Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 6 Juli 2020 17:25
Sekdaprov Riau Diperiksa Jaksa Terkait Dugaab Korupsi Pemkab Siak

Senin, 6 Juli 2020 17:25
Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak

Senin, 6 Juli 2020 17:01
Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia

Senin, 6 Juli 2020 16:47
DPRD Pelalawan Desak Proses Karlahut PT Arara Abadi

Senin, 6 Juli 2020 15:56
Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang

Senin, 6 Juli 2020 15:32
PHRI Sebut Okupansi Hotel Mulai Mengeliat di Pekanbaru di Tengah Corona

Senin, 6 Juli 2020 14:43
Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla

Senin, 6 Juli 2020 14:03
Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR

Senin, 6 Juli 2020 12:50
Anak tak Diterima, Puluhan Warga Tegar Geruduk SMAN 4 Mandau

Senin, 6 Juli 2020 11:42
Menjadi Kurir Sabu, Seorang Warga Sorek Dicokok Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Desember 2019 16:13
Target Maret Beroperasi, PT HK Percepat Tuntaskan Ganti Rugi Lahan Ditiga Seksi

Tiga seksi jalan tol Pekanbaru Dumai segera dilakukan ganti rugi. PT HK tetap optimis, Maret nanti jalan bebas hambatan tersebut sudah beroperasi.

Riauterkini - PEKANBARU - Sekretaris Perusahaan Hutama Karya (HK) Muhammad Fauzan sebut pembebasan lahan jalan tol Pekanbaru-Dumai yang ada di seksi lima dan enam sudah tuntas dilakukan. Dengan begitu, PT HK langsung tancap gas, untuk pembangunan konstruksinya.

"Untuk di seksi lima dan enam sudah tuntas ganti rugi kita lakukan. Makanya kita langsung gesa pembangunan kontruksinya," kata Muhammad Fauzan, Selasa (3/12/19).

Berbeda dengan seksi dua, tiga dan empat, sebagian masih dalam tahap penyelesaian pembebasan lahan keseluruhan. Diharapkan dalam waktu tidak lama lagi, ganti rugi lahan yang ada ditiga seksi jalan tol tersebut dapat dituntaskan sesegera mungkin.

Diakui Fauzan, dalam pembangunan jalan tol secara umum, proses yang cukup sulit dan memakan waktu lama adalah pembebasan lahan. Untuk menyiasati hal ini agar proyek jalan tol dapat terbangun sesuai target waktu yang ditentukan, pemerintah telah memiliki strategi sendiri.

Yaitu dengan menerapkan ganti untung, sehingga masyarakat yang memiliki lahan tidak merasa dirugikan dengan proyek ini. Dimana untuk proses pembebasan lahan sendiri dilaksanakan oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun untuk memastikan pembebasan lahan berjalan dengan baik, Hutama Karya turut memantau dan mengawasi pelaksanaannya. Hutama Karya pun dapat menalangi sementara ganti rugi lahan sebagai bentuk komitmen terselesaikannya pembangunan jalan tol trans sumatera tepat waktu.

Begitu juga dengan proses pembebasan lahan ruas tol Pekanbaru-Dumai yang saat ini masih belum seratus persen selesai. Misalnya di seksi 3 daerah Kandis, beberapa lahan masih dalam proses konsinyasi di Pengadilan. Namun eksekusi sudah sesuai dengan koridornya.

"Termasuk kejadian protes Ibu Eselang pada saat eksekusi pembebasan lahan di Kandis kemarin. Kami menghargai semua respon masyarakat. Sebagai informasi, proses pembebasan lahan yang dilakukan oleh Kementerian PUPR dan Kementerian ATR/BPN, dimana harga ganti rugi lahan sudah sesuai dengan prosedur appraisal yang dilakukan oleh jasa konsultan independen, sehingga tidak ada kesewenang-wenangan disini," terang Fauzan.

Lebih lanjut Fauzan menjelaskan bahwa apabila masyarakat mencari keadilan melalui pengadilan dan kemudian sudah diputus, maka hasil keputusan tersebut sudah bebas dari intervensi manapun. "Hutama Karya sebagai BUMN akan selalu taat pada peraturan serta undang-undang yang berlaku," tutur Fauzan.

Panjang keseluruhan ruas tol Pekanbaru-Dumai 131 kilo meter yang terbagi menjadi enam seksi, dengan progres pembangunan konstruksi rata-rata mencapai 77 persen. Dimana salah satunya, seksi satu sepanjang 9,50 kilo meter diyakini bisa selesai akhir tahun 2019 ini.

Dengan begitu, banyaknya progres capaian optimis ruas tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer tersebut, dapat dituntaskan pembangunan konstruksinya dan siap beroperasi pada Maret 2020. ***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Satu Penumpang Positif Covid-19, Maskapai Lion Air Diminta Lakukan Tracing Kontak
- Tambahan Satu Kasus Positif Covid-19, Satu Lagi Meninggal Dunia
- Luasan Karhutla Tahun Ini Jauh Berkurang
- Pimpin Rakor, Gubri Minta Utamakan Pencegahan Tangani Karhutla
- Empat Tahun Vakum, Plh. Bupati Bengkalis Kembali Aktifkan Forum CSR
- Gubri Berikan Penghargaan Kepada Empat Tim Medis Berprestasi di RSUD Petala Bumi
- Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Dilaporkan Padam
- 4 Belum Keluar, 107 Hasil Swab Warga Kuansing Pernah Kontak dengan NY. SA Negatif
- Silaturahmi dengan Pangdam I BB, Bupati Kuansing Bahas Keamanan Pilkada Hingga Covid - 19
- Plh. Bupati Bengkalis Ingatkan ASN dan Honorer Jangan Dekati Narkoba
- Water Bombing dan Alat Berat Dikerahkan, Sebagian Besar Karla Gambut di Pulau Rupat, Bengkalis Padam
- Hari Ini Riau Termasuk Provinsi Pasien Sembuh Lebih Banyak dari Pada Kasus Baru
- Riau Masuk Delapan Nominasi API
- Wujudkan Mini Data Center, Diskominfo Inhil Kunjungi Data Center Pekanbaru
- Cari Kerja di Pelalawan, Saat Test Kesehatan Warga Sumut Ternyata Positif Covid-19
- Satu Pegawai Positif Corona, Sport Station di Mal Pekanbaru Tutup Semetara
- Gubri dan Pangdam Cek Kesiapan Sebelum Peresmian Tol Permai
- 6 Pasien Positif Covid-19 Inhil Sembuh
- Seorang Karyawan di Mal Pekanbaru Positif Covid-19
- Tracing dari Ibu, Ayah dan Anak di Kuansing Positif Covid-19


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com