan Kuantan Tengah
- RDP Komisi I DPRD Pelalawan Hanya Dihadiri Dua Anggota
- Bupati Kuansing Serahkan Bantuan Untuk Korban Banjir Pangean
- Kuansing, Daerah di Riau yang Sudah Menyalurkan 10 Persen Dana untuk Desa
- Tindak Lanjut LHP, Pemprov Riau Termasuk Rendah, Bangkalis Paling Bawah
- Gubri tak Puas Dengan Kinerja Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Riau
- Rakor Bersama Gubri, Hanya Dihadiri Bupati Siak
- Chevron Geology Fieldtrip (2), Sejarah Terbentuknya Danau Singkarak
- Ratusan Anak Dhuafa di Bengkalis Akan Ikuti Sunatan Massal
- Progres Taman Perkantoran Walikota Sudah 100 persen
- Jawab Keluhan Masyarakat, Dewan dan PUPR Survei Jalan Rusak di Bantan Tengah, Bengkalis
- Undang ke Riau, Gubri dan Rektor UIN Suska Temui Wapres,
- Sembilan Nyawa Melayang, DBD di Bengkalis 838 Kasus
- Jalan Batu Bersurat-Muara Takus Alami Retak-retak
- Viral Kemacetan Lintas Duri - Dumai di Medsos, Kasatlantas : "Tidak Lama, Hanya Hitungan Menit"
- Bupati Kuansing Lantik 6 Kades di Kecamatan Cerenti
- Dinas PUPR Riau Siap Kerahkan Alat Berat Bantu Longsor di Pangkalan Sumbar
- Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan
- Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall
- Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com