Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 7 Juli 2020 10:12
1123 Paket Pasar Murah Disdagperin Bengkalis Mulai Didistribusikan

Selasa, 7 Juli 2020 07:27
BNNP Riau Bongkar Jaringan Narkoba Antar Provinsi

Selasa, 7 Juli 2020 07:10
Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu

Selasa, 7 Juli 2020 06:51
Kembali Buka, TKP Foodcourt Terapkan Protokol Kesehatan Cegah Covid-19

Selasa, 7 Juli 2020 06:47
Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis

Selasa, 7 Juli 2020 06:41
Tinjau Kondisi Masyarakat, Bupati Yopi Kunjungi Desa Marjinal

Senin, 6 Juli 2020 21:11
Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar

Senin, 6 Juli 2020 20:40
Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis

Senin, 6 Juli 2020 20:24
Diduga Bawa Puluhan Kg Sabu, Beredar Video Penangkapan Bandar Narkoba di Dumai

Senin, 6 Juli 2020 18:56
Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Rabu, 20 Nopember 2019 14:37
572 Penderita TB, Bengkalis Dinilai Berhasil Lakukan Pengobatan Tertinggi di Riau 2018

Bengkalis dinilai tertinggi capaian dalam melakukan pengobatan TB paru tahun 2018 lalu di Riau. Terdapat 572 penderita dengan 378 temuan kasus baru.

Riauterkini-BENGKALIS- Kabupaten Bengkalis dinilai sebagai daerah dengan keberhasilan tertinggi pengobatan Tuberkulosis (TB) Paru 2018 di Provinsi Riau.

Hasil tersebut setelah pemerintah provinsi melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau melaksanakan pertemuan monitoring dan evalauasi pencegahan dan pengendalian penyakit Tuberkulosis (TB) 2018 pada 18-20 November 2019 di Pekanbaru.

Pada tahun 2018 yang lalu, jumlah suspect penderita TB di Kabupaten Bengkalis sebanyak 3.498 orang, jumlah penderita dengan hasil pemeriksaan sputum (dahak) positif (BTA+) sebanyak 382 penderita, BTA negatif, tetapi hasil rontgen positif sebanyak 106 penderita, penderita TB ekstra paru sebanyak 22 orang, penderita TB anak sebanyak 73 orang, penderita TB kambuh sebanyak 16 orang. Jumlah total penderita TB paru pada tahun 2018 sebanyak 572 orang. Sedangkan kasus baru TB paru yang ditemukan 2018 tersebut sebanyak 394 penderita.

Demikian disampaikan Kepala Dinkes Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendallian Penyakit (P2P), Alwizar, S.K.M.

Dijelaskan Alwizar, dari jumlah kasus baru tersebut, penderita yang meninggal sebanyak 14 orang (3,6%), pengobatan gagal sebanyak 7 orang (1,78%), putus berobat sebanyak 20 orang (5,1%), dan yang pindah sebanyak 24 orang (6,1%), sehingga jumlah total devaluasi penderita TB paru 2018 adalah sebanyak 327 penderita (83%).

"Maka angka keberhasilan untuk Kabupaten Bengkalis pada 2018 tersebut adalah jumlah penderita yang sembuh ditambah jumlah penderita yang pemperoleh pengobatan lengkap dibagi jumlah penderita baru yang ditemukan diperoleh angka keberhasilan pengobatan (succes rate) sebesar 66,2 % dan merupakan tertinggi di Provinsi Riau," terangnya.

Selanjutnya Alwizar juga berharap, jika ada anggota keluarga baik dewasa maupun anak-anak yang menderita batuk berdahak lebih dari 15 hari agar segera memeriksakan sputum (dahak) ke puskesmas. Karena, jika penderita TB positif dan tidak segera diobati akan menularkan kepada seluruh kontak serumah dan kontak bermainnya. Kemudian bagi penderita TB positif yang telah diberikan obat oleh puskesmas agar rutin meminum obatnya dan tidak boleh terputus. Dan kepada keluarga untuk menjadi pengawal minum obat (PMO) bagi pasien di rumahnya masing-masing.

"Dari data di atas, angka pengobatan gagal sebesar 1,78%, adalah disebabkan oleh tidak patuhnya penderita minum obat di rumah. Kemudian ada lagi yang putus berobat (5,1%) karena enggan mengambil obatnya di puskesmas.

"Perlu diketahui, bahwa bagi penderita penyakit TBC ini, obatnya disediakan oleh pemerintah dalam bentuk obat program dan bersifat gratis," imbuhnya.***(dik)

Foto : Bengkalis meraih plakat capaian keberhasilan pengobatan TB tertinggi di Riau diserahkan Kabid P2P Dinkes Riau, H. Muhammad Ridwan, S.K.M, M.Kes diterima oleh Wasor TB Kabupaten Bengkalis, Dewi Eka Handayani, S.K.M.

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kontak dengan Ny. SA, 120 Swab Warga Kuantan Mudik Negatif dan 8 Menunggu
- Seluruh Pasien Positif Sembuh, Ketua Gugus Tugas Covid-19 Inhil Apresiasi Kinerja Tim Medis
- Gubri Tandatangani Sertifikat Akta Bayi Gajah Damar
- Hilang Kendali, Dua Unit Minibus Laga Kambing di Pasiran, Bengkalis
- Enam Tahun Berjalan, FFVP Berhasil Kurangi Karhutla 750 Ribu Hektar
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla
- Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR
- Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi
- Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam
- 4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif
- Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19
- Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba
- Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam
- Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru
- Riau Masuk Delapan Nominasi API
- Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
- Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com