Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 9 Desember 2019 21:48
Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan

Senin, 9 Desember 2019 21:31
Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall

Senin, 9 Desember 2019 18:49
Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing

Senin, 9 Desember 2019 18:15
Anggaran Pendidikan Naik 300 Persen, Forkom Riau: Pungutan Dianggap Pungli

Senin, 9 Desember 2019 17:29
Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi

Senin, 9 Desember 2019 17:02
Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist


Senin, 9 Desember 2019 16:59
Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi

Senin, 9 Desember 2019 16:22
Karyawan PT RAPP dan Warga Kelola Lahan Kosong Jadi Kebun

Senin, 9 Desember 2019 15:57
CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer

Senin, 9 Desember 2019 15:36
Peringati HAKI 2019 Kejari Pelalawan Gelar Pidato Tingkat SMA Sederajat

loading...


Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Selasa, 3 Desember 2019 23:11
Warga Kabun Pasang Spanduk sebagai Ultimatum ke PT Padasa Enam Utama

Warga Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Rohul,‎ memasang spanduk sebagai ultimatum ke PT Padasa Enam Utama, untuk mematuhi SK Kemenhut RI tahun 2013‎, terkait konversi lahan 20 persen.

Riauterkini-KABUN- Ratusan warga Desa Kabun, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), tergabung di Koptan Kabun Tuah Bersama mengultimatum PT Padasa Enam Utama (PEU).

Ultimatum dari ratusan anggota Koptan Kabun Tuah Bersama‎ yaitu dengan memasang sejumlah spanduk pada Selasa (03/11/2019), sebagai peringatan ke PT PEU di Desa Kabun, untuk segera memenuhi tuntutan anggota Koptan Kabun Tuah Bersama.

Aksi ini dilakukan setelah 311 warga Desa Kabun mewakili 980 Kepala Keluarga (KK) mengajukan gugatan perdata terhadap PT PEU ke Pengadilan Negeri (PN) Pasirpangaraian, terkait konversi 20 persen lahan kawasan hutan produksi yang belum direalisasikan perusahaan.

Aksi warga memasang spanduk di desanya ini mendapat dukungan Kades Kabun, Amri dan berharap manajemen PT PEU menghargai upaya mediasi jilid dua melalui gugatan perdata di PN Pasirpangaraian.

Sementara, Aladin Koto SH, sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) mengatakan aksi memasang spanduk dilakukan warga Desa Kabun sebagai bentuk ultimatum anggota Koptan Kabun Tuah Bersama ke PT PEU, agar menjalankan apa yang sudah diatur di SK Kemenhut RI tahun 2013.

"Intinya, masyarakat menuntut segera diserahkannya konversi 20 persen lahan kawasan hutan produksi yang belum direalisasikan perusahaan. Aksi ini sebagai ultimatum ke prusahaanan," tegas Aladin, Selasa.

Aladin menyatakan warga Desa Kabun akan melakukan aksi lebih besar lagi bila perusahaan tidak merespon atau tidak menanggapi keputusan SK Kemenhut RI 2013, dimana PT PEU harus menyerahkan lahan konversi ke Koptan Kabun Tuah Bersama sekira 667,8 hektar.

"Bila perusahaan tetap tidak menyerahkan lahan konversi ke masyarakat, masyarakat Desa Kabun akan memblokir akses jalan menuju ke perusahaan," kata Aladin, sesuai tuntutan warga.

"Bukan hanya memblokir, masyarakat Kabun juga akan menduduki dan menyegel kantor kebun perusahaan," tambah Aladin.

Sebelumnya, warga Desa Kabun yang tergabung di Koptan Kabun Tuah Bersama, melalui kuasa hukumnya Surya Darma S.Ag, SH, MH & Rekan, telah menggugat perdata PT PEU ke PN Pasirpangaraian dengan Nomor Perkara P.45/PDT-G/2019/PN.Psp, tanggal 27 September 2019.

"Dengan itikad baik masyarakat, kita harapkan perusahaan legowo menyerahkan konversi 20 persen lahan PT PEU, karena lahan ini nantinya dibagikan kepada sekira 980 Kepala Keluarga di Desa Kabun," pungkas Aladin.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Chevron Geology Fieldtrip, Melihat Bumi Purba di Antara Lapisan Bebatuan
- Festival Teater Islam Dunia I Dihelat di Susiana Tabrani Convention Hall
- Bupati Mursini Buka Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II Kuansing
- Tangani 11 Perkara, Kajari Bengkalis Ingatkan Jajarannya Komitmen Berantas Korupsi
- Jembatan Kaki Seribu Rp23 M tak Selesai,
PT Bahana Krida Nusantara Terancam Blacklist

- Diduga Kerap Mangkir, BKD Inhu Nilai Oknum ASN Kesbangpol Terkesan Dilindungi
- CAT Panwascam, Bawaslu Bengkalis Gunakan 30 Komputer
- Bupati Harris Lantik Pengurus KKKS SD/MI dan FKKS SMP/MTS Pelalawan
- Segera Diserahkan, Sekdaprov Sebut Sejumlah Catatan Kemendagri Hasil Verifikasi APBD Riau
- Tiga Perwira Mabes Polri Temui Sekdaprov, Ada Apa?
- Diduga Kerap Mangkir, Oknum ASN Kesbangpol Inhu Hanya Disanksi Teguran
- Derita Kebocoran Jantung, Ketua DPRD Bengkalis Syaiful Ardi Antar Warganya Berobat ke Jakarta
- Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur
- Wagubri Borong Tiga Lagu Saat Ditutup Festival Ruang Kita II
- Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Ruang Kita Festival II di Bandar Serai MTQ
- Istri Gubri Demo Memasak Pada Acara Festival Ruang Kita II
- Sosialisasi Peningkatan Hasil Panen, CV Kuala Raja dan PT Petrokimia Gresik Distribusikan Pupuk Bersubsidi ke Petani
- Satu-satunya di Riau,
Bengkalis Kembangkan Sapi Indukan Jenis Ras Pesisir

- Pasarkan Sejumlah Komoditi, Bulog Tawarkan Kerja Sama ke Kadin Bengkalis
- ‎PT SPR Langgak Salurkan Bantuan Beasiswa ke Mahasiswa Berprestasi di Kabupaten Rohul


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com