Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Jum’at, 14 Agustus 2020 13:43
Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:37
Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP

Jum’at, 14 Agustus 2020 13:33
Masyarakat Butuh Sosok Pemimpin Baru di Pilkada Rokan Hulu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:33
Selain Oknum Jaksa, LSM dan Pengaku Wartawan juga Peras Kepala SMPN di Inhu

Jum’at, 14 Agustus 2020 10:10
Gandeng YKCK, PT RAPP Gulirkan Kejar Paket untuk Karyawan

Jum’at, 14 Agustus 2020 09:57
Bersaksi di Sidang, Ajudan Amril Seret Nama Kaderismanto

Kamis, 13 Agustus 2020 22:21
Inovasi Diskominfopers Inhil,
INPAS, Integrasi Bilik Data dan Informasi Menuju 'Kabupaten Informatif'


Kamis, 13 Agustus 2020 20:42
Putusan Inkrah, Kejari Pekanbaru Eksekusi Terpidana Korupsi Pembangunan Gedung Fisipol Unri

Kamis, 13 Agustus 2020 20:37
Saksi Sebut Eet Jemput Uang PT CGA ke Surabaya

Kamis, 13 Agustus 2020 20:32
Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Desember 2019 18:58
Sosialisasi Peningkatan Hasil Panen, CV Kuala Raja dan PT Petrokimia Gresik Distribusikan Pupuk Bersubsidi ke Petani

Sebagai diatributor pupuk bersubsidi PT Petrokimia Gresik, CV Kuala Raja gelar sosialisai peningkatan hasil panen. Kali ini diberikan kepada petani di Kuala Kampar.

Riauterkini-PEKANBARU- CV Kuala Raja sebagai distributor bersama dengan PT Petrokimia Gresik sebagai Produsen Pupuk bersubsidi, mempunyai tujuan yang sama dalam pendistribusian Pupuk bersubsidi kepada masyarakat kelompok tani. Menggelar sosialisasi ke Kelompok Tani, untuk meningkatkan kesejahteraan melalui hasil panen.

Sabtu (7/12/19), keterangan Eka Rini Firgianti yang merupakan pemilik CV Kuala Raja sebagai pelaksana melakukan program sosialisasi peningkatan hasil panen padi dengan menggunakan Pupuk Organik Bersubsidi ke Desa-desa.

"CV Kuala Raja berdasarkan wilayah kerjanya di Kabupaten Pelalawan, kecamatan kuala kampar, melihat wilayah itu memiliki sektor tanaman pangan dan perkebunan yang luas, namun karena akses transportasi sangat sulit, menyebabkan kuota untuk subsidi pupuk dapat dikatakan tidak ada sama sekali, " papar Eka.

Berawal ada masukan dari salah satu Kelompok kerja (Pokja) yang ingin meningkatkan produktifitas hasil panen padi, dan didapatkan hasil dari pertemuan pokja seluruh indonesia bahwa, hasil panen di Kecamatan Kuala Kampar sangat jauh dibawah rata-rata. Sedangkan di daerah lain bisa mencapai 6 - 7ton/hektar dalam sekali panen.

"Melalui pokja/poktan di Kuala Kampar menghubungi kami agar dapat membantu untuk meningkatkan hasil panen di wilayah tersebut dengan membantu sosialisasi penggunaan dan penyediaan pupuk bersubsidi yang juga di temani Salehudin Komisi II DPRD Kab. Pelalawan bidang Pertanian" tambah Eka pemilik CV Kuala Raja tersebut.

Sehingga kesepakat agar prosedur untuk dapat melaksanakan sosialisasi dan penyediaan pupuk bersubsidi, dilakukan demi kesejahteraan masyarakat disana harus melakukan survey selama 3 hari dan juga kami harus menyediakan kios resmi yang ditunjuk.

Eka menyampaikan, Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah, sesampainya di kecamatan kuala kampar kami langsung melakukan sosialisasi didampingi bersama anggota DPRD Kab. Pelalawan, Dinas Ketahanan Pangan yang mempunyai program Serasi seluas 2900ha dalam produksi padi disana.

Program ini juga diterima baik oleh masyarakat Kuala Kampar, dan sudah melakukan sosialisasi dengan para Kelompok kerja, Kelompok Tani, Desa Kuala Kampar Kabupaten Pelalawan, dan sudah merencanakan akan melakukan survey langsung kelokasi, meemberikan contoh cara pemakaian Pupuk Organik Bersubsidi, karena masih banyak Masyarakat yang belum mengetahui cara pemakaian pupuk tersebut.

"Kita sudah melakukan Sosialisasi dengan Masyakat, ada beberapa perwakilan 14 kelompok tani, yang akan membantu kita untuk menyebar pupuk organik ini kepada masyarakat, dan mereka juga sangat terbantu dengan program ini. mereka juga meminta stok 25 Ton Pupuk persedian hingga bulan Desember tahun 2019 disiapkan disana. " Ucap Eka.

Selain itu, Cv Kuala Raja juga akan membuat kios-kios resmi disana, untuk bekerjasama dengan CV.Kuala Raja, sebagai kios penyediaan Pupuk Organik bersubsidi di kecamatan Kuala Kampar.

"Pupuk organik Bersubsidi ini akan kita sediakan disana melalui kios resmi yang nantinya menjadi Perwakilan tempat penyediaan pupuk tersebut, hasil yang diperoleh, kios Perwakilan tersebut nantinya melaporkan hasil penjualannya setiap akhir bulan ke kita dan jelas disalurkan ke masyarakat kelompok tani disana. soal dokumen-dokumen perizinannya akan kita bantu untuk menyiapkan secara lengkap semuanya." Tambah Eka.

Eka juga menyampaikan, Tujuan dari penyebaran Pupuk Organik Bersubsidi ini salah satu cara meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khusunya tani di desa-desa, agar kualitas pangan dan perekonomian masyarakat meningkat.

"Desa Sungai Upih akan menjadi desa paling utama penyebaran Pupuk Organik Bersubsidi ini, karena didesa itu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui cara mendapatkan pupuk bersubsidi, lalu kita mempunyai rencana membantu mereka dan membuat lahan percontohan untuk pemakaian pupuk organik" jelasnya.

"Kita sudah berkoordinasi dengan bapak Sudirman dan bapak heru selaku ketua kolompok tani dan kelompok kerja, Beliau akan membantu kita memberikan arahan kepada kelompok tani untuk petunjuk penggunaan dari pupuk ini. Semoga saja apa yang kita harapkan bisa terealisasi dan membantu mereka di pedesaan, khususnya kelompok tani. Semoga program padi Go Organik yang dirancang oleh dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura kab.Pelalawan bisa terwujud." Kata Eka.*(rls/vila)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Lagi, DPRD Riau di Demo, Ratusan Buruh Tolak RUU Cipta Kerja dan Kenaikan BPJS
- Disidang Paripurna Bupati Kuansing Sampaikan Capaian WTP
- Tambah 68, Kasus Covid-19 di Riau Kembali Meledak
- Rencanakan Bom Bunuh Diri, 5 Teroris Diringkus di Kampar
- Bupati Kuansing Tinjau Pembangunan Masjid Nurhidayah Desa Pauh Angit
- Ubah Sampah Menjadi Rupiah, PT CPI – Unilak Berdayakan Bank Sampah di Riau
- Bertambah 32, Dua Warga Jabar dan Sumsel Terkonfirmasi Covid-19 di Riau
- Alhamdulillah, 34.529 KK dan 209 Anak Panti di Bengkalis Terima BST Tahap II dan III
- Kadiskominfotik Riau Ajak Masyarakat Gunakan Internet Dengan Bijak dan Sehat
- BPJS Kesehatan Relaksasi Ringankan Peserta JKN Bayar Iuran
- DP WA Politisi Gerindra Dihacker, Disulap Jadi Gambar Porno
- Tambah 19, Kasus Covid-19 di Riau Capai 789 Orang
- Biar Ada Efek Jera,
Ketua DPRD Pekanbaru Setuju Pelanggar Protokol Kesehatan Diberi Sanksi Kerja Sosial

- Polsek Pangkalan Lesung dan RPK SLS Berjibaku Lakukan Pendinginan Karlahut
- Hari Kemerdekaan RI, Lapas Bengkalis Usulkan Remisi 851 Warga Binaan
- Ketua TP PKK Riau Bagi-bagi Masker Gratis
- SMP Plus Taruna Persiapkan Sejumlah Kegiatan dan Lomba Isi Peringatan HUT ke-75 RI
- Buka Webinar AMSI, Gubri Sebut Kontribusi Besar Modal Rayu APBN
- Gaji 13 ASN Kuansing Hari Ini Dicairkan
- Membludak, 435 Calon Peserta Daftar Ikut Webinar AMSI Riau


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com