Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Selasa, 4 Agustus 2020 11:19
Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes

Selasa, 4 Agustus 2020 10:24
BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 

Selasa, 4 Agustus 2020 10:02
Komisi III dan IV DPRD Pekanbaru Cek Dugaan RS Awal Bros Pemicu Banjir

Selasa, 4 Agustus 2020 08:53
Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR

Selasa, 4 Agustus 2020 01:53
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Perdana Ekspor Kelapa ke Malaysia

Selasa, 4 Agustus 2020 01:50
Jaksa Banding Atas Vonis Ringan Terdakwa Korupsi Kredit Macet PT PER

Senin, 3 Agustus 2020 21:25
Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai

Senin, 3 Agustus 2020 20:45
Sri Barat Diyakini Berpotensi Sapu Bersih Dukungan Swing Voters di Pilkada Bengkalis

Senin, 3 Agustus 2020 20:21
Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat

Senin, 3 Agustus 2020 19:38
Demokrasi di Riau Kategori Level Sedang



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:57
Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang

Lokasi tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Rokan IV Koto, Rohul, sulit dijangkau kendaraan. Hal ini men‎yulitkan petugas mengevakuasi dua warga yang tertimbun material longsor.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Petugas gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Polsek Rokan IV Koto, dibantu warga kesulitan mengevakuasi dua warga Rohul yang tertimbun tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Tanah longsor yang terjadi sekira 5 kilometer dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang terjadi pada Senin sore (02/12/2019), namun kejadian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Rokan IV Koto pada Rabu (04/12/2019).

Pasca menerima laporan dari keluarga korban, Polsek IV Koto langsung melaporkan kejadian ke BPBD Rohul dan Basarnas Pekanbaru, dan kedua instansi langsung menerjunkan personel ke lokasi.

Kepala BPBD Kabupaten Rohul, H Zulkifli Said,‎ Kamis (05/12/2019), mengatakan instansinya menerjunkan 8 personel serta peralatan dibutuhkan, termasuk 2 armada ke lokasi tanah longsor, namun lokasi yang merupakan kebun kelapa sawit tersebut sulit dijangkau.

Zulkifli mengaku belum mengetahui berapa barak warga tertimbun tanah longsor. Sesuai laporan diketahui 2 orang laki-laki tertimbun material longsor yang belakangan diketahui merupakan ayah dan anaknya, yaitu Elipati Zebua (55 tahun), dan‎ anaknya Tabhezhisoki (25 tahun). Keduanya warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Ia mengungkapkan barak tertimbun tanah longsor berlokasi dekat jurang yang cukup curam dan dalam, hal itu menyulitkan tim gabungan melakukan evakuasi dua korban yang dilaporkan tertimbun material longsor.

Sementara, Kepala Desa Rokan Koto Ruang, Alex Susanto, mengatakan kedua korban tertimbun tanah longsor saat istirahat di dalam baraknya.

Kedua korban saat itu masih memananen TBS kelapa sawit. Karena hujan deras turun, keduanya lantas berteduh di dalam baraknya, namun barak yang di dekat tebing curam tersebut tiba-tiba longsor dan diduga menimbun ayah dan anaknya tersebut.

"Mereka baru siap panen kelapa sawit, dan berteduh di dalam rumahnya. Longsor dari atas rumahnya, habis semua‎," ungkap Alex Susanto kepada riauterkinicom, Kamis.

Alex mengaku lokasi jauh dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang atau sekira‎ 15 menit perjalanan darat. Lokasi tanah longsor juga tidak bisa dijangkau kendaraan.

"Medannya curam kali, kalau turun mungkin mudah‎, tapi kalau naiknya itu susah,"‎ jelas Alex‎, dan mengaku ikut turun meninjau lokasi bersama Sekda Rohul H Abdul Haris S.Sos, M.Si, dan Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting S.IK.

Sejauh ini, sambung Alex, sudah alat berat excavator yang diturunkan dari Kecamatan Ujung Batu‎ sudah tiba untuk membantu evakuasi kedua korban yang dilaporkan tertimbun tanah longsor tersebut.

"Ini mereka masukkan excavator ke lokasi tapi bisa apa gak," tambahnya.

Alex menuturkan warga berkebun tanaman kelapa sawit di daerah tersebut dengan usia tanaman antara tiga sampai empat tahun, dan sebagian besar tanaman sudah dipanen.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Dari Ruang Isolasi Pasien Corona Ibnu Mas'ud Ajak Serius Ikuti Prokes
- BLT Covid - 19 Kabupaten Kuansing Segera Disalurkan 
- Hasil Tracking, 7 Warga Pelalawan Ketularan Corona dari MR
- Jelang Diresmikan Jokowi, 248 Titik CCTV Dipasang Dijalan Tol Permai
- Pilkada 2020, PWI Bengkalis Terbuka dengan Seluruh Kandidat
- Bertambah 50, Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Terbanyak dari Rohil
- Bapenda Pekanbaru Sembelih 9 Ekor Hewan Kurban
- 21 Warga Positif Covid 19, Polilklinik Rawat Jalan RSUD Rohil Tutup Sementara
- Pengunduran Diri Kepsek SMPN Ditolak Pemkab Inhu
- Nostalgia Pewarta, Bagus Santoso Sambangi PWI Bengkalis
- Distan Bengkalis Berkurban Tiga Sapi dan Dua Kambing
- Walikota Firdaus Pimpin Penyembelihan 44 Sapi Kurban ASN Pemko Pekanbaru
- Dua Karyawan Positif Covid-19, BRK Tutup Sementara
- Pimpinan Dikabarkan Positif Corona, Kantor Kemenag Pelalawan Masih Buka
- 10 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Hari Ini Diantaranya Bayi
- Kerap Dilaporkan Tak Tepat Sasaran, Disdag Bengkalis Petakan dan Evaluasi Pengguna Gas Melon
- Bengkalis Masih Kekurangan Penyuluh Pertanian
- Pimpinan Dikabarkan Positif Corona, Pegawai Kemenag Pelalawan Isolasi Mandiri
- Video dan Photo Orang Bunuh Diri Beredar, Lokasi di Taman Budaya Dekat Pasar Dupa
- Bupati dan Awak Media Kurban Tiga Ekor Kerbau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com