Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Rabu, 29 Januari 2020 16:52
Lima Tokoh Bengkalis Ambil Formulir Penjaringan ke Golkar

Rabu, 29 Januari 2020 16:30
Dinanti Warga Puluhan Tahun, Pasar Permanen Pekan Heran Diresmikan Bupati Inhu

Rabu, 29 Januari 2020 16:12
Puluhan Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Pekan Heran Inhu Miliki Pasar Permanen

Rabu, 29 Januari 2020 15:34
Disaksikan Sekda, Pejabat Disdik Bengkalis Teken Pakta Integritas, Kontrak Kinerja dan Netralitas Pilkada

Rabu, 29 Januari 2020 14:23
Bupati Kuansing Hadiri Workshop Penerapan UU Pemilihan Gubernur dan Bupati di Padang

Rabu, 29 Januari 2020 13:44
Cegah Corona, Empat WNA Asal Taiwan dan Malaysia Diperiksa Intensif Petugas Dinkes Bengkalis

Rabu, 29 Januari 2020 13:36
Tiga Tahun Diburu, Napi Pelarian LP Sialang Bungkuk Ditangkap Edar Sabu

Rabu, 29 Januari 2020 13:33
Sebuah Toko di Jalan Tuanku Tambusai Pekanbaru Terbakar

Rabu, 29 Januari 2020 11:13
Komplotan Maling Motor Diringkus Polsek Mandau

Rabu, 29 Januari 2020 11:04
Usai Ikuti Program VOTED Tajaan PT CPI,
Rangga: Kini Saya Tak Lagi Bebani Orang Tua




Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:57
Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang

Lokasi tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Rokan IV Koto, Rohul, sulit dijangkau kendaraan. Hal ini men‎yulitkan petugas mengevakuasi dua warga yang tertimbun material longsor.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Petugas gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Polsek Rokan IV Koto, dibantu warga kesulitan mengevakuasi dua warga Rohul yang tertimbun tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Tanah longsor yang terjadi sekira 5 kilometer dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang terjadi pada Senin sore (02/12/2019), namun kejadian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Rokan IV Koto pada Rabu (04/12/2019).

Pasca menerima laporan dari keluarga korban, Polsek IV Koto langsung melaporkan kejadian ke BPBD Rohul dan Basarnas Pekanbaru, dan kedua instansi langsung menerjunkan personel ke lokasi.

Kepala BPBD Kabupaten Rohul, H Zulkifli Said,‎ Kamis (05/12/2019), mengatakan instansinya menerjunkan 8 personel serta peralatan dibutuhkan, termasuk 2 armada ke lokasi tanah longsor, namun lokasi yang merupakan kebun kelapa sawit tersebut sulit dijangkau.

Zulkifli mengaku belum mengetahui berapa barak warga tertimbun tanah longsor. Sesuai laporan diketahui 2 orang laki-laki tertimbun material longsor yang belakangan diketahui merupakan ayah dan anaknya, yaitu Elipati Zebua (55 tahun), dan‎ anaknya Tabhezhisoki (25 tahun). Keduanya warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Ia mengungkapkan barak tertimbun tanah longsor berlokasi dekat jurang yang cukup curam dan dalam, hal itu menyulitkan tim gabungan melakukan evakuasi dua korban yang dilaporkan tertimbun material longsor.

Sementara, Kepala Desa Rokan Koto Ruang, Alex Susanto, mengatakan kedua korban tertimbun tanah longsor saat istirahat di dalam baraknya.

Kedua korban saat itu masih memananen TBS kelapa sawit. Karena hujan deras turun, keduanya lantas berteduh di dalam baraknya, namun barak yang di dekat tebing curam tersebut tiba-tiba longsor dan diduga menimbun ayah dan anaknya tersebut.

"Mereka baru siap panen kelapa sawit, dan berteduh di dalam rumahnya. Longsor dari atas rumahnya, habis semua‎," ungkap Alex Susanto kepada riauterkinicom, Kamis.

Alex mengaku lokasi jauh dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang atau sekira‎ 15 menit perjalanan darat. Lokasi tanah longsor juga tidak bisa dijangkau kendaraan.

"Medannya curam kali, kalau turun mungkin mudah‎, tapi kalau naiknya itu susah,"‎ jelas Alex‎, dan mengaku ikut turun meninjau lokasi bersama Sekda Rohul H Abdul Haris S.Sos, M.Si, dan Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting S.IK.

Sejauh ini, sambung Alex, sudah alat berat excavator yang diturunkan dari Kecamatan Ujung Batu‎ sudah tiba untuk membantu evakuasi kedua korban yang dilaporkan tertimbun tanah longsor tersebut.

"Ini mereka masukkan excavator ke lokasi tapi bisa apa gak," tambahnya.

Alex menuturkan warga berkebun tanaman kelapa sawit di daerah tersebut dengan usia tanaman antara tiga sampai empat tahun, dan sebagian besar tanaman sudah dipanen.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dinanti Warga Puluhan Tahun, Pasar Permanen Pekan Heran Diresmikan Bupati Inhu
- Puluhan Tahun Menunggu, Akhirnya Warga Pekan Heran Inhu Miliki Pasar Permanen
- Disaksikan Sekda, Pejabat Disdik Bengkalis Teken Pakta Integritas, Kontrak Kinerja dan Netralitas Pilkada
- Cegah Corona, Empat WNA Asal Taiwan dan Malaysia Diperiksa Intensif Petugas Dinkes Bengkalis
- Ditransfer Lewat Bank Riaukepri, Pemprov Bantu Enam Mahasiswa Riau Terisolasi di Wuhan China Sebanyak Rp10 Juta
- Gubri Perintahkan Kirim Bantuan untuk Warga Riau di Wuhan
- Tak Hadir, Sebanyak 77 Peserta Ujian CPNS Dinyatakan Gugur
- Selain Availability Payment, KPBU Juga Tetap Jadi Alternatif Pola Pinjaman Pemprov Biayai Infrastruktur
- Sekdaprov Tandatangani Piagam Zona Integritas, di Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru
- Sinmardi Taman, Pejuang Kemerdekaan yang Dijajah
- Bupati Kuansing Buka Seminar Kewirausahaan Ikatan Mahasiswa Telukkuantan
- Jangan Risaukan Mutasi, Sekda Minta OPD Jalankan Kegiatan
- Sekdaprov Riau Sebut Proses Assesment Dimulai Maret, Menyusul Open Bidding
- Sekdaprov Riau Pakai Baju Anti Virus, Cek Kesiapan RSUD Arifin Ahmad dari Virus Corona
- Dibuka Asisten I, Peserta Diimbau tak Percaya Calo Bisa Loloskan Jadi CPNS
- Buron Lima Hari, Pengendali Sabu 19 Kg Diringkus Polres Bengkalis
- Sebanyak 16 Peserta Sesi I CPNS Dinyatakan Gugur
- Speedboat TKI Tenggelam di Rupat,
Dipastikan Hanya Angkut 18 Orang, 3 Korban Masih Hilang

- Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Sasaran Survei Ketat
- Terpilih Aklamasi, Nono Patria Pratama Nakhodai PDK Kosgoro 1957 Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com