Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 22 Januari 2020 18:10
Pilkada Kuansing, Andi Putra - Suhardiman Amby Mendaftar di Golkar

Rabu, 22 Januari 2020 17:11
Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah

Rabu, 22 Januari 2020 16:46
DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing

Rabu, 22 Januari 2020 15:41
Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal

Rabu, 22 Januari 2020 15:01
Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan

Rabu, 22 Januari 2020 13:36
Dua Penyelundup 3 Kg Sabu Ditangkap Polda Riau di Kandis

Rabu, 22 Januari 2020 13:07
Beruang Madu Berkeliaran di Dumai, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Rabu, 22 Januari 2020 13:01
Kembali Dilanda Banjir, Petani Padi Kuansing Khawatir Gagal Panen lagi

Rabu, 22 Januari 2020 12:32
Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas

Rabu, 22 Januari 2020 12:04
Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:46
Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.

Riauterkini - PEKANBARU - Peristiwa alam berupa Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Gerhana Matahari diperkirakan akan terjadi pada Tanggal 26 Desember 2019 mendatang.

Dalam perspektif pariwisata dan pendidikan, momentum langka itu akan coba dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Pemkab Siak dan LAPAN menghadirkan Festival Matahari Cincin di Desa Bunsur pada 24 sampai 26 Desember 2019.

Tujuannya guna memanjakan wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara yang diprediksi akan meluruk ke Siak Sri Indrapura dalam menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup itu. Karenanya, Desa Bunsur tengah bersolek. Ragam kegiatan dirancang.

Mulai dari shalat gerhana berjamaah, shalawat, penampilan kelompok nasid Nissa Sabyan, pencatatan rekor dari MURI sampai aneka pagelaran kesenian tradisi dan bazar kuliner khas.

Selama festival juga akan ada mini planetarium, Bimtek komunikasi Satelit LAPAN, workshop tentang gerhana. Pemeintah setempat juga sudah melakukan sosialisasi kepada instititusi pendidikan guna menghadiri program yang kental berbau edukasi ini.

Besar harap buat menggugah minat anak dan remaja dalam menekuni sains keantariksaan. Sebagai bagian dari program akan diperkenalkan teropong lubang jarum, kamera obscura dan dilengkapi pameran fotografi gerhana matahari. Selain di Desa Bunsur kegiatan juga akan terpusat di Kota Siak Sri Inderapura tepatnya di Taman Tengku Agung dan Waterfront City.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal Zen menyatakan, bahwa peristiwa itu juga akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam menghadirkan cakrawala secara lebih intens atas dunia pendidikan. Selain itu juga upaya mendongkrak jumlah kunjungan.

Seperti diketahui, Riau tengah berupaya mengatrol program Wisata Halal menjadi salah satu prioritas. Pada Tahun 2019 ini Bumi Lancang Kuning sudah berada di posisi nomor tiga bersama Kepri dalam kategori Destinasi Halal Terbaik Nusantara. Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siak Sri Indrapura.

Selain di Desa Bunsur gerhana ini juga akan dapat disaksikan di kawasan Padang Sidempuan (Sumatera Utara), Singkawang (Kalimantan Barat) dalam beberapa daerah lain dalam persentase berbeda.

Menurut LAPAN waktu dan durasi Gerhana Matahari Cincin bergantung pada lokasi pengamatan dan di Siak Sri Indrapura diperkirakan akan berpuncak sekitar pukul 12. 00 WIB. Secara umum gerhana memungkinkan untuk terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada di garis sejajar. Bulan yang melintas di depan matahari menutupi hampir seluruh bagian matahari-- kecuali bagian tepi matahari. Dalam kondisi ini matahari akan terlihat seperti lingkaran cincin.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Kades Senderak, Bengkalis Bantah Ada Kegiatan Fiktif Ratusan Juta Rupiah
- DPRD Merangin Jambi Kunker ke DPRD Kuansing
- Kejari Bengkalis Segera Tuntut Kurir Ratusan Ponsel Ilegal
- Akhir Maret LKPj Kepala Daerah Ditargetkan Siap Diparipurnakan
- Tuntut Profesionalitas, Polri Butuh Satpam Jaga Kamtibmas
- Pengamanan Imlek, Polres Bengkalis Siagakan Ratusan Personel
- Hargai Kerja Keras, Bupati Rohil Makan Bersama Petugas Kebersihan
- Kapolres Meranti Tinjau Kesiagaan PT SRL Antisipasi Karhutla
- Anggaran Bosda Dianggarkan Hampir Setengah Triliun, Kadisdik: Sekolah Gratis Bukan Wacana Lagi
- Rencana Kenaikan Gas Melon, Disdagperin Bengkalis Tunggu Instruksi
- Ruas Tol Pekanbaru-Dumai Ditargetkan Operasi Pada Mudik Lebaran 2020
- Perusahaan Beroperasi di Bengkalis Diminta Berperan Bina UMKM
- Terima Gelar Adat LAMR, Bupati Bengkalis Sebut Kehormatan Tertinggi
- Beri Motivasi Para Penghapal Al Quran, Syaikh dari Palestina Ini Sambangi Sejumlah Masjid di Riau
- Sekdaprov Riau Prihatin Melihat Kondisi Bangunan Mess Pemprov Riau di Jakarta
- MoU PT Jamkrida Riau, Perbarindo dan BPR se-Riau Jadi Momentum Peningkatan Kembangkan UMKM
- Olimpiade Fisika se-Sumatera, Kadisdik Sebut Bisa Tolak Ukur dan Evaluasi Pendidikan Riau
- Private Class PPA Pekanbaru,
Belajar Kembali Mengenal Allah, Mencintai dan Menjemput PertolonganNya

- Disdagperin Bengkalis Siapkan Rp7 M untuk Pasar Murah 30.630 Pembeli
- MoU Bersama Gubri, Investor Singapura Kelola Stadion Utama


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com