Home > Sosial & Budaya >>
Berita Terhangat..
Sabtu, 18 Januari 2020 10:12
Merun Merambat Kebun Orang Lain, Buruh Tani di Bengkalis Ditangkap Polisi

Sabtu, 18 Januari 2020 09:57
Dua Korban Luka, Truk Tangki CPO Seruduk Rumah Warga Duri

Jum’at, 17 Januari 2020 20:05
Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut

Jum’at, 17 Januari 2020 20:03
Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ

Jum’at, 17 Januari 2020 19:34
Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas

Jum’at, 17 Januari 2020 17:22
Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau

Jum’at, 17 Januari 2020 17:21
Tim Karlahut Padamkan Lahan Terbakar di GSK

Jum’at, 17 Januari 2020 16:44
BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan

Jum’at, 17 Januari 2020 16:40
Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif

Jum’at, 17 Januari 2020 15:23
Ganggu Kenyamanan, Belasan Sepeda Motor Knalpot Bising di Bengkalis Diamankan Polisi



Perhatian : Pengutipan berita riauterkini.com harus mencantumkan riauterkini, atau kami akan menuntut secara hukum sesuai @UU Hak Cipta.
Ahad, 8 Desember 2019 21:53
Bangun Tol Pekdum, HKI Kedepankan Prinsip Aturan dan Prosedur

PT HKI, bangun tol Pekdum selalu kedepankan aturan dan prosedur. Begitu juga dalam membangun Jalan Tol Trans-Sumatra lainnya.

Riauterkini - PEKANBARU - Dalam menjalankan praktik bisnisnya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), selaku anak usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya), senantiasa mengedepankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Hal ini berarti bahwa setiap langkah pekerjaan yang diselenggarakan oleh HKI bersama dengan seluruh sub kontraktornya dipastikan sudah mengikuti peraturan dan perundangan yang berlaku. Termasuk dalam membangun Jalan Tol Trans-Sumatra (JTTS) khususnya di ruas Pekanbaru-Dumai (Pekdum)

Hutama Karya sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) pemilik, bersama dengan HKI selaku kontraktor pelaksana, selalu memperhatikan aspek pelestarian lingkungan yang tentunya menjadi faktor penting dalam setiap pembangunan infrastruktur.

Hutama Karya dan HKI selalu memastikan bahwa penggunaan material-material alam untuk konstruksi jalan tol dari sub-kontraktor dipastikan sudah mengikuti prosedur dan peraturan yg berlaku. Termasuk di dalamnya telah membayar retribusi Pajak Mineral bukan Logam (umumnya disebut galian c) kepada Kas Pemerintah Daerah setempat sesuai amanat Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Sudah dipastikan, bahwa seluruh Perusahaan Penyedia yang bermitra dengan Hutama Karya dan HKI telah menunaikkan kewajiban tersebut," jelas Fauzan.

Di samping itu, pada beberapa lokasi pembangunan JTTS ruas Pekdum juga bersinggungan dengan pipa-pipa milik Chevron. Menindak-lanjuti hal tersebut, Hutama Karya dan HKI senantiasa berkoordinasi secara intens dengan pihak Chevron dalam rangka melancarkan progress pembangunan sekaligus memastikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atas adanya persinggungan tersebut.

Terakhir, di ruas Pekdum pula, tengah dibangun 6 perlintasan berupa underpass khusus untuk lalu-lintas kawanan gajah liar di Sumatera, dalam rangka memperservasi ekosistem lingkungan sekitar.

Pembangunan JTTS ruas Pekdum diharapkan dapat meningkatkan akses antara Kota Pekanbaru sebagai Ibu kota Provinsi Riau dan Dumai sebagai kota pelabuhan yang banyak menyelenggarakan distribusi industri perminyakan dan agribisnis.

Selain itu, Jalan Tol tersebut juga akan memperkuat konektivitas antar daerah serta melancarkan distribusi barang dari pusat-pusat industri ke berbagai daerah di Pulau Sumatera.***(mok)

Loading...


Berita Sosial lainnya..........
- Nama Yan Prana dan Indra Dikirm ke OJK Sebagai Calon Komut
- Penggiat Lingkungan Apresiasi Langkah Eksekusi Pidana Pokok Senilai Rp5 Miliar PT PSJ
- Pejabat Dinsos Bengkalis Teken Kontrak Kinerja dan Pakta Integritas
- Tuntut Ketegasan Eksekusi Kebun Ilegal PT PSJ, Amper Datangi Kejati dan DLHK Riau
- BBKSDA Riau Cek Jejak Harimau di Tenayan
- Puluhan RT dan RW di Air Jamban, Bengkalis Tak Miliki SK Aktif
- Tawarkan Juga Potensi Kelapa, India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
- Gubri Pastikan Pejabat Pempov Positip Narkoba Sudah Diberhentikan
- Selamatkan Generasi Muda, DPD Fokan Ajak Cegah Narkoba dari Dini
- Bersama Gubernur DKI, Syamsuar Terima Penghargaan dari Menag
- FGD PP Soroti Dugaan Kongkalikong Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru
- PPK di Bengkalis Wajib Tidak Dalam Ikatan Perkawinan
- RS KPJ Klang Malaysia Punya Layanan Khusus Untuk Pasien Indonesia
- Layur Jalur di Gunung Toar, Bupati Kuansing Galang Donasi Rp82 Juta
- Malam ini, Gubri Terima Penghargaan dari Kemenag RI
- Penuhi Kebutuhan Listrik 2020, Pemkab Rohil MoU Dengan PLN UP 3 Dumai
- SK Pemberhentian Pejabat Pemprov Positip Narkoba Sudah Disiapkan
- Bagansiapiapi Miliki Lima Spot Selfie Malam
- Guru Honor Riau Gugat ke MK
- Wagubri Minta Pejabat Positip Narkoba yang Sempat Dilantik Dicopot


Riauterkini.com
Untitled Document | IP Anda :
All Right Reserved 2014 @ Riauterkini.com