Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 4 Agustus 2020 11:19
Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes

Selasa, 4 Agustus 2020 10:24
BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 

Selasa, 4 Agustus 2020 10:02
Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru Cek Dugaan RS Awal Bros Pemicu Banjir

Selasa, 4 Agustus 2020 08:53
Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR

Selasa, 4 Agustus 2020 01:53
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Perdana Ekspor Kelapa ke Malaysia

Selasa, 4 Agustus 2020 01:50
Jaksa Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Korupsi Kredit Macet PT PER

Senin, 3 Agustus 2020 21:25
Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai

Senin, 3 Agustus 2020 20:45
Sri Barat Diyakini Berpotensi Sapu Bersih Dukungan Swing Voters di Pilkada Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 20:21
Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat

Senin, 3 Agustus 2020 19:38
Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:46
Desa Bunsur Sungai Apit Paling Ideal Saksikan Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit.

Riauterkini - PEKANBARU - Peristiwa alam berupa Gerhana Matahari Cincin akan menjadi catatan istimewa bagi Siak Sri Indrapura. Lembaga Antariksa dan Penerbangan (LAPAN) memprediksi bahwa salah satu titik paling ideal dalam menyaksikan fenomena alam itu berada di Desa Bunsur, Kecamatan Sungai Apit. Gerhana Matahari diperkirakan akan terjadi pada Tanggal 26 Desember 2019 mendatang.

Dalam perspektif pariwisata dan pendidikan, momentum langka itu akan coba dimanfaatkan secara maksimal. Pemerintah Provinsi Riau bekerjasama dengan Pemkab Siak dan LAPAN menghadirkan Festival Matahari Cincin di Desa Bunsur pada 24 sampai 26 Desember 2019.

Tujuannya guna memanjakan wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara yang diprediksi akan meluruk ke Siak Sri Indrapura dalam menyaksikan peristiwa sekali seumur hidup itu. Karenanya, Desa Bunsur tengah bersolek. Ragam kegiatan dirancang.

Mulai dari shalat gerhana berjamaah, shalawat, penampilan kelompok nasid Nissa Sabyan, pencatatan rekor dari MURI sampai aneka pagelaran kesenian tradisi dan bazar kuliner khas.

Selama festival juga akan ada mini planetarium, Bimtek komunikasi Satelit LAPAN, workshop tentang gerhana. Pemeintah setempat juga sudah melakukan sosialisasi kepada instititusi pendidikan guna menghadiri program yang kental berbau edukasi ini.

Besar harap buat menggugah minat anak dan remaja dalam menekuni sains keantariksaan. Sebagai bagian dari program akan diperkenalkan teropong lubang jarum, kamera obscura dan dilengkapi pameran fotografi gerhana matahari. Selain di Desa Bunsur kegiatan juga akan terpusat di Kota Siak Sri Inderapura tepatnya di Taman Tengku Agung dan Waterfront City.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Riau, Raja Yoserizal Zen menyatakan, bahwa peristiwa itu juga akan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam menghadirkan cakrawala secara lebih intens atas dunia pendidikan. Selain itu juga upaya mendongkrak jumlah kunjungan.

Seperti diketahui, Riau tengah berupaya mengatrol program Wisata Halal menjadi salah satu prioritas. Pada Tahun 2019 ini Bumi Lancang Kuning sudah berada di posisi nomor tiga bersama Kepri dalam kategori Destinasi Halal Terbaik Nusantara. Fenomena Gerhana Matahari Cincin itu sekaligus menjadi medium dalam memperkenalkan destinasi terutama di kawasan Siak Sri Indrapura.

Selain di Desa Bunsur gerhana ini juga akan dapat disaksikan di kawasan Padang Sidempuan (Sumatera Utara), Singkawang (Kalimantan Barat) dalam beberapa daerah lain dalam persentase berbeda.

Menurut LAPAN waktu dan durasi Gerhana Matahari Cincin bergantung pada lokasi pengamatan dan di Siak Sri Indrapura diperkirakan akan berpuncak sekitar pukul 12. 00 WIB. Secara umum gerhana memungkinkan untuk terjadi ketika matahari, bumi dan bulan berada di garis sejajar. Bulan yang melintas di depan matahari menutupi hampir seluruh bagian matahari-- kecuali bagian tepi matahari. Dalam kondisi ini matahari akan terlihat seperti lingkaran cincin.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes
- BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 
- Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR
- Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai
- Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat
- Bertambah 50, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak dari Rohil
- Bapenda Pekanbaru Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban
- 21 Warga Positif Covid 19, Polilklinik Rawat Jalan RSUD Rohil Tutup Sementara
- Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu
- Nostalgia Pewarta, Bagus Santoso Sambangi PWI Bengkalis
- Distan Bengkalis Berkurban Tiga Sapi dan Dua Kambing
- Walikota Firdaus Pimpin Penyembelihan 44 Sapi Kurban ASN Pemko Pekanbaru
- Dua Karyawan Positif Covid-19, BRK Tutup Sementara
- Pimpinan Dikabarkan Positif Corona, Kantor Kemenag Pelalawan Masih Buka
- 10 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Diantaranya Bayi
- Kerap Dilaporkan Tak Tepat Sasaran, Disdag Bengkalis Petakan dan Evaluasi Pengguna Gas Melon
- Bengkalis Masih Kekurangan Penyuluh Pertanian
- Pimpinan Dikabarkan Positif Corona, Pegawai Kemenag Pelalawan Isolasi Mandiri
- Video dan Photo Orang Bunuh Diri Beredar, Lokasi di Taman Budaya Dekat Pasar Dupa
- Bupati dan Awak Media Kurban Tiga Ekor Kerbau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com