Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Kamis, 9 Juli 2020 20:24
Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER

Kamis, 9 Juli 2020 20:09
Hindari Tabrakan, Sebuah Mobil Pick Up Terjun Bebas ke Parit

Kamis, 9 Juli 2020 18:06
Polda Riau Sita 15,8 Kilogram Sabu di Pelabuhan Roro Dumai

Kamis, 9 Juli 2020 16:56
Jadi Saksi, Ketua DPRD Riau Diingatkan Hakim Ancaman Pidana Keterangan Palsu

Kamis, 9 Juli 2020 16:53
Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19

Kamis, 9 Juli 2020 16:46
Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19

Kamis, 9 Juli 2020 16:23
Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani

Kamis, 9 Juli 2020 15:39
Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau

Kamis, 9 Juli 2020 15:19
Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung

Kamis, 9 Juli 2020 14:02
DPP PPP Keluarkan SK Usung Zukri- Nasar di Pilkada Pelalawan



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Senin, 2 Desember 2019 17:12
Dua Mitra Bina PT RAPP Raih Penghargaan Adikriya

Sejumlah IKM di Riau mendapat penghargaan Adikriya dari pemerintahan provinsi. Dua diantaranya adalah mitra bina PT RAPP.

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan Penghargaan Adikriya kepada sejumlah Industri Kecil dan Menengah (IKM) yang ada di Riau. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Riau, Syamsuar, Senin (2/12) di UPT Dinas Perindustrian, Pekanbaru, Riau.

Dua mitra bina PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) berhasil meraih penghargaan dari pemerintah ini. Di antaranya Batik Nagori untuk kategori sandang dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dan Sahira untuk kategori pangan dari Kabupaten Kampar.

Menurut pengurus IKM Batik Nagori, Elpira, saat ini Batik Nagori sudah memiliki 10 orang pengrajin. Batik Nagori telah mendapatkan berbagai pelatihan dari Rumah Batik Andalan binaan Community Development RAPP.

"Pemesanan juga sudah mulai hingga ke Provinsi Kepulauan Riau. RAPP melatih kami dan mendukung material membatik pada tahun 2018. Dari sanalah bermula hingga sekarang. Para pengrajin batik saat ini bisa mendapatkan penghasilan sekitar Rp 3 juta per bulan," jelas Elpira.

Sedangkan Sahira, usaha kue di Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar telah dilatih oleh CD RAPP dalam pengemasan produk. Sahira, yang juga nama pemiliknya menyebutkan, dalam sehari pihaknya bisa meraup keuntungan Rp3-7 juta.

"Pengemasan yang diajarkan oleh RAPP lebih mudah dan menarik perhatian pengunjung. Di kedai kami tersedia berbagai macam kue seperti bolu kemojo, kripik-kripik dan lainnya," tutur Sahira.

Gubernur Syamsuar mengatakan penghargaan ini merupakan apresiasi terhadap para pelaku usaha IKM di Riau yang sudah mempromosikan kerajinan tangan dan makanan khas Riau. Selain itu melalui penghargaan ini untuk mencoba menginspirasi para pelaku IKM yang lain.

"Kita tidak bisa bergantung terus dengan sumber daya alam. Kita harus optimis untuk mencari usaha baru. Adanya sejumlah IKM yang ada dapat meningkatkan perekonomian rakyat kecil," katanya.

Diceritakan Syamsuar, saat dirinya bertemu Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, para pelaku IKM sebaiknya memproduksi nilai tambah dan bisa diekspor ke luar negeri. Hal tersebut diperlukan kerjasama, baik dari Pemerintah Provinsi, Kabupaten/ Kota dan perusahaan yang beroperasi di Riau.

"Berarti harus ada terobosan baru untuk mendorong ekonomi masyarakat. Pesan Presiden Jokowi, di tengah ketidakpastian ekonomi ini, kita disarankan untuk membuat sesuatu yang berbeda dan mencari jenis-jenis industri baru. Kita harus optimis mencari potensi itu," tuturnya. (rls)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Pasca Pencopotan Direksi, Pemprov Panggil Plt Direktur PT PER
- Ambil Swab Syarat Kerja ke Maluku, Warga Bengkalis Positif Covid-19
- Bupati Bersama Kapolres Inhil Resmikan Kampung Tangguh Nusantara
- Bupati Kuansing Tetapkan Desa Suka Maju Sebagai Desa Tangguh Covid - 19
- Rumah Tahfiz Darul Ulum Bandar Petalangan Siap Lahirkan Generasi Qur'ani
- Agustus-September Kemarau, BBTP Sudah Siapkan Pesawat TMC di Riau
- Tanam Ribuan Bibit Nanas, Polres Bengkalis Luncurkan Program Jaga Kampung
- Bupati Kuansing Ingin Bentuk 4 OPD untuk Dukung Sejumlah Program
- PT PCR, Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga Duri
- Pemkab Pelalawan Serahkan BLT untuk Dua Desa
- Hubungi Kimia Farma, Nama Kadiskes Riau Dicatut
- Pemprov Riau Optimis Menangkan Gugatan SK PAW Mantan Anggota DPRD Kampar
- Pertahankan WTP, Gubri Juga Ingatkan OPD Jangan Ada Lagi Temuan
- Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
- Hasil Trakcing Kontak NY. SA, Bocah 8 Tahun di Kuansing Terpapar Corona
- Sebanyak 4.107 Pekerja Migran Asal Bengkalis Terima Bantuan Rp600 Ribu
- Dijual Melampaui HET, PMII Desak Disdagperin Bengkalis Panggil Pangkalan Gas Melon
- 25 Penumpang Lion Air Segera Diswab
- Lolosnya Pasien Covid-19, Besok Pemprov Riau Panggil Kimia Farma dan Angkasa Pura
- Remaja di Kuansing Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com