Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Senin, 27 Januari 2020 13:46
Sekdaprov Riau Pakai Baju Anti Virus, Cek Kesiapan RSUD Arifin Ahmad dari Virus Corona

Senin, 27 Januari 2020 12:21
Bupati Apresiasi Bumdes Desa Kota Raya Bisa Meraih SHU Tertinggi se-Kabupaten Rohul

Senin, 27 Januari 2020 10:45
Tensi Memanas Jelang Pilkada Bengkalis, Belasan Spanduk "ESA" di Pinggir Dirusak OTK

Senin, 27 Januari 2020 10:42
Dibuka Asisten I, Peserta Diimbau tak Percaya Calo Bisa Loloskan Jadi CPNS

Senin, 27 Januari 2020 10:08
Buron Lima Hari, Pengendali Sabu 19 Kg Diringkus Polres Bengkalis

Senin, 27 Januari 2020 09:46
Sebanyak 16 Peserta Sesi I CPNS Dinyatakan Gugur

Senin, 27 Januari 2020 07:55
4 Anggota Fraksi Nasdem DPRD Kuansing Ikuti Akademi Bela Negara di Jakarta

Ahad, 26 Januari 2020 21:29
Kasus Corona, RSUD Arifien Achmad Jadi RS Rujukan

Ahad, 26 Januari 2020 19:44
Speedboat TKI Tenggelam di Rupat,
Dipastikan Hanya Angkut 18 Orang, 3 Korban Masih Hilang


Ahad, 26 Januari 2020 15:44
Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Sasaran Survei Ketat



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Kamis, 5 Desember 2019 14:57
Lokasi Curam, Petugas Kesulitan Evakuasi 2 Warga Rohul Tertimbun Longsor di Rokan Koto Ruang

Lokasi tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Rokan IV Koto, Rohul, sulit dijangkau kendaraan. Hal ini men‎yulitkan petugas mengevakuasi dua warga yang tertimbun material longsor.

Riauterkini-PASIRPANGARAIAN- ‎Petugas gabungan dari Basarnas Pekanbaru, BPBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Polsek Rokan IV Koto, dibantu warga kesulitan mengevakuasi dua warga Rohul yang tertimbun tanah longsor di Desa Rokan Koto Ruang, Kecamatan Rokan IV Koto.

Tanah longsor yang terjadi sekira 5 kilometer dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang terjadi pada Senin sore (02/12/2019), namun kejadian tersebut baru dilaporkan ke Polsek Rokan IV Koto pada Rabu (04/12/2019).

Pasca menerima laporan dari keluarga korban, Polsek IV Koto langsung melaporkan kejadian ke BPBD Rohul dan Basarnas Pekanbaru, dan kedua instansi langsung menerjunkan personel ke lokasi.

Kepala BPBD Kabupaten Rohul, H Zulkifli Said,‎ Kamis (05/12/2019), mengatakan instansinya menerjunkan 8 personel serta peralatan dibutuhkan, termasuk 2 armada ke lokasi tanah longsor, namun lokasi yang merupakan kebun kelapa sawit tersebut sulit dijangkau.

Zulkifli mengaku belum mengetahui berapa barak warga tertimbun tanah longsor. Sesuai laporan diketahui 2 orang laki-laki tertimbun material longsor yang belakangan diketahui merupakan ayah dan anaknya, yaitu Elipati Zebua (55 tahun), dan‎ anaknya Tabhezhisoki (25 tahun). Keduanya warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Rohul.

Ia mengungkapkan barak tertimbun tanah longsor berlokasi dekat jurang yang cukup curam dan dalam, hal itu menyulitkan tim gabungan melakukan evakuasi dua korban yang dilaporkan tertimbun material longsor.

Sementara, Kepala Desa Rokan Koto Ruang, Alex Susanto, mengatakan kedua korban tertimbun tanah longsor saat istirahat di dalam baraknya.

Kedua korban saat itu masih memananen TBS kelapa sawit. Karena hujan deras turun, keduanya lantas berteduh di dalam baraknya, namun barak yang di dekat tebing curam tersebut tiba-tiba longsor dan diduga menimbun ayah dan anaknya tersebut.

"Mereka baru siap panen kelapa sawit, dan berteduh di dalam rumahnya. Longsor dari atas rumahnya, habis semua‎," ungkap Alex Susanto kepada riauterkinicom, Kamis.

Alex mengaku lokasi jauh dari pemukiman warga Desa Rokan Koto Ruang atau sekira‎ 15 menit perjalanan darat. Lokasi tanah longsor juga tidak bisa dijangkau kendaraan.

"Medannya curam kali, kalau turun mungkin mudah‎, tapi kalau naiknya itu susah,"‎ jelas Alex‎, dan mengaku ikut turun meninjau lokasi bersama Sekda Rohul H Abdul Haris S.Sos, M.Si, dan Kapolres Rohul AKBP Dasmin Ginting S.IK.

Sejauh ini, sambung Alex, sudah alat berat excavator yang diturunkan dari Kecamatan Ujung Batu‎ sudah tiba untuk membantu evakuasi kedua korban yang dilaporkan tertimbun tanah longsor tersebut.

"Ini mereka masukkan excavator ke lokasi tapi bisa apa gak," tambahnya.

Alex menuturkan warga berkebun tanaman kelapa sawit di daerah tersebut dengan usia tanaman antara tiga sampai empat tahun, dan sebagian besar tanaman sudah dipanen.***(zal)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Sekdaprov Riau Pakai Baju Anti Virus, Cek Kesiapan RSUD Arifin Ahmad dari Virus Corona
- Dibuka Asisten I, Peserta Diimbau tak Percaya Calo Bisa Loloskan Jadi CPNS
- Buron Lima Hari, Pengendali Sabu 19 Kg Diringkus Polres Bengkalis
- Sebanyak 16 Peserta Sesi I CPNS Dinyatakan Gugur
- Speedboat TKI Tenggelam di Rupat,
Dipastikan Hanya Angkut 18 Orang, 3 Korban Masih Hilang

- Virus Corona, Tiga Pelabuhan di Bengkalis Sasaran Survei Ketat
- Terpilih Aklamasi, Nono Patria Pratama Nakhodai PDK Kosgoro 1957 Riau
- Tuntut Kekompakan, Agung Laksono Buka Musda III Kosgoro Riau
- Dihadapan Agung Laksono, Kader Kosgoro Maju Pilkada Serentak Diperkenalkan
- Bupati Bengkalis Panen Raya Padi di Desa Harapan Baru Mandau
- Coffee Morning DPD IPK Riau, Organisasi Melayu Harapkan IPK Jadi Energi Baru di Riau
- Sukses di Rantau, Tokoh Kampar Berkumpul di Malopen Tarogak
- Speedboat Angkut TKI Tenggelam di Rupat,
Pencarian Korban Masih Terus Dilakukan

- Gagal Gelar Piala Dunia U-20, Stadion Utama Riau Diusulkan Jadi Training Camp
- Musda KNPI Provinsi Riau yang ke 14 Digelar Awal Februari Mendatang
- LAM Riau Ajak IPK Bersinergi Jaga dan Bangun Daerah
- Menpora Tinjau Stadion Utama Riau
- Januari 2020 Hampir Berakhir, Dinas PUPR dan Perkim Riau Belum Ajukan Dokumen Lelang Kegiatan di ULP
- Target Naik 100 Persen, Baznas Apresiasi Bupati Bengkalis
- Tunggu DPA OPD Siap, APBD Kuansing 2020 Bisa Digunakan


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com