Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 28 September 2020 21:38
Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3

Senin, 28 September 2020 21:17
169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah

Senin, 28 September 2020 20:51
Pilih "ES4", Ini yang Bakal Dinikmati Masyarakat di Duri, Bengkalis

Senin, 28 September 2020 20:45
Polda Riau Dalami Dugaan Perambahan Hutan dan Pencucian Uang Sihol Pangaribuan

Senin, 28 September 2020 20:42
Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona

Senin, 28 September 2020 20:06
Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona

Senin, 28 September 2020 19:56
Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker

Senin, 28 September 2020 18:47
Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih

Senin, 28 September 2020 17:48
Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag

Senin, 28 September 2020 17:31
IPMAKA Resmi Dilantik



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:46
Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.

Riauterkini - PEKANBARU - Peristiwa alam berupa Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Gerhana Matahari diperkirakan akan terjadi pada Tanggal 26 Desember 2019 mendatang.

Dalam perspektif pariwisata dan pendidikan, momentum langka itu akan coba dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Pemkab Siak dan LAPAN menghadirkan Festival Matahari Cincin di Desa Bunsur pada 24 sampai 26 Desember 2019.

Tujuannya guna memanjakan wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara yang diprediksi akan meluruk ke Siak Sri Indrapura dalam menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup itu. Karenanya, Desa Bunsur tengah bersolek. Ragam kegiatan dirancang.

Mulai dari shalat gerhana berjamaah, shalawat, penampilan kelompok nasid Nissa Sabyan, pencatatan rekor dari MURI sampai aneka pagelaran kesenian tradisi dan bazar kuliner khas.

Selama festival juga akan ada mini planetarium, Bimtek komunikasi Satelit LAPAN, workshop tentang gerhana. Pemeintah setempat juga sudah melakukan sosialisasi kepada instititusi pendidikan guna menghadiri program yang kental berbau edukasi ini.

Besar harap buat menggugah minat anak dan remaja dalam menekuni sains keantariksaan. Sebagai bagian dari program akan diperkenalkan teropong lubang jarum, kamera obscura dan dilengkapi pameran fotografi gerhana matahari. Selain di Desa Bunsur kegiatan juga akan terpusat di Kota Siak Sri Inderapura tepatnya di Taman Tengku Agung dan Waterfront City.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal Zen menyatakan, bahwa peristiwa itu juga akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam menghadirkan cakrawala secara lebih intens atas dunia pendidikan. Selain itu juga upaya mendongkrak jumlah kunjungan.

Seperti diketahui, Riau tengah berupaya mengatrol program Wisata Halal menjadi salah satu prioritas. Pada Tahun 2019 ini Bumi Lancang Kuning sudah berada di posisi nomor tiga bersama Kepri dalam kategori Destinasi Halal Terbaik Nusantara. Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siak Sri Indrapura.

Selain di Desa Bunsur gerhana ini juga akan dapat disaksikan di kawasan Padang Sidempuan (Sumatera Utara), Singkawang (Kalimantan Barat) dalam beberapa daerah lain dalam persentase berbeda.

Menurut LAPAN waktu dan durasi Gerhana Matahari Cincin bergantung pada lokasi pengamatan dan di Siak Sri Indrapura diperkirakan akan berpuncak sekitar pukul 12. 00 WIB. Secara umum gerhana memungkinkan untuk terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada di garis sejajar. Bulan yang melintas di depan matahari menutupi hampir seluruh bagian matahari-- kecuali bagian tepi matahari. Dalam kondisi ini matahari akan terlihat seperti lingkaran cincin.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Bunda PAUD Inhil Jadi Pembicara Utama Webinar Kelas Orang Tua Berbagi Episode 3
- 169 Advokat di Pekanbaru Dilantik dan Diambil Sumpah
- Dua Pekan Dirawat, Dokter FH Hutahuruk Meninggal Karena Corona
- Hari Ini, Jubir Covid - 19 Kuansing Rilis 5 Pasien Positif Corona
- Tekan Angka Penyebaran Covid - 19, PDAM TT Cabang Duri Tebar Ratusan Masker
- Kasus Covid-19 di Riau Capai 7 Ribu Lebih
- Jawab Tudingan, Rektor UIN Suska Riau Sampaikan Klarifikasi ke Kemenag
- IPMAKA Resmi Dilantik
- Lewat Tol Lebihi Batas Maksimum, Sejumlah Kendaraan Sudah Ada Ditilang
- Ribuan Ekor Hewan Rentan Tertular Rabies di Bengkalis Sasaran Suntik Vaksin
- 4 Personil Polres Inhil Berprestasi Terima Penghargaan
- Cabup Bengkalis Abi Bahrum Jenguk dan Bantu Penderita Kanker di Duri
- Pemkab dan PT. SUN Tandatangani Nota Kesepahaman Perawatan Jalan
- Pilkada Bengkalis, Harta Kaderismanto Minus, Kasmarni Paling Tajir
- Gubri Apresiasi Anak-anak Melayu Konten Kreator Sosialisasikan Penggunaan Masker
- Gubri Resmikan Mangrove Education Center
- Kartu e-money BRK Bisa Untuk Tol dan Berbagai Transaksi
- Usai Dilantik Jadi Pj Bupati Bengkalis, Ini Sederet Tugas Dihadapi Syahrial Abdi
- Maazat, Ayah Syahrul Aidi Maazat Wafat Hari ini
- Dilantik Bupati, DPD Apkasindo Bengkalis Diharapkan Bersinergi Bersama Petani Sawit


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com