Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 15 Juli 2020 17:39
Nihil Kasus Poisitif, Satu Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat

Rabu, 15 Juli 2020 17:29
Aspekari Riau Kunjungi Poktan Ternak Desa Lahang Baru Inhil

Rabu, 15 Juli 2020 17:27
Diduga Terlibat Karhutla, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda

Rabu, 15 Juli 2020 16:42
HUT Adhyaksa ke 60 dan HUT IAD XX 2020, Kajari Pelalawan Taja Baksos

Rabu, 15 Juli 2020 16:36
Sidang Perdana Karhutla PT Adei, Jaksa Bacakan Dakwaan

Rabu, 15 Juli 2020 15:33
64 Kepala SMPN Mundur, Dewan Minta Lapor Jika Mereka Ditekan

Rabu, 15 Juli 2020 15:27
Bertepuk Sebelah Tangan Dengan PKS,
Demokrat Bengkalis Tidak Akan Tinggal Diam


Rabu, 15 Juli 2020 15:08
Nilai Investasi Terbesar di Riau Terbanyak di Dumai

Rabu, 15 Juli 2020 14:48
Pelantikan Eselon III dan IV Pemprov Riau Tunggu Pengesahan Enam UPT Baru

Rabu, 15 Juli 2020 14:02
PT Sari Lembah Subur Gelar Apel Siaga Antisipasi Karhutla



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Desember 2019 09:36
Realisasi Fisik Minim, Sekda Sebut Evaluasi Kontrak Proyek Bersama OPD

Realisasi fisik APBD Riau masih minim. Sekdaprov Yan Prana segera mengevaluasi OPD. Jika kendala pada pengerjaan proyek, bakal ada sanksi tegas bahkan pemutusan kontrak kerja.

Riauterkini - PEKANBARU - Realisasi fisik Realisasi fisik Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau kurang dari satu bulan menjelang tutup buku akhir tahun masih 75 persen. Sementara realisasi keuangan masih 68,2 persen.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau Yan Prana Jaya mengaku segera melakukan langkah evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

"Saya belum dapat laporan kongkrit. Tapi kami segera mengadakan rapat evaluasi bersama OPD membahas kendala dihadapi," kata Yan Prana, disela acara Hari Bhakti PU, di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Riau Jalan SM Amin, Selasa (3/12/19).

Menurut Yan, yang baru belasan hari dilantik sebagai Sekdaprov Riau ini pentingnya rapat evaluasi itu untuk mencari tahu dimana kendala utama, hingga kurang satu bulan tutup buku tahun anggaran, capaian realisasi masih diangka 75 persen.

Hal itu tentunya, realisasi APBD Riau masih jauh diharapkan yang dapat menyentuh angka 90 persen bahkan lebih.

"Yang namanya kendala setiap proyek pasti ada. Tapi saya harap kendala itu tak sampai mengganggu realisasi fisik. Makanya nanti kita evaluasi," ungkap Yan.

Lebih lanjut, mantan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Siak ini menegaskan, jika memang kendala itu terkait kontrak kerja proyek yang tidak seauai dengan harapan, maka sanksi bakal diberikan. Hal itu tentunya agar persoalan yang sama tidak lagi terjadi dimasa bakan datang.

"Bagi yang tidak tepat waktu tentu akan diberikan sanksi. Tidak bisa tidak. Sanksi itu, bisa pemutusan kontrak," tegas Yan.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Nihil Kasus Poisitif, Satu Pasien Covid-19 Dinyatakan Sehat
- Aspekari Riau Kunjungi Poktan Ternak Desa Lahang Baru Inhil
- Diduga Terlibat Karhutla, Jikalahari Laporkan PT Arara Abadi ke Polda
- HUT Adhyaksa ke 60 dan HUT IAD XX 2020, Kajari Pelalawan Taja Baksos
- Nilai Investasi Terbesar di Riau Terbanyak di Dumai
- Pelantikan Eselon III dan IV Pemprov Riau Tunggu Pengesahan Enam UPT Baru
- Bupati Copot Hardiansyah, Tunjuk MD Rizal Plt Kadis PUPR Pelalawan.
- Kejari Bengkalis Salurkan Bantuan Pangan dan Gelar Sunatan Massal
- SKK Migas Sumbagut-KKKS Wilayah Riau dan 5 Organisasi Wartawan Gelar Webinar Jurnalistik
- Penuhi Kebutuhan Hewan Kurban, 550 Sapi dari NTT Segera Tiba di Dumai
- Dua dari Tiga Pasien Covid-19 tak Memiliki Riwayat Perjalanan
- 6.492 ASN Ikut Dukung Dukungan di Pilkada Serentak 2020
- Penyaluran Bansos Pendidikan Mahasiswa Kurang Mampu Sudah 95 Persen
- Kendalikan HET Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Panggil Pertamina, Agen dan Pangkalan
- Pandemi Covid-19, Perpustakaan Soeman Hs Optimalkan Layanan Digital
- FKPMR Taja Webinar WK Migas Rokan
- Dinilai Lamban Tangani Dugaan SPPD Fiktif, Mahasiswa Demo Polres Inhu
- Permintaan Audiensi Ditolak Kejati Riau, Mahasiswa Meranti Ancam Akan Kerahkan Massa
- Baru 518 Desa Punya Perpustakaan
- Bertambah Tiga Kasus, Diantaranya Nenek Berusia 80 Tahun Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com