Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 9 Desember 2019 15:36
Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat

Senin, 9 Desember 2019 15:32
Bupati Harris Lantik Pengurus KKKS SD/MI dan FKKS SMP/MTS Pelalawan

Senin, 9 Desember 2019 15:15
Segera Diserahkan, Sekdaprov Sebut Sejumlah Catatan Kemendagri Hasil Verifikasi APBD Riau

Senin, 9 Desember 2019 14:30
Petugas Tangkap Lima Pelaku Diduga Terlibat Penyelundupan Orang di Pulau Rupat, Bengkalis

Senin, 9 Desember 2019 14:24
Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?

Senin, 9 Desember 2019 13:25
Hadir di Pekanbaru, The Harvest Manjakan Lidah Cake Lovers

Senin, 9 Desember 2019 13:17
Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran

Senin, 9 Desember 2019 12:59
Gandeng 43 Bank Umum, BI Riau Gelar Layanan Penukaran Uang

Senin, 9 Desember 2019 10:18
Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta

Senin, 9 Desember 2019 09:55
Sungai Kuantan Meluap, Ketua DPRD Kuansing Himbau Warga Waspada

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 19 Nopember 2019 19:25
Fokus Pencegahan, RAPP Bantu Masyarakat Buka Lahan Tanpa Bakar Lahan

RAPP bantu masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar, dengan membantu membersihkan lahan seluas 20 hektar per desa. Syaratnya, lahan yang digarap harus memiliki legalitas hukum

Riauterkini - PEKANBARU - PT Riau Pulp and Paper (RAPP) bantu masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar. Yakni dengan turut membantu menggarap membersihkan lahan seluas 20 hektar per desa.

Hal ini bisa didapatkan dengan cara berkelompok mau pun perorangan. Dengan catatan, legalitas lahan yang digarap harus jelas, tidak bertentangan dengan aturan.

Demikian dikatakan Forest Protection and Conservation Manager RAPP, Sailal Arimi pada acara Riau Care Intitute, Diskusi Publik dengan tema refleksi penanganan dan penindakan hukum terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau, di Evo Hotel, Selasa (19/11/19).

"RAPP memberikan solusi kepada masyarakat yang ingin membuka lahan. Kenapa solusi kami sebut, karena yang menjadi persoalankan, masyarakat dilarang menggarap lahan dengan membakar, nah RAPP turut membantu membersihkan lahan tanpa membakar," kata Sailal Arimi.

Untuk memastikan status lahan itu, RAPP berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau. Menurut, Sailal karena yang tahu status lahan itu berada dimana, adalah DLHK itu sendiri. Baik itu di kawasan konsesi, daerah hutan atau lainnya.

Diskusi publik yang juga dihadiri Bupati Pelalawan HM Haris, Kadis Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Ervin Rizaldi, Ahli Hukum Pidana Universitas Islam Riau (UIR) Erdiansyah, perwakilan BNPB Riau serta moderator yang juga pengacara HM Yusuf Daeng ini, Sailal juga memaparkan bahwa bantuan RAPP kepada masyarakat yang ingin membuka lahan tanpa harus membakar adalah bentuk komitmen dalam usaha nyata pencegahan Karhutla.

Hal itu sekaligus membantu merubah pola pikir masyarakat, tidak lagi membuka lahan dengan membakar. Komitmen itu akan terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab RAPP kepada masyarakat. Hal ini merupakan bagian dari desa program bebas api yang sudah berjalan dan memberikan wujud nyata.

"Sasaran kita ingin merubah pola masyarakat yang biasanya dengan membakar ke depan tak membakar lagi. Kemudian mereka tak perduli, menjadi perduli," ungkap Sailal.

Selain itu, Sailal juga memaparkan RAPP juga fokus pada pencegahan, salah satunya dengan menyiapkan regu pemadaman yang telah dilengkapi dengan peralatan lengkap di seluruh wilayah konsesi RAPP. Personil terlatih pemadam yang disiagakan ada 900 orang. Mereka terua mengintensifkan patroli rutin baik darat mau pun udara.

Kemudian RAPP juga selalu berkoordinasi dengan BPBD Riau dan TNI, Polri serta manggala agni dalam menangani kebakaran di luar konsesi kita.

Sailal kemudian menegaskan bahwa RAPP terbuka jika ada areal konsesi terbakar. "Semua itu bisa dipantau baik melalui satelit atau pun kasat mata. Kalau memang ada wilayah kami terbakar, silahkan diperiksa oleh Tim Gakum. Sekarang ini semua bisa diakses, seperti melalui satelit," ungkap Sailal.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bupati Harris Lantik Pengurus KKKS SD/MI dan FKKS SMP/MTS Pelalawan
- Segera Diserahkan, Sekdaprov Sebut Sejumlah Catatan Kemendagri Hasil Verifikasi APBD Riau
- Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?
- Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran
- Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta
- Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur
- Wagubri Borong Tiga Lagu Saat Ditutup Festival Ruang Kita II
- Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Ruang Kita Festival II di Bandar Serai MTQ
- Istri Gubri Demo Memasak Pada Acara Festival Ruang Kita II
- Sosialisasi Peningkatan Hasil Panen, CV Kuala Raja dan PT Petrokimia Gresik Distribusikan Pupuk Bersubsidi ke Petani
- Satu-satunya di Riau,
Bengkalis Kembangkan Sapi Indukan Jenis Ras Pesisir

- Pasarkan Sejumlah Komoditi, Bulog Tawarkan Kerja Sama ke Kadin Bengkalis
- ‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul
- Balita 3 Tahun di Rohul yang Tenggelam di Sungai Rokan Ditemukan‎ Meninggal Tersangkut
- Dua Korban Tanah Longsor di Desa Rokan Koto Ruang Ditemukan Meninggal Tertimbun
- Temui Bupati Mursini, Ibu-ibu IKKS dari Sejumlah Provinsi Pulang Kampung
- Warga Rupat, Bengkalis Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki Tanpa Busana
- Dikerjakan Swakelola Bersama PT BOS, PSR Desa Bencah Kesuma Dinilai Berhasil oleh Dirjenbun dan DPR RI
- Molor Karena Lahan, Wagubri Cek Langsung Pekerjaan Jembatan Sail
- Ganti Tiang Lapuk, Besok 7 Jam Listrik Padam di Wilayah Utara Timur Pulau Bengkalis 


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com