Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 5 Juni 2020 14:37
Diduga Rusak HPT dan Bakar Lahan,
Pengusaha Asal Rupat, Bengkalis Segera Diadili


Jum’at, 5 Juni 2020 14:30
BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel

Jum’at, 5 Juni 2020 11:31
Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama

Jum’at, 5 Juni 2020 06:33
Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19

Kamis, 4 Juni 2020 21:26
Korupsi Pembangunan Kantor Lurah di Inhil,
Seorang Kontraktor dan Mantan Camat Divonis 4 dan 1 Tahun Penjara


Kamis, 4 Juni 2020 21:18
Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK

Kamis, 4 Juni 2020 18:44
Ada Mobile Tunai BNI di Era New Normal

Kamis, 4 Juni 2020 17:51
Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah

Kamis, 4 Juni 2020 17:08
Smartfren Hadirkan Kartu Perdana 1ON+ Dengan Bonus Kuota Melimpah

Kamis, 4 Juni 2020 16:35
Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 1 Desember 2019 19:51
Rapimnas Kadin 2019, Rosan: Hanya Ada Satu Kadin

Adanya pihak yang mengaku dan menyerupai Kadin, Ketua Kadin Indonesia nyatakan hanya 1 Kadin di Indonesia.

Riauterkini-PEKANBARU- Rapimnas Kadin Indonesia pada 29 November 2019, di The Westin Resort Nusa Dua, Bali secara resmi dibuka Wakil Presiden RI, Prof. DR. KH. Maruf Amin. Disaksikan Puan Maharani, Ketua DPR RI, La Nyalla M. Mattaliti, Ketua DPD RI, Airlangga Hartarto, Menko Ekonomi, Erick Thohir, Menteri BUMN dan sembilan Gubernur serta beberapa Bupati/ Walikota di Indonesia.

Usai dibuka, Rapimnas Kadin yang diikuti lebih 1000 peserta dan peninjau ini dilanjutkan dengan pelaksanaan Sidang Sidang Pleno dan Sidang Sidang Komisi. Salah satu isu yang hangat dibahas peserta Rapimnas adalah eksistensi Kadin sebagai mitra sejajar pemerintah untuk semua tingkatan, baik Kadin Indonesia, Kadin Provinsi maupun Kadin Kabupaten Kota, yang belakangan ini diganggu oleh munculnya pihak pihak yang mengatas namakan organisasi maupun simbol yang sama dengan Kadin.

Menjawab isu yang membingungkan sebagian kecil stakeholder tersebut, Ketum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani didampingi Anindya N. Bakrie selaku Waketum Kadin Indonesia Bidang OKK dan para Ketum Kadin Provinsi Se Indonesia, Rosan mengatakan bahwa organisasi Kadin hanya ada satu yang diakui oleh Presiden RI dan jajaran pemerintahan Pusat sampai Daerah. Yakni Kadin Indonesia yg dipimpin Ketum Rosan P. Roeslani (yang terpilih dalam Munas Kadin Indonesia, 2015 di Bandung).

Kadin Indonesia mengajak Kadin Daerah agar tidak membuang waktu dan energi untuk meladeni manuver pihak lain yang mengaku sebagai "Kadin", namun memanfaatkan waktu dan energi positif untuk meningkatkan peran dan layanan organisasi kepada anggota.

"Kadin Indonesia telah dan terus membangun komunikasi dengan para stakeholder termasuk Lembaga Tinggi Negara, Kementerian, dan para Gubernur guna meningkatkan eksistensi Kadin di daerah. Salah satu upaya tersebut adalah Kadin Indonesia, hari ini telah meneken MoU dengan DPD RI dan Menteri BUMN untuk meningkatkan ekonomi daerah dan mewajibkan perusahaan2 dibawah BUMN menjadi anggota Kadin," terang Rosan.

Upaya lain dalam membangun kemitraan Kadin dengan pemerintahan di daerah, Ketua Kadin RI, Rosan adalah melalui pemberian apresiasi kepada sembilan Gubernur dan beberapa Bupati Walikota yg telah berhasil memberikan layanan terbaik bagi iklim dunia usaha. Wujud apresiasi tersebut diwujudkan dalam anugerah "Kadin Award".

"Guna mempercepat pembahasan omnibus law rancangan undang-undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja, Pemerintah menggandeng Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia," terangnya.

Sebagai Ketua Satuan Tugas (satgas) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tersebut, Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani akan melibatkan Kadin Daerah beserta Gubernur/ Bupati Walikota.

Seiring dengan pernyataan Rosan, Ketua Umum Kadin Provinsi yang diwakili Iva Desman, SE, MBA selaku Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Logistik, mengingatkan para stakeholder/ pemangku kepentingan di Riau agar obyektif dan segaris dengan kebijakan Presiden RI untuk mendukung eksistensi Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Rosan P. Roeslani serta Kadin Provinsi Riau yang dipimpin Juni Ardianto Rachman.*(H-we)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- BPBD Riau: Pesawat TMC Dipindahkan ke Sumsel
- Ukur Suhu Badan, Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Masuk Pintu Utama
- Cek Warga Bengkalis, Disiapkan 3.000 Alat Tes Cepat Covid-19
- Bupati Inhil Resmikan 3 Dermaga dan 2 BLKK
- Covid-19 di Riau, Pasien Baru Terus Nihil dan Pasien Sembuh Bertambah
- Pemkab Kuansing Optimis Pertahankan WTP
- Rapat Mendagri-KPU-DPR-RI, Riau Petakan Jumlah TPS
- Sebanyak 17.214 Orang Sudah di Rapid Test, 237 Reaktif
- Warga Sepahat, Bengkalis Diserang Harimau
- "Protes" Tak Terima BLTDD, Sejumlah Ibu-ibu Janda Datangi Kantor Desa Kelapapati, Bengkalis
- Mahasiswi Kukerta UNRI Bantu Penyaluran Sembako di Lubuk Ogung, Pelalawan
- Kekhwatiran Ledakan Kasus Covid-19 Pasca Idul Fitri Tidak Terjadi
- Batal ke Tanah Suci, 150 CJH Pelalawan Memahami Keputusan Pemerintah
- Terapkan New Normal, Rupbasan Bengkalis Mengikuti Sosialisasi Vicon
- Persiapan PPDB, Guru Sudah Diperbolehkan Masuk Sekolah
- Persiapan New Normal Forkopimda Kuansing Bahas 12 BidangĀ 
- Bantu Tangani Covid 19, Kadin Riau Serahkan 100 APD ke RSUD Arifien Achmad
- Tawuran Pemuda di Pantai Budung, Bantan Air, Bengkalis Berujung Damai
- Komitmen Bangun Lingkungan, Lurah Duri Timur dan Perangkatnya Ngeteh Telur Bareng
- Sebelum Masuk Mal Ska, Petugas Cek Suhu Badan Wagubri


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com